alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Pantau Potensi dan Pemetaan Jember dari Udara

Mobile_AP_Rectangle 1

Bupati Hendy yang didampingi Wakil Bupati Gus Firjaun yakin Bandara Notohadinegoro akan bisa berkembang. Bandara tidak akan mati suri, manakala kerja sama terus terjalin. Baik antara pemerintah, TNI, Polri, maupun stake holder lain yang terkait. Bahkan, pesawat jurusan Jember-Bali dan Jember-Jakarta juga diupayakan bisa beroperasi di Bandara Notohadinegoro.

“Ke depan, runway penerbangan bandara akan diperlebar dan diperpanjang, supaya bisa menarik maskapai untuk singgah di Jember. Jakarta-Jember atau Jember-Denpasar harus bisa terlayani,” bebernya. Bupati Hendy pun meyakini olahraga kedirgantaraan akan bisa tumbuh di Jember seiring dengan bangkitnya Jember.

Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto mengungkap, parade pesawat itu tidak lain untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni. “Selain itu, untuk mengenalkan kedirgantaraan di Kabupaten Jember dan potensi olahraganya,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, parade pesawat juga dilakukan untuk meramaikan Bandara Notohadinegoro Jember. Bandara itu, menurutnya, punya potensi untuk aktif kembali. “Apalagi Jember punya potensi luar biasa. Kondisi perekonomiannya maupun wisatanya sangat potensial,” jelas Fajar.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, antusiasme warga yang berada di bandara maupun di sekitarnya cukup tinggi. Pada saat rombongan bupati kembali ke kota, banyak warga yang tetap nongkrong di sana. Bahkan, sebagian warga pun datang ke lokasi meski rombongan bupati sudah beranjak, untuk menyaksikan pesawat terbang.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Bupati Hendy yang didampingi Wakil Bupati Gus Firjaun yakin Bandara Notohadinegoro akan bisa berkembang. Bandara tidak akan mati suri, manakala kerja sama terus terjalin. Baik antara pemerintah, TNI, Polri, maupun stake holder lain yang terkait. Bahkan, pesawat jurusan Jember-Bali dan Jember-Jakarta juga diupayakan bisa beroperasi di Bandara Notohadinegoro.

“Ke depan, runway penerbangan bandara akan diperlebar dan diperpanjang, supaya bisa menarik maskapai untuk singgah di Jember. Jakarta-Jember atau Jember-Denpasar harus bisa terlayani,” bebernya. Bupati Hendy pun meyakini olahraga kedirgantaraan akan bisa tumbuh di Jember seiring dengan bangkitnya Jember.

Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto mengungkap, parade pesawat itu tidak lain untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni. “Selain itu, untuk mengenalkan kedirgantaraan di Kabupaten Jember dan potensi olahraganya,” ungkapnya.

Menurutnya, parade pesawat juga dilakukan untuk meramaikan Bandara Notohadinegoro Jember. Bandara itu, menurutnya, punya potensi untuk aktif kembali. “Apalagi Jember punya potensi luar biasa. Kondisi perekonomiannya maupun wisatanya sangat potensial,” jelas Fajar.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, antusiasme warga yang berada di bandara maupun di sekitarnya cukup tinggi. Pada saat rombongan bupati kembali ke kota, banyak warga yang tetap nongkrong di sana. Bahkan, sebagian warga pun datang ke lokasi meski rombongan bupati sudah beranjak, untuk menyaksikan pesawat terbang.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Bupati Hendy yang didampingi Wakil Bupati Gus Firjaun yakin Bandara Notohadinegoro akan bisa berkembang. Bandara tidak akan mati suri, manakala kerja sama terus terjalin. Baik antara pemerintah, TNI, Polri, maupun stake holder lain yang terkait. Bahkan, pesawat jurusan Jember-Bali dan Jember-Jakarta juga diupayakan bisa beroperasi di Bandara Notohadinegoro.

“Ke depan, runway penerbangan bandara akan diperlebar dan diperpanjang, supaya bisa menarik maskapai untuk singgah di Jember. Jakarta-Jember atau Jember-Denpasar harus bisa terlayani,” bebernya. Bupati Hendy pun meyakini olahraga kedirgantaraan akan bisa tumbuh di Jember seiring dengan bangkitnya Jember.

Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto mengungkap, parade pesawat itu tidak lain untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni. “Selain itu, untuk mengenalkan kedirgantaraan di Kabupaten Jember dan potensi olahraganya,” ungkapnya.

Menurutnya, parade pesawat juga dilakukan untuk meramaikan Bandara Notohadinegoro Jember. Bandara itu, menurutnya, punya potensi untuk aktif kembali. “Apalagi Jember punya potensi luar biasa. Kondisi perekonomiannya maupun wisatanya sangat potensial,” jelas Fajar.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, antusiasme warga yang berada di bandara maupun di sekitarnya cukup tinggi. Pada saat rombongan bupati kembali ke kota, banyak warga yang tetap nongkrong di sana. Bahkan, sebagian warga pun datang ke lokasi meski rombongan bupati sudah beranjak, untuk menyaksikan pesawat terbang.

 

 

Jurnalis : Nur Hariri
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/