alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Jangan Abai, Hindari Kerumunan

Alun-Alun Ditutup Total

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah punya rencana menghabiskan malam tahun baru di pusat keramaian atau di tempat umum? Sebaiknya urungkan rencana tersebut. Pasalnya, aparat kepolisian memberikan peringatan tegas kepada masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru dengan cara mengumpulkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan. Pelarangan ini bukan tanpa alasan. Selain demi kondusivitas dan keamanan, juga untuk mencegah potensi munculnya klaster baru penyebaran pandemi.

Selain itu, petugas memberlakukan sterilisasi wilayah yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa di momen tahunan ini. Seperti Alun-Alun Jember dan tempat-tempat wisata. Petugas juga memberlakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah warga memasuki pusat kota Jember.

Kasubagbinops Polres Jember AKP Mahrobi Hasan menyampaikan, di malam pergantian tahun itu, pihaknya menyiagakan ratusan personel untuk menutup sejumlah tempat keramaian hingga menutup arus jalan. “Kita siagakan 550 personel yang dibagi di wilayah kota dan wilayah selatan,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pengamanan akan menyisir tempat-tempat wisata yang diketahui terdapat kerumunan. Terkhusus di area kota, pengamanan dibagi menjadi lima area sekaligus. Yaitu area pertama Kaliwates sampai Argopuro, lalu area dua Argopuro sampai Masjid Al Huda, area tiga sekitar pertokoan Nico Busana, area empat di Alun-Alun Jember, dan area lima di sekitar bundaran DPRD, Gladak Kembar, dan persimpangan SMPN 2 Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah punya rencana menghabiskan malam tahun baru di pusat keramaian atau di tempat umum? Sebaiknya urungkan rencana tersebut. Pasalnya, aparat kepolisian memberikan peringatan tegas kepada masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru dengan cara mengumpulkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan. Pelarangan ini bukan tanpa alasan. Selain demi kondusivitas dan keamanan, juga untuk mencegah potensi munculnya klaster baru penyebaran pandemi.

Selain itu, petugas memberlakukan sterilisasi wilayah yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa di momen tahunan ini. Seperti Alun-Alun Jember dan tempat-tempat wisata. Petugas juga memberlakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah warga memasuki pusat kota Jember.

Kasubagbinops Polres Jember AKP Mahrobi Hasan menyampaikan, di malam pergantian tahun itu, pihaknya menyiagakan ratusan personel untuk menutup sejumlah tempat keramaian hingga menutup arus jalan. “Kita siagakan 550 personel yang dibagi di wilayah kota dan wilayah selatan,” ucapnya.

Pengamanan akan menyisir tempat-tempat wisata yang diketahui terdapat kerumunan. Terkhusus di area kota, pengamanan dibagi menjadi lima area sekaligus. Yaitu area pertama Kaliwates sampai Argopuro, lalu area dua Argopuro sampai Masjid Al Huda, area tiga sekitar pertokoan Nico Busana, area empat di Alun-Alun Jember, dan area lima di sekitar bundaran DPRD, Gladak Kembar, dan persimpangan SMPN 2 Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah punya rencana menghabiskan malam tahun baru di pusat keramaian atau di tempat umum? Sebaiknya urungkan rencana tersebut. Pasalnya, aparat kepolisian memberikan peringatan tegas kepada masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru dengan cara mengumpulkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan. Pelarangan ini bukan tanpa alasan. Selain demi kondusivitas dan keamanan, juga untuk mencegah potensi munculnya klaster baru penyebaran pandemi.

Selain itu, petugas memberlakukan sterilisasi wilayah yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa di momen tahunan ini. Seperti Alun-Alun Jember dan tempat-tempat wisata. Petugas juga memberlakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah warga memasuki pusat kota Jember.

Kasubagbinops Polres Jember AKP Mahrobi Hasan menyampaikan, di malam pergantian tahun itu, pihaknya menyiagakan ratusan personel untuk menutup sejumlah tempat keramaian hingga menutup arus jalan. “Kita siagakan 550 personel yang dibagi di wilayah kota dan wilayah selatan,” ucapnya.

Pengamanan akan menyisir tempat-tempat wisata yang diketahui terdapat kerumunan. Terkhusus di area kota, pengamanan dibagi menjadi lima area sekaligus. Yaitu area pertama Kaliwates sampai Argopuro, lalu area dua Argopuro sampai Masjid Al Huda, area tiga sekitar pertokoan Nico Busana, area empat di Alun-Alun Jember, dan area lima di sekitar bundaran DPRD, Gladak Kembar, dan persimpangan SMPN 2 Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/