alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Covid Meningkat, Pemkab Lumajang Tak Tarik Rem Darurat

Justru Mengapresiasi Temuan Banyak Kasus

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus aktif Covid-19 di Lumajang terus mengalami penambahan. Beberapa hari terakhir, jumlahnya masih bertahan di rentang 900-an. Kemarin, jumlah kasus aktifnya mencapai 951 pasien. Dan kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga ikut meningkat.

Memang sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Timur kini berada dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga. Termasuk juga Lumajang. Meski demikian, masyarakat diimbau tidak panik. Sebab, gejala dan dampak varian omicron lebih ringan dari varian delta.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menjelaskan banyaknya jumlah kasus aktif menunjukkan kinerja tim tracer cukup baik. Sebab, setiap ada pasien terkonfirmasi positif, tim akan melacak sedikitnya delapan orang yang kontak erat. Tak heran, jika jumlah kasus aktifnya beberapa hari ini terlihat sangat tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pemerintah justru mengapresiasi jumlah kasus yang tinggi. Sesuai instruksi memang diminta untuk melacak dan menemukan kasus sebanyak-banyaknya. Karena varian ini lebih mudah penyembuhannya. Jadi semakin banyak kasus ditemukan, maka semakin banyak mereka yang akan sembuh. Kecuali mereka yang terpapar itu memiliki penyakit komorbid atau belum divaksin,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus aktif Covid-19 di Lumajang terus mengalami penambahan. Beberapa hari terakhir, jumlahnya masih bertahan di rentang 900-an. Kemarin, jumlah kasus aktifnya mencapai 951 pasien. Dan kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga ikut meningkat.

Memang sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Timur kini berada dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga. Termasuk juga Lumajang. Meski demikian, masyarakat diimbau tidak panik. Sebab, gejala dan dampak varian omicron lebih ringan dari varian delta.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menjelaskan banyaknya jumlah kasus aktif menunjukkan kinerja tim tracer cukup baik. Sebab, setiap ada pasien terkonfirmasi positif, tim akan melacak sedikitnya delapan orang yang kontak erat. Tak heran, jika jumlah kasus aktifnya beberapa hari ini terlihat sangat tinggi.

“Pemerintah justru mengapresiasi jumlah kasus yang tinggi. Sesuai instruksi memang diminta untuk melacak dan menemukan kasus sebanyak-banyaknya. Karena varian ini lebih mudah penyembuhannya. Jadi semakin banyak kasus ditemukan, maka semakin banyak mereka yang akan sembuh. Kecuali mereka yang terpapar itu memiliki penyakit komorbid atau belum divaksin,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus aktif Covid-19 di Lumajang terus mengalami penambahan. Beberapa hari terakhir, jumlahnya masih bertahan di rentang 900-an. Kemarin, jumlah kasus aktifnya mencapai 951 pasien. Dan kabar baiknya, jumlah pasien sembuh juga ikut meningkat.

Memang sebagian besar kabupaten/kota di Jawa Timur kini berada dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga. Termasuk juga Lumajang. Meski demikian, masyarakat diimbau tidak panik. Sebab, gejala dan dampak varian omicron lebih ringan dari varian delta.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Ignasius Wibowo menjelaskan banyaknya jumlah kasus aktif menunjukkan kinerja tim tracer cukup baik. Sebab, setiap ada pasien terkonfirmasi positif, tim akan melacak sedikitnya delapan orang yang kontak erat. Tak heran, jika jumlah kasus aktifnya beberapa hari ini terlihat sangat tinggi.

“Pemerintah justru mengapresiasi jumlah kasus yang tinggi. Sesuai instruksi memang diminta untuk melacak dan menemukan kasus sebanyak-banyaknya. Karena varian ini lebih mudah penyembuhannya. Jadi semakin banyak kasus ditemukan, maka semakin banyak mereka yang akan sembuh. Kecuali mereka yang terpapar itu memiliki penyakit komorbid atau belum divaksin,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/