alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Asyik Mabar Kena Jambret, tapi Takut Laporan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Video rekaman CCTV yang memperlihatkan dua remaja yang diancam dibunuh jika tidak memberikan handphone-nya ternyata makin viral. Terlihat dua orang remaja itu sedang main bareng (mabar) game online, dan langsung ditodong dan menyerahkan HP-nya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Imam Bonjol, dua hari lalu. Tepatnya pada 31 Januari dini hari. Ketika rekaman CCTV diunggah, seketika jagat maya heboh. Video yang berdurasi beberapa detik tersebut langsung ditonton ratusan sampai ribuan orang.

Namun, pengaduan masyarakat yang tersebar di media sosial ternyata dianggap belum memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti. Sebab, korban belum melapor. Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi mengatakan tidak tahu pasti kejadian kekerasan dan pengancaman itu. Itu karena kedua korban diketahui tidak melapor. “Tidak ada laporan di polsek dan polres. Jadi, saya tidak tahu kejadian beneran atau tidak,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diakui memang sempat viral. Namun, pihaknya belum bisa berbuat lebih. “Kabar tersebut viral di medsos, namun korban tidak melapor. Kita cukup kesulitan,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Video rekaman CCTV yang memperlihatkan dua remaja yang diancam dibunuh jika tidak memberikan handphone-nya ternyata makin viral. Terlihat dua orang remaja itu sedang main bareng (mabar) game online, dan langsung ditodong dan menyerahkan HP-nya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Imam Bonjol, dua hari lalu. Tepatnya pada 31 Januari dini hari. Ketika rekaman CCTV diunggah, seketika jagat maya heboh. Video yang berdurasi beberapa detik tersebut langsung ditonton ratusan sampai ribuan orang.

Namun, pengaduan masyarakat yang tersebar di media sosial ternyata dianggap belum memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti. Sebab, korban belum melapor. Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi mengatakan tidak tahu pasti kejadian kekerasan dan pengancaman itu. Itu karena kedua korban diketahui tidak melapor. “Tidak ada laporan di polsek dan polres. Jadi, saya tidak tahu kejadian beneran atau tidak,” ucapnya.

Diakui memang sempat viral. Namun, pihaknya belum bisa berbuat lebih. “Kabar tersebut viral di medsos, namun korban tidak melapor. Kita cukup kesulitan,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Video rekaman CCTV yang memperlihatkan dua remaja yang diancam dibunuh jika tidak memberikan handphone-nya ternyata makin viral. Terlihat dua orang remaja itu sedang main bareng (mabar) game online, dan langsung ditodong dan menyerahkan HP-nya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Imam Bonjol, dua hari lalu. Tepatnya pada 31 Januari dini hari. Ketika rekaman CCTV diunggah, seketika jagat maya heboh. Video yang berdurasi beberapa detik tersebut langsung ditonton ratusan sampai ribuan orang.

Namun, pengaduan masyarakat yang tersebar di media sosial ternyata dianggap belum memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti. Sebab, korban belum melapor. Kapolsek Lumajang Kota Iptu Samsul Hadi mengatakan tidak tahu pasti kejadian kekerasan dan pengancaman itu. Itu karena kedua korban diketahui tidak melapor. “Tidak ada laporan di polsek dan polres. Jadi, saya tidak tahu kejadian beneran atau tidak,” ucapnya.

Diakui memang sempat viral. Namun, pihaknya belum bisa berbuat lebih. “Kabar tersebut viral di medsos, namun korban tidak melapor. Kita cukup kesulitan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/