23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Tersisa 85 Kamar Isolasi

Terisi 169 Pasien di Beberapa Rumah Sakit

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini ledakan orang yang tertular korona sangat mengkhawatirkan. Sampai akhir tahun, tercatat jumlahnya mencapai ribuan orang. Sehingga ketersediaan ruangan perlu diperhatikan. Sebab, ratusan orang telah memenuhi kamar isolasi di beberapa rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ketersediaan ruang isolasi di Lumajang sekitar 253 kamar. Ruang isolasi itu tersebar pada tujuh rumah sakit yang menangani korona. Paling banyak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto yang menyediakan 115 kamar. Sedangkan lainnya tersedia hanya belasan hingga puluhan.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, hampir separuh dari jumlah ketersediaan ruangan isolasi telah terisi. Di beberapa rumah sakit, ruangan tersebut ada yang mulai penuh. Sebab, setiap hari tidak sedikit orang yang keluar masuk rumah sakit demi memastikan kesehatannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Terakhir 1 Januari sore, tempat tidur ruang isolasi terisi 168 pasien. Kira-kira masih tersisa 85 kamar. Semoga semakin menurun dan penularan Covid-19 semakin terkendali,” ucapnya. Sementara itu, rumah sakit yang cukup menyediakan ruangan hanya RSUD dr Haryoto dan Rumah Sakit Muhammadiyah.

Kebanyakan orang yang menjalani isolasi ini merupakan pasien yang memiliki penyakit komorbid serta memerlukan perawatan intensif setiap saat. Sedangkan yang tidak memiliki gejala biasanya masing-masing diminta menjalani isolasi mandiri. Yang jelas, tempatnya bukan di rumah sakit.

Selama satu minggu ke depan, Lumajang bakal kembali menjadi zona merah. Harapannya, seluruh masyarakat bisa lebih taat menerapkan protokol kesehatan. “Bersama gugus tugas kabupaten hingga desa mulai menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan dan perizinan oleh pihak berwenang akan diperketat sesuai aturan,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini ledakan orang yang tertular korona sangat mengkhawatirkan. Sampai akhir tahun, tercatat jumlahnya mencapai ribuan orang. Sehingga ketersediaan ruangan perlu diperhatikan. Sebab, ratusan orang telah memenuhi kamar isolasi di beberapa rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ketersediaan ruang isolasi di Lumajang sekitar 253 kamar. Ruang isolasi itu tersebar pada tujuh rumah sakit yang menangani korona. Paling banyak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto yang menyediakan 115 kamar. Sedangkan lainnya tersedia hanya belasan hingga puluhan.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, hampir separuh dari jumlah ketersediaan ruangan isolasi telah terisi. Di beberapa rumah sakit, ruangan tersebut ada yang mulai penuh. Sebab, setiap hari tidak sedikit orang yang keluar masuk rumah sakit demi memastikan kesehatannya.

“Terakhir 1 Januari sore, tempat tidur ruang isolasi terisi 168 pasien. Kira-kira masih tersisa 85 kamar. Semoga semakin menurun dan penularan Covid-19 semakin terkendali,” ucapnya. Sementara itu, rumah sakit yang cukup menyediakan ruangan hanya RSUD dr Haryoto dan Rumah Sakit Muhammadiyah.

Kebanyakan orang yang menjalani isolasi ini merupakan pasien yang memiliki penyakit komorbid serta memerlukan perawatan intensif setiap saat. Sedangkan yang tidak memiliki gejala biasanya masing-masing diminta menjalani isolasi mandiri. Yang jelas, tempatnya bukan di rumah sakit.

Selama satu minggu ke depan, Lumajang bakal kembali menjadi zona merah. Harapannya, seluruh masyarakat bisa lebih taat menerapkan protokol kesehatan. “Bersama gugus tugas kabupaten hingga desa mulai menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan dan perizinan oleh pihak berwenang akan diperketat sesuai aturan,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini ledakan orang yang tertular korona sangat mengkhawatirkan. Sampai akhir tahun, tercatat jumlahnya mencapai ribuan orang. Sehingga ketersediaan ruangan perlu diperhatikan. Sebab, ratusan orang telah memenuhi kamar isolasi di beberapa rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ketersediaan ruang isolasi di Lumajang sekitar 253 kamar. Ruang isolasi itu tersebar pada tujuh rumah sakit yang menangani korona. Paling banyak hanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto yang menyediakan 115 kamar. Sedangkan lainnya tersedia hanya belasan hingga puluhan.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, hampir separuh dari jumlah ketersediaan ruangan isolasi telah terisi. Di beberapa rumah sakit, ruangan tersebut ada yang mulai penuh. Sebab, setiap hari tidak sedikit orang yang keluar masuk rumah sakit demi memastikan kesehatannya.

“Terakhir 1 Januari sore, tempat tidur ruang isolasi terisi 168 pasien. Kira-kira masih tersisa 85 kamar. Semoga semakin menurun dan penularan Covid-19 semakin terkendali,” ucapnya. Sementara itu, rumah sakit yang cukup menyediakan ruangan hanya RSUD dr Haryoto dan Rumah Sakit Muhammadiyah.

Kebanyakan orang yang menjalani isolasi ini merupakan pasien yang memiliki penyakit komorbid serta memerlukan perawatan intensif setiap saat. Sedangkan yang tidak memiliki gejala biasanya masing-masing diminta menjalani isolasi mandiri. Yang jelas, tempatnya bukan di rumah sakit.

Selama satu minggu ke depan, Lumajang bakal kembali menjadi zona merah. Harapannya, seluruh masyarakat bisa lebih taat menerapkan protokol kesehatan. “Bersama gugus tugas kabupaten hingga desa mulai menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan dan perizinan oleh pihak berwenang akan diperketat sesuai aturan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca