alexametrics
28.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Pemkab Jember Gandeng KPK Siapkan Penyuluh Antikorupsi

Mobile_AP_Rectangle 1

“Kami siapkan pula diklat khusus sebelum dilantik. Mudah-mudahan terlaksana tepat waktu,” katanya. Sebanyak 161 kepala desa terpilih akan menerima bekal pemahaman antikorupsi.

Terkait kedatangan KPK ke Jember, Bupati menyebut sebagai sebuah kesempatan yang harus benar-benar dimanfaatkan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember menfasilitasi masyarakat, mulai dari anak TK hingga aktivis, untuk mendapatkan informasi dan edukasi tentang korupsi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mereka akan difasilitasi dalam kelas-kelas khusus. “Korupsi itu bukan ketika orang dewasa. Perlu pemahaman dan membangun imtegritas sejak anak-anak,” katanya.

“Jadi sosialisasi pencegahan korupsi bukan hanya urusan orang dewasa saja. Tetapi juga urusan anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, Komisioner KPK Saut Situmorang menyatakan, daerah yang dikunjungi Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi merupakan daerah yang memiliki kepala daerah yang berintegritas.

Karena itu, tujuan jelajah Bus KPK untuk memberikan edukasi dan pencegahan terjadinya korupsi. “Jangan sampai kepala daerah yang memiliki dedikasi dan integritas memerangi korupsi ini terjerat kasus korupsi,” katanya.

Saut menyatakan tidak ingin ada kepala daerah yang memiliki integritas menambah daftar jumlah tahanan KPK yang sampai saat ini mencapai lebih dari seribu.

“Saat ini tahanan KPK muai dari pengusaha, politisi, bupati, gubernur, dan menteri. Jumlahnya mencapai seribuan. Sudah, stop di angka itu, kalau bisa jangan ditambah lagi,” ujarnya.

“Makanya kami melakukan edukasi untuk melakukan pencegahan,” kata Saut Situmorang.

- Advertisement -

“Kami siapkan pula diklat khusus sebelum dilantik. Mudah-mudahan terlaksana tepat waktu,” katanya. Sebanyak 161 kepala desa terpilih akan menerima bekal pemahaman antikorupsi.

Terkait kedatangan KPK ke Jember, Bupati menyebut sebagai sebuah kesempatan yang harus benar-benar dimanfaatkan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember menfasilitasi masyarakat, mulai dari anak TK hingga aktivis, untuk mendapatkan informasi dan edukasi tentang korupsi.

Mereka akan difasilitasi dalam kelas-kelas khusus. “Korupsi itu bukan ketika orang dewasa. Perlu pemahaman dan membangun imtegritas sejak anak-anak,” katanya.

“Jadi sosialisasi pencegahan korupsi bukan hanya urusan orang dewasa saja. Tetapi juga urusan anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, Komisioner KPK Saut Situmorang menyatakan, daerah yang dikunjungi Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi merupakan daerah yang memiliki kepala daerah yang berintegritas.

Karena itu, tujuan jelajah Bus KPK untuk memberikan edukasi dan pencegahan terjadinya korupsi. “Jangan sampai kepala daerah yang memiliki dedikasi dan integritas memerangi korupsi ini terjerat kasus korupsi,” katanya.

Saut menyatakan tidak ingin ada kepala daerah yang memiliki integritas menambah daftar jumlah tahanan KPK yang sampai saat ini mencapai lebih dari seribu.

“Saat ini tahanan KPK muai dari pengusaha, politisi, bupati, gubernur, dan menteri. Jumlahnya mencapai seribuan. Sudah, stop di angka itu, kalau bisa jangan ditambah lagi,” ujarnya.

“Makanya kami melakukan edukasi untuk melakukan pencegahan,” kata Saut Situmorang.

“Kami siapkan pula diklat khusus sebelum dilantik. Mudah-mudahan terlaksana tepat waktu,” katanya. Sebanyak 161 kepala desa terpilih akan menerima bekal pemahaman antikorupsi.

Terkait kedatangan KPK ke Jember, Bupati menyebut sebagai sebuah kesempatan yang harus benar-benar dimanfaatkan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember menfasilitasi masyarakat, mulai dari anak TK hingga aktivis, untuk mendapatkan informasi dan edukasi tentang korupsi.

Mereka akan difasilitasi dalam kelas-kelas khusus. “Korupsi itu bukan ketika orang dewasa. Perlu pemahaman dan membangun imtegritas sejak anak-anak,” katanya.

“Jadi sosialisasi pencegahan korupsi bukan hanya urusan orang dewasa saja. Tetapi juga urusan anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, Komisioner KPK Saut Situmorang menyatakan, daerah yang dikunjungi Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi merupakan daerah yang memiliki kepala daerah yang berintegritas.

Karena itu, tujuan jelajah Bus KPK untuk memberikan edukasi dan pencegahan terjadinya korupsi. “Jangan sampai kepala daerah yang memiliki dedikasi dan integritas memerangi korupsi ini terjerat kasus korupsi,” katanya.

Saut menyatakan tidak ingin ada kepala daerah yang memiliki integritas menambah daftar jumlah tahanan KPK yang sampai saat ini mencapai lebih dari seribu.

“Saat ini tahanan KPK muai dari pengusaha, politisi, bupati, gubernur, dan menteri. Jumlahnya mencapai seribuan. Sudah, stop di angka itu, kalau bisa jangan ditambah lagi,” ujarnya.

“Makanya kami melakukan edukasi untuk melakukan pencegahan,” kata Saut Situmorang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/