alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Hanya Laporkan Pemilik Akun

Ada Sinyal Berdamai, AMPLI Bersikukuh Pencabutan Izin

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perseteruan pemilik akun Youtube dengan PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera (LUIS) tidak hanya merembet ke Polda Jatim. Siang kemarin, bergeser ke kantor DPRD Lumajang. Namun, kali ini tidak menunjukkan ketegangan. Melainkan menunjukkan sinyal untuk berdamai.

Sekitar pukul 10.00 WIB dua orang perwakilan tambak udang Direktur Operasional Agus Sulistiyono dan Mariono datang ke gedung dewan. Kedua jajaran direksi tersebut menyampaikan secara gamblang proses pengurusan izin mulai tahap awal hingga sekarang. Namun, sebelum menyampaikan penjelasan itu, mereka menyaksikan video yang menjadi sumber permasalahan.

Direktur Operasional PT LUIS Agus Sulistiyono menjelaskan, butuh waktu lama untuk mengurus izin. Bahkan melakukan pendekatan pada warga setempat agar mendapatkan persetujuan. Termasuk pada warga yang menggarap tanah negara di wilayah itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Intinya, kami datang ke sini untuk klarifikasi atas kejadian yang viral selama ini. Karena kami menganggap permasalahan tersebut adalah kesalahpahaman saja. Yang mana, terjadi miskomunikasi dari jajaran direksi kami dengan pemerintah dan masyarakat setempat,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan tidak ada niatan apa pun untuk mencari kesalahan seseorang. Termasuk memenjarakan Bupati Lumajang Thoriqul Haq maupun Yu Tijah. “Jadi, siapa yang membuat dan menyebarkan video penyerobotan itu yang kami laporkan ke polda. Siapa gerangan yang memviralkan, itu yang kami laporkan,” pungkasnya

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perseteruan pemilik akun Youtube dengan PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera (LUIS) tidak hanya merembet ke Polda Jatim. Siang kemarin, bergeser ke kantor DPRD Lumajang. Namun, kali ini tidak menunjukkan ketegangan. Melainkan menunjukkan sinyal untuk berdamai.

Sekitar pukul 10.00 WIB dua orang perwakilan tambak udang Direktur Operasional Agus Sulistiyono dan Mariono datang ke gedung dewan. Kedua jajaran direksi tersebut menyampaikan secara gamblang proses pengurusan izin mulai tahap awal hingga sekarang. Namun, sebelum menyampaikan penjelasan itu, mereka menyaksikan video yang menjadi sumber permasalahan.

Direktur Operasional PT LUIS Agus Sulistiyono menjelaskan, butuh waktu lama untuk mengurus izin. Bahkan melakukan pendekatan pada warga setempat agar mendapatkan persetujuan. Termasuk pada warga yang menggarap tanah negara di wilayah itu.

“Intinya, kami datang ke sini untuk klarifikasi atas kejadian yang viral selama ini. Karena kami menganggap permasalahan tersebut adalah kesalahpahaman saja. Yang mana, terjadi miskomunikasi dari jajaran direksi kami dengan pemerintah dan masyarakat setempat,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan tidak ada niatan apa pun untuk mencari kesalahan seseorang. Termasuk memenjarakan Bupati Lumajang Thoriqul Haq maupun Yu Tijah. “Jadi, siapa yang membuat dan menyebarkan video penyerobotan itu yang kami laporkan ke polda. Siapa gerangan yang memviralkan, itu yang kami laporkan,” pungkasnya

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perseteruan pemilik akun Youtube dengan PT Lautan Udang Indonesia Sejahtera (LUIS) tidak hanya merembet ke Polda Jatim. Siang kemarin, bergeser ke kantor DPRD Lumajang. Namun, kali ini tidak menunjukkan ketegangan. Melainkan menunjukkan sinyal untuk berdamai.

Sekitar pukul 10.00 WIB dua orang perwakilan tambak udang Direktur Operasional Agus Sulistiyono dan Mariono datang ke gedung dewan. Kedua jajaran direksi tersebut menyampaikan secara gamblang proses pengurusan izin mulai tahap awal hingga sekarang. Namun, sebelum menyampaikan penjelasan itu, mereka menyaksikan video yang menjadi sumber permasalahan.

Direktur Operasional PT LUIS Agus Sulistiyono menjelaskan, butuh waktu lama untuk mengurus izin. Bahkan melakukan pendekatan pada warga setempat agar mendapatkan persetujuan. Termasuk pada warga yang menggarap tanah negara di wilayah itu.

“Intinya, kami datang ke sini untuk klarifikasi atas kejadian yang viral selama ini. Karena kami menganggap permasalahan tersebut adalah kesalahpahaman saja. Yang mana, terjadi miskomunikasi dari jajaran direksi kami dengan pemerintah dan masyarakat setempat,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan tidak ada niatan apa pun untuk mencari kesalahan seseorang. Termasuk memenjarakan Bupati Lumajang Thoriqul Haq maupun Yu Tijah. “Jadi, siapa yang membuat dan menyebarkan video penyerobotan itu yang kami laporkan ke polda. Siapa gerangan yang memviralkan, itu yang kami laporkan,” pungkasnya

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/