alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Belajar di Tempat Terbuka Lebih Nyaman

Mengobati Kejenuhan Setelah 2 Bulan Belajar Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 membuat semua pelajar di Kabupaten Lumajang belajar secara daring. Namun, sejak metode pembelajaran sedikit diubah, murid dan guru mulai merasakan kegembiraan. Terlebih, dengan terobosan guru sambang siswa yang menempatkan lokasi belajar di bawah pohon damar kawasan Desa Burno, Kecamatan Senduro.

Terobosan ini muncul ketika melihat kejenuhan murid-murid belajar di rumah. Dengan adanya belajar di alam terbuka, siswa dan guru seperti sedang refreshing. “Apalagi Senduro adalah zona hijau, sehingga belajar di alam menjadi suatu yang menyenangkan,” ucap Inggit Latih Nilasari, Guru Matematika SMP Satu Atap Senduro.

Menurutnya, dengan belajar di alam, siswa dan guru lebih interaktif. Sebab, tidak hanya menyerap tentang materi, namun juga ada implementasinya. Dengan begitu, murid lebih peka dan menyerap ketika proses pembelajaran sedang berlangsung.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 membuat semua pelajar di Kabupaten Lumajang belajar secara daring. Namun, sejak metode pembelajaran sedikit diubah, murid dan guru mulai merasakan kegembiraan. Terlebih, dengan terobosan guru sambang siswa yang menempatkan lokasi belajar di bawah pohon damar kawasan Desa Burno, Kecamatan Senduro.

Terobosan ini muncul ketika melihat kejenuhan murid-murid belajar di rumah. Dengan adanya belajar di alam terbuka, siswa dan guru seperti sedang refreshing. “Apalagi Senduro adalah zona hijau, sehingga belajar di alam menjadi suatu yang menyenangkan,” ucap Inggit Latih Nilasari, Guru Matematika SMP Satu Atap Senduro.

Menurutnya, dengan belajar di alam, siswa dan guru lebih interaktif. Sebab, tidak hanya menyerap tentang materi, namun juga ada implementasinya. Dengan begitu, murid lebih peka dan menyerap ketika proses pembelajaran sedang berlangsung.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 membuat semua pelajar di Kabupaten Lumajang belajar secara daring. Namun, sejak metode pembelajaran sedikit diubah, murid dan guru mulai merasakan kegembiraan. Terlebih, dengan terobosan guru sambang siswa yang menempatkan lokasi belajar di bawah pohon damar kawasan Desa Burno, Kecamatan Senduro.

Terobosan ini muncul ketika melihat kejenuhan murid-murid belajar di rumah. Dengan adanya belajar di alam terbuka, siswa dan guru seperti sedang refreshing. “Apalagi Senduro adalah zona hijau, sehingga belajar di alam menjadi suatu yang menyenangkan,” ucap Inggit Latih Nilasari, Guru Matematika SMP Satu Atap Senduro.

Menurutnya, dengan belajar di alam, siswa dan guru lebih interaktif. Sebab, tidak hanya menyerap tentang materi, namun juga ada implementasinya. Dengan begitu, murid lebih peka dan menyerap ketika proses pembelajaran sedang berlangsung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/