alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

D’Buper Glagah Arum Biaya Murah, Fasilitas Mewah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Buper Glagah Arum berada di atas ketinggian 1.000 mdpl. Keberadaannya di lereng Gunung Semeru ini menjadikan suasana sejuk sangat terasa. Khususnya saat wisatawan menikmatinya dengan bermalam di Glamour Camping (Glamping). Biaya penginapan yang ditawarkan murah. Namun, fasilitasnya sangat mewah.

Baca Juga: Melihat Semeru dari D’Buper Glagah Arum

“Interiornya nyaman dengan kombinasi warna yang pas. Bisa untuk dua orang bahkan satu keluarga. Saya pikir Glamping-nya juga cukup luas dan fasilitasnya sangat berstandar,” ungkap Novi, salah satu pengunjung yang menginap di Glamping.

Memang, destinasi wisata ini menyediakan penginapan dengan beragam kelas. Mulai untuk dua orang dengan harga Rp 200 ribu per malam hingga penginapan keluarga dengan kelas eksekutif seharga Rp 700 ribu per malamnya. Harga itu untuk hari normal. Sementara, saat hari libur atau weekend, harganya bertambah Rp 100 ribu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengelola wisata D’Buper Glagah Arum Hendra menjelaskan, lokasi Glamping berada terpisah. Sebab, untuk menuju Glamping, wisatawan bakal menyeberangi jembatan gantung. Saat siang hari, wisatawan bisa menikmati sensasi jembatan dengan swafoto berlatar Gunung Semeru. “Kalau malam juga bisa. Karena jembatan ini juga dilengkapi lampu penerangan. Siapa pun bisa betah berlama-lama di wisata tersebut,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Buper Glagah Arum berada di atas ketinggian 1.000 mdpl. Keberadaannya di lereng Gunung Semeru ini menjadikan suasana sejuk sangat terasa. Khususnya saat wisatawan menikmatinya dengan bermalam di Glamour Camping (Glamping). Biaya penginapan yang ditawarkan murah. Namun, fasilitasnya sangat mewah.

Baca Juga: Melihat Semeru dari D’Buper Glagah Arum

“Interiornya nyaman dengan kombinasi warna yang pas. Bisa untuk dua orang bahkan satu keluarga. Saya pikir Glamping-nya juga cukup luas dan fasilitasnya sangat berstandar,” ungkap Novi, salah satu pengunjung yang menginap di Glamping.

Memang, destinasi wisata ini menyediakan penginapan dengan beragam kelas. Mulai untuk dua orang dengan harga Rp 200 ribu per malam hingga penginapan keluarga dengan kelas eksekutif seharga Rp 700 ribu per malamnya. Harga itu untuk hari normal. Sementara, saat hari libur atau weekend, harganya bertambah Rp 100 ribu.

Pengelola wisata D’Buper Glagah Arum Hendra menjelaskan, lokasi Glamping berada terpisah. Sebab, untuk menuju Glamping, wisatawan bakal menyeberangi jembatan gantung. Saat siang hari, wisatawan bisa menikmati sensasi jembatan dengan swafoto berlatar Gunung Semeru. “Kalau malam juga bisa. Karena jembatan ini juga dilengkapi lampu penerangan. Siapa pun bisa betah berlama-lama di wisata tersebut,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Buper Glagah Arum berada di atas ketinggian 1.000 mdpl. Keberadaannya di lereng Gunung Semeru ini menjadikan suasana sejuk sangat terasa. Khususnya saat wisatawan menikmatinya dengan bermalam di Glamour Camping (Glamping). Biaya penginapan yang ditawarkan murah. Namun, fasilitasnya sangat mewah.

Baca Juga: Melihat Semeru dari D’Buper Glagah Arum

“Interiornya nyaman dengan kombinasi warna yang pas. Bisa untuk dua orang bahkan satu keluarga. Saya pikir Glamping-nya juga cukup luas dan fasilitasnya sangat berstandar,” ungkap Novi, salah satu pengunjung yang menginap di Glamping.

Memang, destinasi wisata ini menyediakan penginapan dengan beragam kelas. Mulai untuk dua orang dengan harga Rp 200 ribu per malam hingga penginapan keluarga dengan kelas eksekutif seharga Rp 700 ribu per malamnya. Harga itu untuk hari normal. Sementara, saat hari libur atau weekend, harganya bertambah Rp 100 ribu.

Pengelola wisata D’Buper Glagah Arum Hendra menjelaskan, lokasi Glamping berada terpisah. Sebab, untuk menuju Glamping, wisatawan bakal menyeberangi jembatan gantung. Saat siang hari, wisatawan bisa menikmati sensasi jembatan dengan swafoto berlatar Gunung Semeru. “Kalau malam juga bisa. Karena jembatan ini juga dilengkapi lampu penerangan. Siapa pun bisa betah berlama-lama di wisata tersebut,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/