alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Enam PMI Ilegal Gagal Berangkat

Mobile_AP_Rectangle 1

Enam calon PMI yang gagal berangkat pun telah dipulangkan ke daerahnya masing-masing, hari Rabu (27/1) lalu. Sayangnya, pihak BP2MI tidak mengetahui secara detail mengenai kronologi penangkapan. Sebab, sebelumnya kasus ini telah ditangani oleh Polres Kabupaten Batubara dan BP2MI Medan.

“Setelah kami tangani setibanya di bandara masing-masing, kami berikan ongkos untuk kepulangan secara mandiri. Hal ini mengingat mereka dalam kondisi yang sehat dan telah dilakukan rapid sebelumnya. Serta sudah berkoordinasi dengan keluarga dan desanya,” papar Iqbal.

Hingga saat ini, penyelidikan mengenai penyalur tenaga calon PMI di Jember masih belum rampung. Iqbal menuturkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi detail mengenai penyalur di Medan. Karenanya, pihaknya belum menindaklanjuti keberadaan calo penyalur di Jember. “Ini PR bagi Jember, yang sampai dengan hari ini masih menjadi daerah yang cukup tinggi keberangkatan ilegalnya,” pungkas Iqbal.

- Advertisement -

Enam calon PMI yang gagal berangkat pun telah dipulangkan ke daerahnya masing-masing, hari Rabu (27/1) lalu. Sayangnya, pihak BP2MI tidak mengetahui secara detail mengenai kronologi penangkapan. Sebab, sebelumnya kasus ini telah ditangani oleh Polres Kabupaten Batubara dan BP2MI Medan.

“Setelah kami tangani setibanya di bandara masing-masing, kami berikan ongkos untuk kepulangan secara mandiri. Hal ini mengingat mereka dalam kondisi yang sehat dan telah dilakukan rapid sebelumnya. Serta sudah berkoordinasi dengan keluarga dan desanya,” papar Iqbal.

Hingga saat ini, penyelidikan mengenai penyalur tenaga calon PMI di Jember masih belum rampung. Iqbal menuturkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi detail mengenai penyalur di Medan. Karenanya, pihaknya belum menindaklanjuti keberadaan calo penyalur di Jember. “Ini PR bagi Jember, yang sampai dengan hari ini masih menjadi daerah yang cukup tinggi keberangkatan ilegalnya,” pungkas Iqbal.

Enam calon PMI yang gagal berangkat pun telah dipulangkan ke daerahnya masing-masing, hari Rabu (27/1) lalu. Sayangnya, pihak BP2MI tidak mengetahui secara detail mengenai kronologi penangkapan. Sebab, sebelumnya kasus ini telah ditangani oleh Polres Kabupaten Batubara dan BP2MI Medan.

“Setelah kami tangani setibanya di bandara masing-masing, kami berikan ongkos untuk kepulangan secara mandiri. Hal ini mengingat mereka dalam kondisi yang sehat dan telah dilakukan rapid sebelumnya. Serta sudah berkoordinasi dengan keluarga dan desanya,” papar Iqbal.

Hingga saat ini, penyelidikan mengenai penyalur tenaga calon PMI di Jember masih belum rampung. Iqbal menuturkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi detail mengenai penyalur di Medan. Karenanya, pihaknya belum menindaklanjuti keberadaan calo penyalur di Jember. “Ini PR bagi Jember, yang sampai dengan hari ini masih menjadi daerah yang cukup tinggi keberangkatan ilegalnya,” pungkas Iqbal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/