alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Tetap Waspada! Gunung Semeru Kembali Erupsi

Desa Oro-Oro Ombo Terdampak Hujan Abu

Mobile_AP_Rectangle 1

PENANGGAL, Radar Semeru – Sejak ditetapkan menjadi level 3 alias siaga, aktivitas Gunung Semeru selalu tidak terduga. Selain sering terjadi letusan susulan, tiba-tiba gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG) kemarin sore. Sebagian besar wilayah terdekat dihujani abu.

Diperkirakan sekitar pukul 15.48, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Gunung Sawur merekam APG memiliki amplitudo maksimal 22 milimeter dengan durasi sekitar 18 menit. Karena saat itu Gunung Semeru juga ditutupi awan kabut yang cukup tebal, jarak itu belum terukur.

Ainul salah satu warga Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo mengatakan, kepulan asap tersebut terbagi menjadi dua. Awan hitam menjulang ke atas, sedangkan awan putih menutupi kawasan Gunung. Kejadian itu terekam jelas melalui CCTV milik BPBD Lumajang di beberapa titik.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Alhamdulillah warga langsung merespons dengan cepat. Saat kejadian ada yang sudah berjaga-jaga untuk mengamankan diri. Tetapi tidak sepanik seperti APG yang Desember lalu,” katanya. Menurutnya, getaran APG yang lumayan besar tersebut menimbulkan hujan abu yang lumayan parah.

- Advertisement -

PENANGGAL, Radar Semeru – Sejak ditetapkan menjadi level 3 alias siaga, aktivitas Gunung Semeru selalu tidak terduga. Selain sering terjadi letusan susulan, tiba-tiba gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG) kemarin sore. Sebagian besar wilayah terdekat dihujani abu.

Diperkirakan sekitar pukul 15.48, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Gunung Sawur merekam APG memiliki amplitudo maksimal 22 milimeter dengan durasi sekitar 18 menit. Karena saat itu Gunung Semeru juga ditutupi awan kabut yang cukup tebal, jarak itu belum terukur.

Ainul salah satu warga Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo mengatakan, kepulan asap tersebut terbagi menjadi dua. Awan hitam menjulang ke atas, sedangkan awan putih menutupi kawasan Gunung. Kejadian itu terekam jelas melalui CCTV milik BPBD Lumajang di beberapa titik.

“Alhamdulillah warga langsung merespons dengan cepat. Saat kejadian ada yang sudah berjaga-jaga untuk mengamankan diri. Tetapi tidak sepanik seperti APG yang Desember lalu,” katanya. Menurutnya, getaran APG yang lumayan besar tersebut menimbulkan hujan abu yang lumayan parah.

PENANGGAL, Radar Semeru – Sejak ditetapkan menjadi level 3 alias siaga, aktivitas Gunung Semeru selalu tidak terduga. Selain sering terjadi letusan susulan, tiba-tiba gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG) kemarin sore. Sebagian besar wilayah terdekat dihujani abu.

Diperkirakan sekitar pukul 15.48, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Pos Gunung Sawur merekam APG memiliki amplitudo maksimal 22 milimeter dengan durasi sekitar 18 menit. Karena saat itu Gunung Semeru juga ditutupi awan kabut yang cukup tebal, jarak itu belum terukur.

Ainul salah satu warga Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo mengatakan, kepulan asap tersebut terbagi menjadi dua. Awan hitam menjulang ke atas, sedangkan awan putih menutupi kawasan Gunung. Kejadian itu terekam jelas melalui CCTV milik BPBD Lumajang di beberapa titik.

“Alhamdulillah warga langsung merespons dengan cepat. Saat kejadian ada yang sudah berjaga-jaga untuk mengamankan diri. Tetapi tidak sepanik seperti APG yang Desember lalu,” katanya. Menurutnya, getaran APG yang lumayan besar tersebut menimbulkan hujan abu yang lumayan parah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/