alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Forkopimda Siapkan Tempat Pengungsian

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Erupsi Gunung Semeru pada Selasa (1/12) membuat pemerintah setempat melakukan langkah cepat. Evakuasi untuk mengantisipasi jatuhnya korban langsung dilakukan. Aktivitas vulkanik yang terjadi berlangsung selama 3 jam tersebut cukup mengagetkan. Sebab, sebelumnya tidak ada tanda-tanda akan adanya erupsi dan lahar panas.

Cukup mengherankan karena lahar dari Gunung Semeru sampai menutupi aliran sungai. Terlihat bantaran sungai terisi penuh dengan material isi perut Gunung Semeru. Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan aliran lahar. Sebab, material tersebut masih panas dan berbahaya.

Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperati yang mendatangi lokasi kejadian menyampaikan, dalam peristiwa erupsi Gunung Semeru itu, pemerintah dengan lintas sektor telah menyiapkan tenda evakuasi. Itu karena kondisinya sampai sekarang masih belum kondusif. “Dapur umum dan tenda evakuasi sudah disiapkan. Tenda evakuasi dan dapur umum kemungkinan besar untuk hari ini saja cukup menampung 200 orang,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wabup berpesan kepada semua petugas dalam evakuasi agar yang lebih didahulukan adalah anak kecil dan kaum perempuan. Sebab, banyak perempuan lanjut usia yang sangat membutuhkan pertolongan. Salah satu bentuknya pemberian masker, karena kondisi lingkungan sekitar masih sangat pekat dengan abu vulkanik.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Erupsi Gunung Semeru pada Selasa (1/12) membuat pemerintah setempat melakukan langkah cepat. Evakuasi untuk mengantisipasi jatuhnya korban langsung dilakukan. Aktivitas vulkanik yang terjadi berlangsung selama 3 jam tersebut cukup mengagetkan. Sebab, sebelumnya tidak ada tanda-tanda akan adanya erupsi dan lahar panas.

Cukup mengherankan karena lahar dari Gunung Semeru sampai menutupi aliran sungai. Terlihat bantaran sungai terisi penuh dengan material isi perut Gunung Semeru. Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan aliran lahar. Sebab, material tersebut masih panas dan berbahaya.

Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperati yang mendatangi lokasi kejadian menyampaikan, dalam peristiwa erupsi Gunung Semeru itu, pemerintah dengan lintas sektor telah menyiapkan tenda evakuasi. Itu karena kondisinya sampai sekarang masih belum kondusif. “Dapur umum dan tenda evakuasi sudah disiapkan. Tenda evakuasi dan dapur umum kemungkinan besar untuk hari ini saja cukup menampung 200 orang,” ucapnya.

Wabup berpesan kepada semua petugas dalam evakuasi agar yang lebih didahulukan adalah anak kecil dan kaum perempuan. Sebab, banyak perempuan lanjut usia yang sangat membutuhkan pertolongan. Salah satu bentuknya pemberian masker, karena kondisi lingkungan sekitar masih sangat pekat dengan abu vulkanik.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Erupsi Gunung Semeru pada Selasa (1/12) membuat pemerintah setempat melakukan langkah cepat. Evakuasi untuk mengantisipasi jatuhnya korban langsung dilakukan. Aktivitas vulkanik yang terjadi berlangsung selama 3 jam tersebut cukup mengagetkan. Sebab, sebelumnya tidak ada tanda-tanda akan adanya erupsi dan lahar panas.

Cukup mengherankan karena lahar dari Gunung Semeru sampai menutupi aliran sungai. Terlihat bantaran sungai terisi penuh dengan material isi perut Gunung Semeru. Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan aliran lahar. Sebab, material tersebut masih panas dan berbahaya.

Wakil Bupati Lumajang Ir Hj Indah Amperati yang mendatangi lokasi kejadian menyampaikan, dalam peristiwa erupsi Gunung Semeru itu, pemerintah dengan lintas sektor telah menyiapkan tenda evakuasi. Itu karena kondisinya sampai sekarang masih belum kondusif. “Dapur umum dan tenda evakuasi sudah disiapkan. Tenda evakuasi dan dapur umum kemungkinan besar untuk hari ini saja cukup menampung 200 orang,” ucapnya.

Wabup berpesan kepada semua petugas dalam evakuasi agar yang lebih didahulukan adalah anak kecil dan kaum perempuan. Sebab, banyak perempuan lanjut usia yang sangat membutuhkan pertolongan. Salah satu bentuknya pemberian masker, karena kondisi lingkungan sekitar masih sangat pekat dengan abu vulkanik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/