alexametrics
25.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Bupati Jember Hendy Siswanto Kecewa!

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Senin (27/12) lalu sejumlah warga Desa Garahan Kecamatan Silo, berbondong-bondong menolak adanya angkutan truk bermuatan berat yang melintas di jalan yang baru diaspal di Desa Garahan. Tercatat setidaknya ada sekitar 30 truk pengangkut pasir dan material lain yang melintas di daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan kekecewaannya. Mengingat jalan tersebut baru saja diaspal. “Jalan itu baru dibangun, truk yang lewat terlalu berat sehingga merusak jalan,” tegasnya. Dia menilai truk yang lewat jauh melebih kapasitas yang seharusnya dipenuhi. Yakni maksimal sekitar 8 ton per kendaraan.

Tentu saja, jika melebihi angka tersebut, dikhawatirkan bakal merusak jalan. “Jangan disalahkan jalannya karena kemampuan kami memang membangun jalan segitu. Kelas jalannya memang seperti itu dan tidak boleh dilebihkan,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Senin (27/12) lalu sejumlah warga Desa Garahan Kecamatan Silo, berbondong-bondong menolak adanya angkutan truk bermuatan berat yang melintas di jalan yang baru diaspal di Desa Garahan. Tercatat setidaknya ada sekitar 30 truk pengangkut pasir dan material lain yang melintas di daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan kekecewaannya. Mengingat jalan tersebut baru saja diaspal. “Jalan itu baru dibangun, truk yang lewat terlalu berat sehingga merusak jalan,” tegasnya. Dia menilai truk yang lewat jauh melebih kapasitas yang seharusnya dipenuhi. Yakni maksimal sekitar 8 ton per kendaraan.

Tentu saja, jika melebihi angka tersebut, dikhawatirkan bakal merusak jalan. “Jangan disalahkan jalannya karena kemampuan kami memang membangun jalan segitu. Kelas jalannya memang seperti itu dan tidak boleh dilebihkan,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Senin (27/12) lalu sejumlah warga Desa Garahan Kecamatan Silo, berbondong-bondong menolak adanya angkutan truk bermuatan berat yang melintas di jalan yang baru diaspal di Desa Garahan. Tercatat setidaknya ada sekitar 30 truk pengangkut pasir dan material lain yang melintas di daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan kekecewaannya. Mengingat jalan tersebut baru saja diaspal. “Jalan itu baru dibangun, truk yang lewat terlalu berat sehingga merusak jalan,” tegasnya. Dia menilai truk yang lewat jauh melebih kapasitas yang seharusnya dipenuhi. Yakni maksimal sekitar 8 ton per kendaraan.

Tentu saja, jika melebihi angka tersebut, dikhawatirkan bakal merusak jalan. “Jangan disalahkan jalannya karena kemampuan kami memang membangun jalan segitu. Kelas jalannya memang seperti itu dan tidak boleh dilebihkan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/