alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Malah Dipelajari Bule

Tertarik pada Alat Musik Tradisional Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketertarikan orang luar negeri untuk mempelajari alat musik tradisional seharusnya menjadi tamparan keras bagi warga Lumajang. Bagaimana tidak, warga negara Amerika Serikat ini mengorbankan banyak hal untuk menelusuri keberadaan alat musik kuno tersebut di Lumajang.

Bule bernama Paulmer Keen ini melakukan penelitian sejumlah alat musik yang ada di Lumajang. Sebetulnya tidak hanya di Lumajang, beberapa kabupaten dan provinsi lainnya sempat didatangi pria ini. Kurang lebih sekitar 8 tahun lamanya dia mendokumentasikan temuannya di website https://www.auralarchipelago.com/.

Saking lamanya menjelajah, pria ini juga cukup fasih bercakap dalam bahasa Indonesia. Dia mengatakan kecintaannya pada alat musik Nusantara ini sejak di bangku sekolah setara SMP. Mulanya, rasa penasarannya tumbuh ketika mengikuti ekstrakulikuler dengan memainkan gamelan di sana.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya datang kira-kira tahun 2014. Saat itu ternyata tidak semua musik tradisional memiliki literasi yang cukup. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk melakukan penelitian dan mengunggah di website, supaya musik tradisional ini semakin dikenal,” katanya.

Diakui atau tidak, literasi tentang alat musik tradisional di Nusantara masih cukup minim. Termasuk Lumajang. Alat musik tradisional masih berkutat pada peninggalan-peninggalan kerajaan tempo dulu. Padahal sebetulnya, alat musik itu beragam dan tersebar macam ragamnya. Bahkan ada beberapa alat musik yang dimainkan ketika beraktivitas.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketertarikan orang luar negeri untuk mempelajari alat musik tradisional seharusnya menjadi tamparan keras bagi warga Lumajang. Bagaimana tidak, warga negara Amerika Serikat ini mengorbankan banyak hal untuk menelusuri keberadaan alat musik kuno tersebut di Lumajang.

Bule bernama Paulmer Keen ini melakukan penelitian sejumlah alat musik yang ada di Lumajang. Sebetulnya tidak hanya di Lumajang, beberapa kabupaten dan provinsi lainnya sempat didatangi pria ini. Kurang lebih sekitar 8 tahun lamanya dia mendokumentasikan temuannya di website https://www.auralarchipelago.com/.

Saking lamanya menjelajah, pria ini juga cukup fasih bercakap dalam bahasa Indonesia. Dia mengatakan kecintaannya pada alat musik Nusantara ini sejak di bangku sekolah setara SMP. Mulanya, rasa penasarannya tumbuh ketika mengikuti ekstrakulikuler dengan memainkan gamelan di sana.

“Saya datang kira-kira tahun 2014. Saat itu ternyata tidak semua musik tradisional memiliki literasi yang cukup. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk melakukan penelitian dan mengunggah di website, supaya musik tradisional ini semakin dikenal,” katanya.

Diakui atau tidak, literasi tentang alat musik tradisional di Nusantara masih cukup minim. Termasuk Lumajang. Alat musik tradisional masih berkutat pada peninggalan-peninggalan kerajaan tempo dulu. Padahal sebetulnya, alat musik itu beragam dan tersebar macam ragamnya. Bahkan ada beberapa alat musik yang dimainkan ketika beraktivitas.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketertarikan orang luar negeri untuk mempelajari alat musik tradisional seharusnya menjadi tamparan keras bagi warga Lumajang. Bagaimana tidak, warga negara Amerika Serikat ini mengorbankan banyak hal untuk menelusuri keberadaan alat musik kuno tersebut di Lumajang.

Bule bernama Paulmer Keen ini melakukan penelitian sejumlah alat musik yang ada di Lumajang. Sebetulnya tidak hanya di Lumajang, beberapa kabupaten dan provinsi lainnya sempat didatangi pria ini. Kurang lebih sekitar 8 tahun lamanya dia mendokumentasikan temuannya di website https://www.auralarchipelago.com/.

Saking lamanya menjelajah, pria ini juga cukup fasih bercakap dalam bahasa Indonesia. Dia mengatakan kecintaannya pada alat musik Nusantara ini sejak di bangku sekolah setara SMP. Mulanya, rasa penasarannya tumbuh ketika mengikuti ekstrakulikuler dengan memainkan gamelan di sana.

“Saya datang kira-kira tahun 2014. Saat itu ternyata tidak semua musik tradisional memiliki literasi yang cukup. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk melakukan penelitian dan mengunggah di website, supaya musik tradisional ini semakin dikenal,” katanya.

Diakui atau tidak, literasi tentang alat musik tradisional di Nusantara masih cukup minim. Termasuk Lumajang. Alat musik tradisional masih berkutat pada peninggalan-peninggalan kerajaan tempo dulu. Padahal sebetulnya, alat musik itu beragam dan tersebar macam ragamnya. Bahkan ada beberapa alat musik yang dimainkan ketika beraktivitas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/