alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Tetapkan Tersangka Korupsi di PG Djatiroto

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih hampir setahun kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PTPN XI berjalan, kini menemukan titik terang. Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka yang terlibat dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di PG Djatiroto.

Melalui kanal Youtube KPK, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan nama dua orang tersebut. Pertama adalah Direktur Produksi PTPN XI tahun 2015-2016 Budi Adi Prabowo dan Direktur PT Wahyu Daya Mandiri Arif Hendrawan.

“Telah dikumpulkannya berbagai informasi dan data serta keterangan mengenai dugaan tindak pidana korupsi, selanjutnya KPK melakukan tindakan lanjutan berupa penyelidikan, dan kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Alexander menceritakan, sebelum pengadaan itu berlangsung, keduanya cukup sering bertemu. Bahkan Budi mengenal baik Arif. Sampai akhirnya keduanya menyepakati pengadaan dan pemasangan mesin penggiling tebu yang bakal dipasang di PG Djatiroto dipasrahkan pada Arif. Meskipun harus melalui proses lelang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih hampir setahun kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PTPN XI berjalan, kini menemukan titik terang. Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka yang terlibat dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di PG Djatiroto.

Melalui kanal Youtube KPK, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan nama dua orang tersebut. Pertama adalah Direktur Produksi PTPN XI tahun 2015-2016 Budi Adi Prabowo dan Direktur PT Wahyu Daya Mandiri Arif Hendrawan.

“Telah dikumpulkannya berbagai informasi dan data serta keterangan mengenai dugaan tindak pidana korupsi, selanjutnya KPK melakukan tindakan lanjutan berupa penyelidikan, dan kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujarnya.

Alexander menceritakan, sebelum pengadaan itu berlangsung, keduanya cukup sering bertemu. Bahkan Budi mengenal baik Arif. Sampai akhirnya keduanya menyepakati pengadaan dan pemasangan mesin penggiling tebu yang bakal dipasang di PG Djatiroto dipasrahkan pada Arif. Meskipun harus melalui proses lelang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama kurang lebih hampir setahun kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh PTPN XI berjalan, kini menemukan titik terang. Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka yang terlibat dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di PG Djatiroto.

Melalui kanal Youtube KPK, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan nama dua orang tersebut. Pertama adalah Direktur Produksi PTPN XI tahun 2015-2016 Budi Adi Prabowo dan Direktur PT Wahyu Daya Mandiri Arif Hendrawan.

“Telah dikumpulkannya berbagai informasi dan data serta keterangan mengenai dugaan tindak pidana korupsi, selanjutnya KPK melakukan tindakan lanjutan berupa penyelidikan, dan kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujarnya.

Alexander menceritakan, sebelum pengadaan itu berlangsung, keduanya cukup sering bertemu. Bahkan Budi mengenal baik Arif. Sampai akhirnya keduanya menyepakati pengadaan dan pemasangan mesin penggiling tebu yang bakal dipasang di PG Djatiroto dipasrahkan pada Arif. Meskipun harus melalui proses lelang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca