alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Gubernur Berlakukan Jam Malam

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona dipastikan membuat suasana tahun baru 2021 akan sangat berbeda. Jika sebelumnya bisa melakukan pengajian atau pesta kembang api dengan dihadiri ribuan orang, tetapi kali ini cukup di rumah saja. Lebih baik menghabiskan malam dengan keluarga, demi mencegah penyebaran wabah korona.

Larangan berkerumun di suatu tempat seperti alun-alun, lapangan, pantai, tempat wisata, atau bahkan lokasi yang tertutup bukan hanya terjadi di Jember. Secara khusus, pemerintah Provinsi Jawa Timur mengeluarkan keputusan penerapan jam malam. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Jember, kemarin (30/12).

“Masyarakat biasa menyambut pergantian tahun dengan kearifan lokal masing-masing. Hari ini suasana pandemi Covid-19 penyebarannya masih ada. Oleh karena itu, jam malam diberlakukan mulai pun 20.00 sampai 04.00, pada malam tahun baru,” papar mantan menteri sosial tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona dipastikan membuat suasana tahun baru 2021 akan sangat berbeda. Jika sebelumnya bisa melakukan pengajian atau pesta kembang api dengan dihadiri ribuan orang, tetapi kali ini cukup di rumah saja. Lebih baik menghabiskan malam dengan keluarga, demi mencegah penyebaran wabah korona.

Larangan berkerumun di suatu tempat seperti alun-alun, lapangan, pantai, tempat wisata, atau bahkan lokasi yang tertutup bukan hanya terjadi di Jember. Secara khusus, pemerintah Provinsi Jawa Timur mengeluarkan keputusan penerapan jam malam. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Jember, kemarin (30/12).

“Masyarakat biasa menyambut pergantian tahun dengan kearifan lokal masing-masing. Hari ini suasana pandemi Covid-19 penyebarannya masih ada. Oleh karena itu, jam malam diberlakukan mulai pun 20.00 sampai 04.00, pada malam tahun baru,” papar mantan menteri sosial tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Wabah korona dipastikan membuat suasana tahun baru 2021 akan sangat berbeda. Jika sebelumnya bisa melakukan pengajian atau pesta kembang api dengan dihadiri ribuan orang, tetapi kali ini cukup di rumah saja. Lebih baik menghabiskan malam dengan keluarga, demi mencegah penyebaran wabah korona.

Larangan berkerumun di suatu tempat seperti alun-alun, lapangan, pantai, tempat wisata, atau bahkan lokasi yang tertutup bukan hanya terjadi di Jember. Secara khusus, pemerintah Provinsi Jawa Timur mengeluarkan keputusan penerapan jam malam. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Jember, kemarin (30/12).

“Masyarakat biasa menyambut pergantian tahun dengan kearifan lokal masing-masing. Hari ini suasana pandemi Covid-19 penyebarannya masih ada. Oleh karena itu, jam malam diberlakukan mulai pun 20.00 sampai 04.00, pada malam tahun baru,” papar mantan menteri sosial tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/