alexametrics
20.1 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Masih Bingung Dengan Uji Coba Perubahan Arus di Jember? Baca ini

Mobile_AP_Rectangle 1

Perubahan arus lalu lintas itu juga diakuinya untuk mengurai kepadatan pengguna jalan, khususnya ketika memasuki Ramadan. Diprediksi, pada saat Ramadan hingga Lebaran kepadatan kendaraan semakin meningkat.

Dia juga membeberkan, beberapa ruas jalan yang diubah itu antara lain, dari Jalan Kartini simpang empat polres sampai dengan Grapari berlaku satu arah. Kemudian, dari Jalan Trunojoyo dapat belok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Ada juga ruas jalan yang diperbolehkan, yakni dari Jalan Trunojoyo bisa belok kanan ke arah Jalan Diponegoro. “Jalan A Yani dapat belok kanan ke Jalan Gatot Subroto. Lurus sampai dengan simpang empat polres dan berbelok kanan,” jelasnya.

Berikutnya, lanjut Gatot, untuk kendaraan roda empat dari Jalan Diponegoro ke Jalan Untung Suropati dilarang berbelok ke kiri. Namun, untuk kendaraan roda dua diperbolehkan. Kemudian, dari Jalan Kartini di simpang empat polres dilarang belok kiri ke Jalan Gatot Subroto, sehingga lurus sampai ke Hotel 88.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lalu, dari arah Jalan Samanhudi ke Jalan Untung Surapati dan Jalan Sultan Agung, diperbolehkan belok kanan. Dari Jalan Sultan Agung dapat belok kanan ke Jalan Diponegoro lurus hingga Hotel 88 dan wajib belok ke kiri ke Jalan Gatot Subroto. “Kita uji coba, mana yang lebih baik. Ini juga menyiapkan Ramadan. Terlebih aktivitas masyarakat juga meningkat lagi,” kata mantan kepala Diskominfo Jember ini.

Selain perubahan skema lalu lintas kendaraan, pihaknya juga tengah mengatur pola parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Khususnya di ruas Jalan Trunojoyo yang sering memakan bahu jalan. “Kami juga akan perketat dengan penempatan petugas-petugas kami di titik-titik itu,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai, Maulana
Fotografer :
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

Perubahan arus lalu lintas itu juga diakuinya untuk mengurai kepadatan pengguna jalan, khususnya ketika memasuki Ramadan. Diprediksi, pada saat Ramadan hingga Lebaran kepadatan kendaraan semakin meningkat.

Dia juga membeberkan, beberapa ruas jalan yang diubah itu antara lain, dari Jalan Kartini simpang empat polres sampai dengan Grapari berlaku satu arah. Kemudian, dari Jalan Trunojoyo dapat belok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Ada juga ruas jalan yang diperbolehkan, yakni dari Jalan Trunojoyo bisa belok kanan ke arah Jalan Diponegoro. “Jalan A Yani dapat belok kanan ke Jalan Gatot Subroto. Lurus sampai dengan simpang empat polres dan berbelok kanan,” jelasnya.

Berikutnya, lanjut Gatot, untuk kendaraan roda empat dari Jalan Diponegoro ke Jalan Untung Suropati dilarang berbelok ke kiri. Namun, untuk kendaraan roda dua diperbolehkan. Kemudian, dari Jalan Kartini di simpang empat polres dilarang belok kiri ke Jalan Gatot Subroto, sehingga lurus sampai ke Hotel 88.

Lalu, dari arah Jalan Samanhudi ke Jalan Untung Surapati dan Jalan Sultan Agung, diperbolehkan belok kanan. Dari Jalan Sultan Agung dapat belok kanan ke Jalan Diponegoro lurus hingga Hotel 88 dan wajib belok ke kiri ke Jalan Gatot Subroto. “Kita uji coba, mana yang lebih baik. Ini juga menyiapkan Ramadan. Terlebih aktivitas masyarakat juga meningkat lagi,” kata mantan kepala Diskominfo Jember ini.

Selain perubahan skema lalu lintas kendaraan, pihaknya juga tengah mengatur pola parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Khususnya di ruas Jalan Trunojoyo yang sering memakan bahu jalan. “Kami juga akan perketat dengan penempatan petugas-petugas kami di titik-titik itu,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai, Maulana
Fotografer :
Redaktur : Nur Hariri

Perubahan arus lalu lintas itu juga diakuinya untuk mengurai kepadatan pengguna jalan, khususnya ketika memasuki Ramadan. Diprediksi, pada saat Ramadan hingga Lebaran kepadatan kendaraan semakin meningkat.

Dia juga membeberkan, beberapa ruas jalan yang diubah itu antara lain, dari Jalan Kartini simpang empat polres sampai dengan Grapari berlaku satu arah. Kemudian, dari Jalan Trunojoyo dapat belok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Ada juga ruas jalan yang diperbolehkan, yakni dari Jalan Trunojoyo bisa belok kanan ke arah Jalan Diponegoro. “Jalan A Yani dapat belok kanan ke Jalan Gatot Subroto. Lurus sampai dengan simpang empat polres dan berbelok kanan,” jelasnya.

Berikutnya, lanjut Gatot, untuk kendaraan roda empat dari Jalan Diponegoro ke Jalan Untung Suropati dilarang berbelok ke kiri. Namun, untuk kendaraan roda dua diperbolehkan. Kemudian, dari Jalan Kartini di simpang empat polres dilarang belok kiri ke Jalan Gatot Subroto, sehingga lurus sampai ke Hotel 88.

Lalu, dari arah Jalan Samanhudi ke Jalan Untung Surapati dan Jalan Sultan Agung, diperbolehkan belok kanan. Dari Jalan Sultan Agung dapat belok kanan ke Jalan Diponegoro lurus hingga Hotel 88 dan wajib belok ke kiri ke Jalan Gatot Subroto. “Kita uji coba, mana yang lebih baik. Ini juga menyiapkan Ramadan. Terlebih aktivitas masyarakat juga meningkat lagi,” kata mantan kepala Diskominfo Jember ini.

Selain perubahan skema lalu lintas kendaraan, pihaknya juga tengah mengatur pola parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Khususnya di ruas Jalan Trunojoyo yang sering memakan bahu jalan. “Kami juga akan perketat dengan penempatan petugas-petugas kami di titik-titik itu,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai, Maulana
Fotografer :
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/