alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dusun Kukun Belum Terevakuasi

Harta Benda Puluhan KK Tertimbun Longsoran

Mobile_AP_Rectangle 1

Mat Sarep, warga Dusun Kukun, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menyatakan, tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Hanya beberapa kayu dan alat-alat  kecil yang bisa dikikis. Dia berharap dilakukan evakuasi agar keluarganya bisa kembali tinggal di sana.

Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon, menjelaskan, sampai sekarang longsoran belum terevakuasi. Tidak ada satu pun harta benda yang berhasil diselamatkan. “Jika saya lihat, sangat sulit dievakuasi,” ucapnya. Sebab, akses menuju lokasi longsor butuh waktu lama. Sejauh ini warga dan pihak desa masih membuat jembatan manual agar bisa dilalui kendaraan.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar, mg2
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

Mat Sarep, warga Dusun Kukun, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menyatakan, tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Hanya beberapa kayu dan alat-alat  kecil yang bisa dikikis. Dia berharap dilakukan evakuasi agar keluarganya bisa kembali tinggal di sana.

Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon, menjelaskan, sampai sekarang longsoran belum terevakuasi. Tidak ada satu pun harta benda yang berhasil diselamatkan. “Jika saya lihat, sangat sulit dievakuasi,” ucapnya. Sebab, akses menuju lokasi longsor butuh waktu lama. Sejauh ini warga dan pihak desa masih membuat jembatan manual agar bisa dilalui kendaraan.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar, mg2
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

Mat Sarep, warga Dusun Kukun, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, menyatakan, tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Hanya beberapa kayu dan alat-alat  kecil yang bisa dikikis. Dia berharap dilakukan evakuasi agar keluarganya bisa kembali tinggal di sana.

Sugeng, Kepala Desa Sawaran Kulon, menjelaskan, sampai sekarang longsoran belum terevakuasi. Tidak ada satu pun harta benda yang berhasil diselamatkan. “Jika saya lihat, sangat sulit dievakuasi,” ucapnya. Sebab, akses menuju lokasi longsor butuh waktu lama. Sejauh ini warga dan pihak desa masih membuat jembatan manual agar bisa dilalui kendaraan.

 

 

Jurnalis : Ridho Abdullah Akbar, mg2
Fotografer : Ridho Abdullah Akbar
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/