alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Mengemis Dapatnya Banyak, Malah Ketagihan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, Radar Semeru – Gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan kota makin menjamur. Maklum, karena hasilnya sangat menggiurkan. Dalam sehari, mereka bisa membawa pulang uang hingga ratusan ribu rupiah. Mereka yang sudah terlanjur dimanjakan dengan kondisi ini terus-terusan ketagihan.

BACA JUGA : Tahapan Pemilu 2024, Pendaftaran Langsung di Pusat

Sumiati warga Paseban, Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, mengaku hingga berani meminta-minta di sekitaran Kota Lumajang. Dia mengaku sudah sepuluh tahun melakoni cara ini. 

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan tinggal di terminal bersama sang suami. Biasanya dia sudah standby di lokasi sejak pagi hingga matahari terbenam. Tentu bukan mereka berdua saja. Ada yang bersama beberapa temannya yang sudah tua renta. 

Hasil yang didapat selama satu hari itu bisa dinilai cukup banyak. Yaitu sekitar Rp 200 ribu perhari. Jika kurang beruntung, hanya setengahnya saja. Kondisi ini dirasa cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan mereka. Apalagi jika hanya hidup berdua. “Sehari ya dapat ratusan ribu itu, kadang juga lebih banyak,” tuturnya. 

- Advertisement -

LUMAJANG, Radar Semeru – Gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan kota makin menjamur. Maklum, karena hasilnya sangat menggiurkan. Dalam sehari, mereka bisa membawa pulang uang hingga ratusan ribu rupiah. Mereka yang sudah terlanjur dimanjakan dengan kondisi ini terus-terusan ketagihan.

BACA JUGA : Tahapan Pemilu 2024, Pendaftaran Langsung di Pusat

Sumiati warga Paseban, Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, mengaku hingga berani meminta-minta di sekitaran Kota Lumajang. Dia mengaku sudah sepuluh tahun melakoni cara ini. 

Bahkan tinggal di terminal bersama sang suami. Biasanya dia sudah standby di lokasi sejak pagi hingga matahari terbenam. Tentu bukan mereka berdua saja. Ada yang bersama beberapa temannya yang sudah tua renta. 

Hasil yang didapat selama satu hari itu bisa dinilai cukup banyak. Yaitu sekitar Rp 200 ribu perhari. Jika kurang beruntung, hanya setengahnya saja. Kondisi ini dirasa cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan mereka. Apalagi jika hanya hidup berdua. “Sehari ya dapat ratusan ribu itu, kadang juga lebih banyak,” tuturnya. 

LUMAJANG, Radar Semeru – Gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan kota makin menjamur. Maklum, karena hasilnya sangat menggiurkan. Dalam sehari, mereka bisa membawa pulang uang hingga ratusan ribu rupiah. Mereka yang sudah terlanjur dimanjakan dengan kondisi ini terus-terusan ketagihan.

BACA JUGA : Tahapan Pemilu 2024, Pendaftaran Langsung di Pusat

Sumiati warga Paseban, Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, mengaku hingga berani meminta-minta di sekitaran Kota Lumajang. Dia mengaku sudah sepuluh tahun melakoni cara ini. 

Bahkan tinggal di terminal bersama sang suami. Biasanya dia sudah standby di lokasi sejak pagi hingga matahari terbenam. Tentu bukan mereka berdua saja. Ada yang bersama beberapa temannya yang sudah tua renta. 

Hasil yang didapat selama satu hari itu bisa dinilai cukup banyak. Yaitu sekitar Rp 200 ribu perhari. Jika kurang beruntung, hanya setengahnya saja. Kondisi ini dirasa cukup untuk untuk memenuhi kebutuhan mereka. Apalagi jika hanya hidup berdua. “Sehari ya dapat ratusan ribu itu, kadang juga lebih banyak,” tuturnya. 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/