alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Gencarkan Makan Ikan pada Lokus Stunting

Hanya Konsumsi 38,07 Kilogram Ikan per Tahun

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIBENDO, Radar Semeru – Angka kasus stunting di Lumajang masih cukup tinggi. Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, menjadi kawasan dengan angka stunting tertinggi. Oleh karena itu, kawasan ini menjadi salah satu lokasi fokus (lokus) pengentasan stunting.

BACA JUGA : Kasus Honor Covid-19 Terus Berlanjut, Bakal Periksa 10 Saksi Tambahan

Sebagai langkah menekan stunting, pemerintah terus menggencarkan gerakan  memasyarakatkan makan ikan (gemarikan). Sebab, angka konsumsi ikan per jiwa setiap tahunnya tidak mencapai 40 kilogram. Jumlah itu cukup jauh dari rerata konsumsi ikan nasional.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Perikanan Lumajang Agus Widiarto menyebut, angka konsumsi ikan secara nasional sekitar 56,39 kilogram. Sementara di Jatim, rerata jumlahnya mencapai 41,44 kilogram per tahun tiap orang. “Nah, di Lumajang ini hanya sekitar 38,07 kilogram per tahunnya,” ungkapnya.

- Advertisement -

KALIBENDO, Radar Semeru – Angka kasus stunting di Lumajang masih cukup tinggi. Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, menjadi kawasan dengan angka stunting tertinggi. Oleh karena itu, kawasan ini menjadi salah satu lokasi fokus (lokus) pengentasan stunting.

BACA JUGA : Kasus Honor Covid-19 Terus Berlanjut, Bakal Periksa 10 Saksi Tambahan

Sebagai langkah menekan stunting, pemerintah terus menggencarkan gerakan  memasyarakatkan makan ikan (gemarikan). Sebab, angka konsumsi ikan per jiwa setiap tahunnya tidak mencapai 40 kilogram. Jumlah itu cukup jauh dari rerata konsumsi ikan nasional.

Kepala Dinas Perikanan Lumajang Agus Widiarto menyebut, angka konsumsi ikan secara nasional sekitar 56,39 kilogram. Sementara di Jatim, rerata jumlahnya mencapai 41,44 kilogram per tahun tiap orang. “Nah, di Lumajang ini hanya sekitar 38,07 kilogram per tahunnya,” ungkapnya.

KALIBENDO, Radar Semeru – Angka kasus stunting di Lumajang masih cukup tinggi. Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, menjadi kawasan dengan angka stunting tertinggi. Oleh karena itu, kawasan ini menjadi salah satu lokasi fokus (lokus) pengentasan stunting.

BACA JUGA : Kasus Honor Covid-19 Terus Berlanjut, Bakal Periksa 10 Saksi Tambahan

Sebagai langkah menekan stunting, pemerintah terus menggencarkan gerakan  memasyarakatkan makan ikan (gemarikan). Sebab, angka konsumsi ikan per jiwa setiap tahunnya tidak mencapai 40 kilogram. Jumlah itu cukup jauh dari rerata konsumsi ikan nasional.

Kepala Dinas Perikanan Lumajang Agus Widiarto menyebut, angka konsumsi ikan secara nasional sekitar 56,39 kilogram. Sementara di Jatim, rerata jumlahnya mencapai 41,44 kilogram per tahun tiap orang. “Nah, di Lumajang ini hanya sekitar 38,07 kilogram per tahunnya,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/