alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pastikan Sosialisasi sampai Pelanggan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keluhan warga terkait tingginya biaya listrik selama pandemi sejauh ini belum masuk ke DPRD Jember. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya permasalahan di lapangan. Kalau sudah begitu, apa solusinya?

Anggota Komisi B DPRD Jember, Nyoman Aribowo menyebut, apabila warga bermasalah dengan PLN, rata-rata akan kalah atau mengalah. Apalagi, mereka khawatir aliran listriknya sampai diputus oleh petugas.

Guna mencari jalan tengah terkait permasalahan dengan PLN, menurut Nyoman, perlu adanya sosialisasi masif dari PLN. Misalnya, apa saja kewajiban pelanggan serta hak-haknya. Selain itu, juga penting dilakukan sosialisasi tentang larangan-larangan bagi pelanggan. “Kalau tarif dasar listrik naik, akan sangat baik disosialisasikan. Selain melalui media massa, juga bisa melalui petugas yang masih datang mencatat meteran di rumah-rumah,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nyoman menyebut, salah satu hal yang kerap terjadi yakni dugaan pencurian atau dugaan pemborosan listrik. Ujung-ujungnya pelanggan kemudian didenda. Jika tak membayar denda, maka terancam diputus. Nah, dugaan pemborosan atau dugaan pencurian ini yang terkadang tidak dipahami oleh masyarakat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keluhan warga terkait tingginya biaya listrik selama pandemi sejauh ini belum masuk ke DPRD Jember. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya permasalahan di lapangan. Kalau sudah begitu, apa solusinya?

Anggota Komisi B DPRD Jember, Nyoman Aribowo menyebut, apabila warga bermasalah dengan PLN, rata-rata akan kalah atau mengalah. Apalagi, mereka khawatir aliran listriknya sampai diputus oleh petugas.

Guna mencari jalan tengah terkait permasalahan dengan PLN, menurut Nyoman, perlu adanya sosialisasi masif dari PLN. Misalnya, apa saja kewajiban pelanggan serta hak-haknya. Selain itu, juga penting dilakukan sosialisasi tentang larangan-larangan bagi pelanggan. “Kalau tarif dasar listrik naik, akan sangat baik disosialisasikan. Selain melalui media massa, juga bisa melalui petugas yang masih datang mencatat meteran di rumah-rumah,” ucapnya.

Nyoman menyebut, salah satu hal yang kerap terjadi yakni dugaan pencurian atau dugaan pemborosan listrik. Ujung-ujungnya pelanggan kemudian didenda. Jika tak membayar denda, maka terancam diputus. Nah, dugaan pemborosan atau dugaan pencurian ini yang terkadang tidak dipahami oleh masyarakat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keluhan warga terkait tingginya biaya listrik selama pandemi sejauh ini belum masuk ke DPRD Jember. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya permasalahan di lapangan. Kalau sudah begitu, apa solusinya?

Anggota Komisi B DPRD Jember, Nyoman Aribowo menyebut, apabila warga bermasalah dengan PLN, rata-rata akan kalah atau mengalah. Apalagi, mereka khawatir aliran listriknya sampai diputus oleh petugas.

Guna mencari jalan tengah terkait permasalahan dengan PLN, menurut Nyoman, perlu adanya sosialisasi masif dari PLN. Misalnya, apa saja kewajiban pelanggan serta hak-haknya. Selain itu, juga penting dilakukan sosialisasi tentang larangan-larangan bagi pelanggan. “Kalau tarif dasar listrik naik, akan sangat baik disosialisasikan. Selain melalui media massa, juga bisa melalui petugas yang masih datang mencatat meteran di rumah-rumah,” ucapnya.

Nyoman menyebut, salah satu hal yang kerap terjadi yakni dugaan pencurian atau dugaan pemborosan listrik. Ujung-ujungnya pelanggan kemudian didenda. Jika tak membayar denda, maka terancam diputus. Nah, dugaan pemborosan atau dugaan pencurian ini yang terkadang tidak dipahami oleh masyarakat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/