alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Tanam Rumput Vetiver hingga Pasang EWS

Cara Pemkab Jember Cegah Bencana Sedini Mungkin

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pemerintah daerah menanam rumput vetiver. Rumput vetiver yang dipakai dalam mencegah longsor juga diterapkan oleh Pemkab Jember. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, rumput vetiver mulai ditanam.

Setelah apel kesiapsiagaan bencana, Bupati Jember Hendy Siswanto dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Jember menggelar penanaman rumput vetiver serta melakukan pengecekan early warning system (EWS).  “Vetiver ini luar biasa. Tingginya sekitar satu meter, tetapi akarnya bisa sampai lima meter,” ulasnya.

Perlu Kolaborasi dan Sinergi Atasi Bencana

Mobile_AP_Rectangle 2

Jika sudah tinggi, maka perlu dua orang untuk mencabut tanaman itu dari akarnya. “Hari ini, kami menanam dua ribu rumput vetiver di sekitar hulu Sungai Jompo sebagai bentuk antisipasi banjir,” katanya.

Sebelumnya, pihak provinsi juga telah menanam tanaman serupa sebanyak seribu vetiver di sekitar Jatiroto. Harapannya, berbagai upaya tersebut dapat mengantisipasi terjadinya bencana, terutama banjir dan longsor.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, vetiver menjadi salah satu solusi untuk menguatkan struktur tanah melalui akarnya yang dapat tumbuh hingga kedalaman lima meter. Dia menjelaskan, vetiver jenis Chrysophogon zizaionides tersebut bisa mencegah tanah longsor dan banjir. Lantaran memiliki akar yang kuat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pemerintah daerah menanam rumput vetiver. Rumput vetiver yang dipakai dalam mencegah longsor juga diterapkan oleh Pemkab Jember. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, rumput vetiver mulai ditanam.

Setelah apel kesiapsiagaan bencana, Bupati Jember Hendy Siswanto dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Jember menggelar penanaman rumput vetiver serta melakukan pengecekan early warning system (EWS).  “Vetiver ini luar biasa. Tingginya sekitar satu meter, tetapi akarnya bisa sampai lima meter,” ulasnya.

Perlu Kolaborasi dan Sinergi Atasi Bencana

Jika sudah tinggi, maka perlu dua orang untuk mencabut tanaman itu dari akarnya. “Hari ini, kami menanam dua ribu rumput vetiver di sekitar hulu Sungai Jompo sebagai bentuk antisipasi banjir,” katanya.

Sebelumnya, pihak provinsi juga telah menanam tanaman serupa sebanyak seribu vetiver di sekitar Jatiroto. Harapannya, berbagai upaya tersebut dapat mengantisipasi terjadinya bencana, terutama banjir dan longsor.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, vetiver menjadi salah satu solusi untuk menguatkan struktur tanah melalui akarnya yang dapat tumbuh hingga kedalaman lima meter. Dia menjelaskan, vetiver jenis Chrysophogon zizaionides tersebut bisa mencegah tanah longsor dan banjir. Lantaran memiliki akar yang kuat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pemerintah daerah menanam rumput vetiver. Rumput vetiver yang dipakai dalam mencegah longsor juga diterapkan oleh Pemkab Jember. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, rumput vetiver mulai ditanam.

Setelah apel kesiapsiagaan bencana, Bupati Jember Hendy Siswanto dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Jember menggelar penanaman rumput vetiver serta melakukan pengecekan early warning system (EWS).  “Vetiver ini luar biasa. Tingginya sekitar satu meter, tetapi akarnya bisa sampai lima meter,” ulasnya.

Perlu Kolaborasi dan Sinergi Atasi Bencana

Jika sudah tinggi, maka perlu dua orang untuk mencabut tanaman itu dari akarnya. “Hari ini, kami menanam dua ribu rumput vetiver di sekitar hulu Sungai Jompo sebagai bentuk antisipasi banjir,” katanya.

Sebelumnya, pihak provinsi juga telah menanam tanaman serupa sebanyak seribu vetiver di sekitar Jatiroto. Harapannya, berbagai upaya tersebut dapat mengantisipasi terjadinya bencana, terutama banjir dan longsor.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, vetiver menjadi salah satu solusi untuk menguatkan struktur tanah melalui akarnya yang dapat tumbuh hingga kedalaman lima meter. Dia menjelaskan, vetiver jenis Chrysophogon zizaionides tersebut bisa mencegah tanah longsor dan banjir. Lantaran memiliki akar yang kuat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/