Penanganan Dugaan Pembunuhan Terancam Menguap

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dugaan pembunuhan Supriyo, seorang guru mengaji di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, belum menemukan titik terang. Padahal kejadiannya telah melewati dua bulan. Parahnya, sampai saat ini, keluarga belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari kepolisian.

Kasus dugaan pembunuhan terjadi pada Kamis, 25 Maret 2020. Hingga kini, belum dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Bahkan, tiga hari setelah keluarga melaporkan kejadian itu juga belum menerima SP2HP. Beberapa kali pihak keluarga juga mendatangi Mapolsek Ranuyoso, kemudian Mapolres Lumajang. Namun, tak membuahkan hasil.

Salah seorang keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya berharap kasus tersebut segera terungkap. Dia menceritakan, hampir setiap hari meminta keadilan ke pihak kepolisian, tetapi hasilnya nihil. Dia menganggap penanganannya terlalu lama. Sebab, ada satu saksi yang belum diperiksa.

“Seperti ada orang yang tidak mau kasusnya terbongkar. Karena dalam aktivitas sehari-hari kami, rasanya ada orang yang mengawasi. Saya merasa khawatir. Tidak tenang sama sekali. Bahkan, kalau ke kantor kepolisian, ada saja yang mengikuti dari jauh. Saya ingin pelakunya segera tertangkap,” ucapnya.