alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Pencairan Terkendala, Warga Bangun Mandiri

Bantuan Rekonstruksi Rumah Ditransfer ke Rekening Warga

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIULING,RADARJEMBER.ID– Penyaluran bantuan rekonstruksi rumah yang terkena gempa beberapa bulan lalu terancam terkendala. Sebab, saking lamanya menunggu bantuan itu cair, sebagian rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat banyak yang diperbaiki secara mandiri. Terutama yang mengalami rusak berat.

Karena tak sabar menunggu kepastian pencairan bantuan konstruksi yang dijanjikan pemerintah, mereka membangun rumahnya sendiri. Padahal perlakuan untuk pencairan bantuan rekonstruksi berbeda-beda. Ada yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing, ada yang bakal diberi bantuan berupa pembangunan rumah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekretaris Desa/Kecamatan Tempursari Agus Sutikno mengatakan, sebulan setelah gempa terjadi, kebanyakan warga yang terdampak langsung merenovasi rumahnya masing-masing secara mandiri. Sebab, guncangan gempa tersebut hanya merusak bagian depan maupun belakang rumah warga.

“Kalau di desa kami hampir tidak ada yang rusak berat, makanya langsung diperbaiki sendiri. Karena memang mereka merasa menunggunya lama. Lagi pula pencairan untuk bantuan rekonstruksi itu kan langsung ke rekeningnya sendiri. Makanya mereka tidak khawatir kalau uang itu cair lama,” katanya.

- Advertisement -

KALIULING,RADARJEMBER.ID– Penyaluran bantuan rekonstruksi rumah yang terkena gempa beberapa bulan lalu terancam terkendala. Sebab, saking lamanya menunggu bantuan itu cair, sebagian rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat banyak yang diperbaiki secara mandiri. Terutama yang mengalami rusak berat.

Karena tak sabar menunggu kepastian pencairan bantuan konstruksi yang dijanjikan pemerintah, mereka membangun rumahnya sendiri. Padahal perlakuan untuk pencairan bantuan rekonstruksi berbeda-beda. Ada yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing, ada yang bakal diberi bantuan berupa pembangunan rumah.

Sekretaris Desa/Kecamatan Tempursari Agus Sutikno mengatakan, sebulan setelah gempa terjadi, kebanyakan warga yang terdampak langsung merenovasi rumahnya masing-masing secara mandiri. Sebab, guncangan gempa tersebut hanya merusak bagian depan maupun belakang rumah warga.

“Kalau di desa kami hampir tidak ada yang rusak berat, makanya langsung diperbaiki sendiri. Karena memang mereka merasa menunggunya lama. Lagi pula pencairan untuk bantuan rekonstruksi itu kan langsung ke rekeningnya sendiri. Makanya mereka tidak khawatir kalau uang itu cair lama,” katanya.

KALIULING,RADARJEMBER.ID– Penyaluran bantuan rekonstruksi rumah yang terkena gempa beberapa bulan lalu terancam terkendala. Sebab, saking lamanya menunggu bantuan itu cair, sebagian rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat banyak yang diperbaiki secara mandiri. Terutama yang mengalami rusak berat.

Karena tak sabar menunggu kepastian pencairan bantuan konstruksi yang dijanjikan pemerintah, mereka membangun rumahnya sendiri. Padahal perlakuan untuk pencairan bantuan rekonstruksi berbeda-beda. Ada yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing, ada yang bakal diberi bantuan berupa pembangunan rumah.

Sekretaris Desa/Kecamatan Tempursari Agus Sutikno mengatakan, sebulan setelah gempa terjadi, kebanyakan warga yang terdampak langsung merenovasi rumahnya masing-masing secara mandiri. Sebab, guncangan gempa tersebut hanya merusak bagian depan maupun belakang rumah warga.

“Kalau di desa kami hampir tidak ada yang rusak berat, makanya langsung diperbaiki sendiri. Karena memang mereka merasa menunggunya lama. Lagi pula pencairan untuk bantuan rekonstruksi itu kan langsung ke rekeningnya sendiri. Makanya mereka tidak khawatir kalau uang itu cair lama,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/