alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Pendakian Ditutup sampai Maret

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDErupsi Gunung Semeru ternyata berdampak secara berkepanjangan. Banyak segala aktivitas yang terpaksa dihentikan untuk kelangsungan ekosistem. Salah satunya untuk revitalisasi hutan yang ternyata sangat berdampak. Ada puluhan hektare hutan rusak akibat terjangan lahar panas.

Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, pertimbangan Gunung Semeru kembali ditutup lantaran prediksi kondisi cuaca menunjukkan akan mengalami curah hujan yang berpotensi badai. Penutupan akan berlangsung sampai Maret 2021. “Hal ini juga dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem Semeru,” ucapnya.

Wisata pendakian Gunung Semeru sebenarnya sempat dibuka pada Oktober 2020. Namun, karena adanya aktivitas vulkanis yang fluktuatif, wisata pendakian kembali ditutup. Aktivitas vulkanis yang tinggi dan menyebabkan luncuran lahar panas yang signifikan membuat petugas memilih menutup wisata yang ditunggu oleh para pendaki tersebut.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDErupsi Gunung Semeru ternyata berdampak secara berkepanjangan. Banyak segala aktivitas yang terpaksa dihentikan untuk kelangsungan ekosistem. Salah satunya untuk revitalisasi hutan yang ternyata sangat berdampak. Ada puluhan hektare hutan rusak akibat terjangan lahar panas.

Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, pertimbangan Gunung Semeru kembali ditutup lantaran prediksi kondisi cuaca menunjukkan akan mengalami curah hujan yang berpotensi badai. Penutupan akan berlangsung sampai Maret 2021. “Hal ini juga dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem Semeru,” ucapnya.

Wisata pendakian Gunung Semeru sebenarnya sempat dibuka pada Oktober 2020. Namun, karena adanya aktivitas vulkanis yang fluktuatif, wisata pendakian kembali ditutup. Aktivitas vulkanis yang tinggi dan menyebabkan luncuran lahar panas yang signifikan membuat petugas memilih menutup wisata yang ditunggu oleh para pendaki tersebut.

LUMAJANG, RADARJEMBER.IDErupsi Gunung Semeru ternyata berdampak secara berkepanjangan. Banyak segala aktivitas yang terpaksa dihentikan untuk kelangsungan ekosistem. Salah satunya untuk revitalisasi hutan yang ternyata sangat berdampak. Ada puluhan hektare hutan rusak akibat terjangan lahar panas.

Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, pertimbangan Gunung Semeru kembali ditutup lantaran prediksi kondisi cuaca menunjukkan akan mengalami curah hujan yang berpotensi badai. Penutupan akan berlangsung sampai Maret 2021. “Hal ini juga dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem Semeru,” ucapnya.

Wisata pendakian Gunung Semeru sebenarnya sempat dibuka pada Oktober 2020. Namun, karena adanya aktivitas vulkanis yang fluktuatif, wisata pendakian kembali ditutup. Aktivitas vulkanis yang tinggi dan menyebabkan luncuran lahar panas yang signifikan membuat petugas memilih menutup wisata yang ditunggu oleh para pendaki tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/