alexametrics
21.3 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Katanya Menunggu Menumpuk

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sampah seolah-olah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup kita. Setiap hari, selalu ada sampah yang kita hasilkan. Selama 2020, ada 183 ribu ton sampah yang dihasilkan masyarakat Lumajang. Berbagai masalah yang muncul mulai dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan, pengelolaan sampah yang tidak maksimal, hingga sampah di TPS yang tidak segera diangkut ke TPA Lempeni, Tempeh.

Seperti yang terlihat dalam salah satu unggahan Mahmut Juhri di Facebook. Sampah yang tidak diambil tersebut menggunung hingga menyebabkan pemandangan tidak sedap di TPS Pasar Randuagung. “Terima kasih sebelumnya karena sudah 1-2 mingguan belum diangkut,” tulisnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sampah seolah-olah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup kita. Setiap hari, selalu ada sampah yang kita hasilkan. Selama 2020, ada 183 ribu ton sampah yang dihasilkan masyarakat Lumajang. Berbagai masalah yang muncul mulai dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan, pengelolaan sampah yang tidak maksimal, hingga sampah di TPS yang tidak segera diangkut ke TPA Lempeni, Tempeh.

Seperti yang terlihat dalam salah satu unggahan Mahmut Juhri di Facebook. Sampah yang tidak diambil tersebut menggunung hingga menyebabkan pemandangan tidak sedap di TPS Pasar Randuagung. “Terima kasih sebelumnya karena sudah 1-2 mingguan belum diangkut,” tulisnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sampah seolah-olah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup kita. Setiap hari, selalu ada sampah yang kita hasilkan. Selama 2020, ada 183 ribu ton sampah yang dihasilkan masyarakat Lumajang. Berbagai masalah yang muncul mulai dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan, pengelolaan sampah yang tidak maksimal, hingga sampah di TPS yang tidak segera diangkut ke TPA Lempeni, Tempeh.

Seperti yang terlihat dalam salah satu unggahan Mahmut Juhri di Facebook. Sampah yang tidak diambil tersebut menggunung hingga menyebabkan pemandangan tidak sedap di TPS Pasar Randuagung. “Terima kasih sebelumnya karena sudah 1-2 mingguan belum diangkut,” tulisnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/