alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Libatkan Delapan Negara di Lima Benua

JFC Siapkan Karnaval Virtual Perdana

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sedianya dilaksanakan pada Agustus lalu, terpaksa harus dialihkan jelang akhir tahun 2020. Hal itu akibat pandemi yang masih melanda. Pelaksanaannya akan mengusung konsep perhelatan berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu secara virtual.

Presiden JFC Budi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tak ingin melewatkan kondisi apa pun tanpa karya. Sebab, sejak tahun 2003 hingga 2019, JFC tak pernah absen. “Tahun ini kalau kosong akan menjadi sesuatu yang kita merasa kehilangan,” terang pria yang akrab disapa Iwan ini.

Meskipun dalam kondisi pandemi, pihaknya berhasil menggandeng peserta dari delapan negara di lima benua. Keputusan mengikutsertakan delapan negara tersebut baru resmi diumumkan pekan lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Delapan negara yang akan mengikuti karnaval virtual tersebut adalah Perancis, Hungaria, Serbia, Kanada, Australia, dan Afrika Selatan. Sementara, dari benua Asia diikuti oleh Jepang dan Filipina.

Sebelumnya, pihaknya sudah mencoba melobi Jepang untuk mengikuti JFC secara virtual. “Kami berkirim informasi itu kepada Kemenparekraf dan Kemendikbud, secara bergantian mendapat respons. Awalnya, kami sudah menggandeng tiga negara dari dua benua, yakni Jepang dan Hungaria,” lanjutnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sedianya dilaksanakan pada Agustus lalu, terpaksa harus dialihkan jelang akhir tahun 2020. Hal itu akibat pandemi yang masih melanda. Pelaksanaannya akan mengusung konsep perhelatan berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu secara virtual.

Presiden JFC Budi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tak ingin melewatkan kondisi apa pun tanpa karya. Sebab, sejak tahun 2003 hingga 2019, JFC tak pernah absen. “Tahun ini kalau kosong akan menjadi sesuatu yang kita merasa kehilangan,” terang pria yang akrab disapa Iwan ini.

Meskipun dalam kondisi pandemi, pihaknya berhasil menggandeng peserta dari delapan negara di lima benua. Keputusan mengikutsertakan delapan negara tersebut baru resmi diumumkan pekan lalu.

Delapan negara yang akan mengikuti karnaval virtual tersebut adalah Perancis, Hungaria, Serbia, Kanada, Australia, dan Afrika Selatan. Sementara, dari benua Asia diikuti oleh Jepang dan Filipina.

Sebelumnya, pihaknya sudah mencoba melobi Jepang untuk mengikuti JFC secara virtual. “Kami berkirim informasi itu kepada Kemenparekraf dan Kemendikbud, secara bergantian mendapat respons. Awalnya, kami sudah menggandeng tiga negara dari dua benua, yakni Jepang dan Hungaria,” lanjutnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sedianya dilaksanakan pada Agustus lalu, terpaksa harus dialihkan jelang akhir tahun 2020. Hal itu akibat pandemi yang masih melanda. Pelaksanaannya akan mengusung konsep perhelatan berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu secara virtual.

Presiden JFC Budi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tak ingin melewatkan kondisi apa pun tanpa karya. Sebab, sejak tahun 2003 hingga 2019, JFC tak pernah absen. “Tahun ini kalau kosong akan menjadi sesuatu yang kita merasa kehilangan,” terang pria yang akrab disapa Iwan ini.

Meskipun dalam kondisi pandemi, pihaknya berhasil menggandeng peserta dari delapan negara di lima benua. Keputusan mengikutsertakan delapan negara tersebut baru resmi diumumkan pekan lalu.

Delapan negara yang akan mengikuti karnaval virtual tersebut adalah Perancis, Hungaria, Serbia, Kanada, Australia, dan Afrika Selatan. Sementara, dari benua Asia diikuti oleh Jepang dan Filipina.

Sebelumnya, pihaknya sudah mencoba melobi Jepang untuk mengikuti JFC secara virtual. “Kami berkirim informasi itu kepada Kemenparekraf dan Kemendikbud, secara bergantian mendapat respons. Awalnya, kami sudah menggandeng tiga negara dari dua benua, yakni Jepang dan Hungaria,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/