alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Wajib Vaksin untuk Semua Karyawan Toko di Bondowoso

Satpol PP Berikan Imbauan ke Sejumlah Pertokoan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso tengah berjibaku meningkatkan capaian vaksinasi. Hal tersebut membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso mengeluarkan surat edaran (SE) kepada para pengelola toko/swalayan berjaringan agar semua karyawannya menjalani vaksinasi Covid-19. Selain itu, dalam SE tersebut pengelola toko diminta untuk memasang imbauan tertulis di semua gerai agar konsumen yang berbelanja telah divaksin.

Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menerangkan, langkah awal memang menyasar toko berjaringan. Selanjutnya, toko-toko lainnya yang bergerak di bidang usaha perdagangan dan jasa juga akan menerima surat edaran yang sama. “Sementara ini toko berjaringan dulu. Dari induknya di Jember sudah kami beri, nanti setiap toko juga akan diberi, yang berjaringan,” katanya, Jumat, (01/10) pagi.

Dia menegaskan, SE dipastikan tidak hanya akan berlaku di wilayah kota. Menurut dia, juga akan disebarluaskan hingga ke perdesaan. Hal itu dilakukan untuk percepatan vaksinasi sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), sehingga diharapkan Bondowoso kembali masuk dalam penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 seperti beberapa waktu lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mereka yang pertama memerintahkan karyawannya untuk vaksin. Demi keselamatan karyawan dan demi keselamatan pengunjung. Memberikan rasa aman,” imbuhnya.

Jika setelah SE diedarkan masih ditemukan karyawan belum divaksin, Slamet mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 kabupaten, apakah ada sanksi atau tidak. Untuk memastikan pengelola menjalankan SE tersebut, satpol PP akan melakukan pemantauan atas tindak lanjut dari imbauan yang disebarkan sejak Kamis, 30 September lalu.

“Kami akan melakukan monev (monitoring dan evaluasi, Red). Nanti ada di keputusan tim satgas. Ada berapa toko yang karyawannya belum divaksin. Kami sampaikan sebagai laporan dan kebijakan pimpinan seperti apa,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso tengah berjibaku meningkatkan capaian vaksinasi. Hal tersebut membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso mengeluarkan surat edaran (SE) kepada para pengelola toko/swalayan berjaringan agar semua karyawannya menjalani vaksinasi Covid-19. Selain itu, dalam SE tersebut pengelola toko diminta untuk memasang imbauan tertulis di semua gerai agar konsumen yang berbelanja telah divaksin.

Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menerangkan, langkah awal memang menyasar toko berjaringan. Selanjutnya, toko-toko lainnya yang bergerak di bidang usaha perdagangan dan jasa juga akan menerima surat edaran yang sama. “Sementara ini toko berjaringan dulu. Dari induknya di Jember sudah kami beri, nanti setiap toko juga akan diberi, yang berjaringan,” katanya, Jumat, (01/10) pagi.

Dia menegaskan, SE dipastikan tidak hanya akan berlaku di wilayah kota. Menurut dia, juga akan disebarluaskan hingga ke perdesaan. Hal itu dilakukan untuk percepatan vaksinasi sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), sehingga diharapkan Bondowoso kembali masuk dalam penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 seperti beberapa waktu lalu.

“Mereka yang pertama memerintahkan karyawannya untuk vaksin. Demi keselamatan karyawan dan demi keselamatan pengunjung. Memberikan rasa aman,” imbuhnya.

Jika setelah SE diedarkan masih ditemukan karyawan belum divaksin, Slamet mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 kabupaten, apakah ada sanksi atau tidak. Untuk memastikan pengelola menjalankan SE tersebut, satpol PP akan melakukan pemantauan atas tindak lanjut dari imbauan yang disebarkan sejak Kamis, 30 September lalu.

“Kami akan melakukan monev (monitoring dan evaluasi, Red). Nanti ada di keputusan tim satgas. Ada berapa toko yang karyawannya belum divaksin. Kami sampaikan sebagai laporan dan kebijakan pimpinan seperti apa,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso tengah berjibaku meningkatkan capaian vaksinasi. Hal tersebut membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso mengeluarkan surat edaran (SE) kepada para pengelola toko/swalayan berjaringan agar semua karyawannya menjalani vaksinasi Covid-19. Selain itu, dalam SE tersebut pengelola toko diminta untuk memasang imbauan tertulis di semua gerai agar konsumen yang berbelanja telah divaksin.

Kepala Satpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menerangkan, langkah awal memang menyasar toko berjaringan. Selanjutnya, toko-toko lainnya yang bergerak di bidang usaha perdagangan dan jasa juga akan menerima surat edaran yang sama. “Sementara ini toko berjaringan dulu. Dari induknya di Jember sudah kami beri, nanti setiap toko juga akan diberi, yang berjaringan,” katanya, Jumat, (01/10) pagi.

Dia menegaskan, SE dipastikan tidak hanya akan berlaku di wilayah kota. Menurut dia, juga akan disebarluaskan hingga ke perdesaan. Hal itu dilakukan untuk percepatan vaksinasi sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), sehingga diharapkan Bondowoso kembali masuk dalam penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 seperti beberapa waktu lalu.

“Mereka yang pertama memerintahkan karyawannya untuk vaksin. Demi keselamatan karyawan dan demi keselamatan pengunjung. Memberikan rasa aman,” imbuhnya.

Jika setelah SE diedarkan masih ditemukan karyawan belum divaksin, Slamet mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 kabupaten, apakah ada sanksi atau tidak. Untuk memastikan pengelola menjalankan SE tersebut, satpol PP akan melakukan pemantauan atas tindak lanjut dari imbauan yang disebarkan sejak Kamis, 30 September lalu.

“Kami akan melakukan monev (monitoring dan evaluasi, Red). Nanti ada di keputusan tim satgas. Ada berapa toko yang karyawannya belum divaksin. Kami sampaikan sebagai laporan dan kebijakan pimpinan seperti apa,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/