alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dewan Sempat Hentikan Proyek Semanggi

Bakal Jadi Sasaran Penyelidikan Hak Angket DPRD

Mobile_AP_Rectangle 1

Tak hanya itu, David menyebut pihaknya juga bakal menyoroti adanya penambahan item pekerjaan. Penambahan itu diduga berpengaruh pada penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD Jember tahun 2019. “Ada penambahan item, berarti ada pula perubahan rencana anggaran biaya (RAB). Hal ini tentu berdampak pada anggaran,” ulasnya.

Sementara Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, ada sejumlah proyek di Jember seperti revitalisasi jembatan dan proyek lain yang belum selesai akan masuk ke agenda pansus. Hal itu penting dilakukan karena perencanaan pembangunan dinilai kurang matang, sehingga ada sejumlah proyek yang berpotensi molor dan masih dikerjakan pada 2020 mendatang. “Masuk agenda pansus seperti yang sudah disepakati dalam rapat paripurna,” jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pasca sidak dini hari kemarin, pada pagi dan siang harinya pekerjaan proyek di Jembatan Semanggi itu rupanya masih tetap dilanjutkan. Sejumlah pekerja terlihat sibuk dengan tugasnya masing-masing di sekitar jembatan yang dibangun tahun 1980-an itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Revitalisasi yang mempercantik Jembatan Semanggi dengan model pelangi ini, dinilai warga menghambur-hamburkan uang APBD. Nilai anggarannya yang mencapai Rp 4,4 miliar lebih dianggap terlalu besar. Beberapa orang ada yang sempat turun aksi karena memandang revitalisasi itu tak memberi manfaat. Bahkan, ada warga ada menyoroti uang Rp 4,4 miliar tersebut bisa dibuat membangun jembatan baru di lokasi lain.

- Advertisement -

Tak hanya itu, David menyebut pihaknya juga bakal menyoroti adanya penambahan item pekerjaan. Penambahan itu diduga berpengaruh pada penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD Jember tahun 2019. “Ada penambahan item, berarti ada pula perubahan rencana anggaran biaya (RAB). Hal ini tentu berdampak pada anggaran,” ulasnya.

Sementara Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, ada sejumlah proyek di Jember seperti revitalisasi jembatan dan proyek lain yang belum selesai akan masuk ke agenda pansus. Hal itu penting dilakukan karena perencanaan pembangunan dinilai kurang matang, sehingga ada sejumlah proyek yang berpotensi molor dan masih dikerjakan pada 2020 mendatang. “Masuk agenda pansus seperti yang sudah disepakati dalam rapat paripurna,” jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pasca sidak dini hari kemarin, pada pagi dan siang harinya pekerjaan proyek di Jembatan Semanggi itu rupanya masih tetap dilanjutkan. Sejumlah pekerja terlihat sibuk dengan tugasnya masing-masing di sekitar jembatan yang dibangun tahun 1980-an itu.

Revitalisasi yang mempercantik Jembatan Semanggi dengan model pelangi ini, dinilai warga menghambur-hamburkan uang APBD. Nilai anggarannya yang mencapai Rp 4,4 miliar lebih dianggap terlalu besar. Beberapa orang ada yang sempat turun aksi karena memandang revitalisasi itu tak memberi manfaat. Bahkan, ada warga ada menyoroti uang Rp 4,4 miliar tersebut bisa dibuat membangun jembatan baru di lokasi lain.

Tak hanya itu, David menyebut pihaknya juga bakal menyoroti adanya penambahan item pekerjaan. Penambahan itu diduga berpengaruh pada penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD Jember tahun 2019. “Ada penambahan item, berarti ada pula perubahan rencana anggaran biaya (RAB). Hal ini tentu berdampak pada anggaran,” ulasnya.

Sementara Ketua Komisi A Tabroni menyampaikan, ada sejumlah proyek di Jember seperti revitalisasi jembatan dan proyek lain yang belum selesai akan masuk ke agenda pansus. Hal itu penting dilakukan karena perencanaan pembangunan dinilai kurang matang, sehingga ada sejumlah proyek yang berpotensi molor dan masih dikerjakan pada 2020 mendatang. “Masuk agenda pansus seperti yang sudah disepakati dalam rapat paripurna,” jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, pasca sidak dini hari kemarin, pada pagi dan siang harinya pekerjaan proyek di Jembatan Semanggi itu rupanya masih tetap dilanjutkan. Sejumlah pekerja terlihat sibuk dengan tugasnya masing-masing di sekitar jembatan yang dibangun tahun 1980-an itu.

Revitalisasi yang mempercantik Jembatan Semanggi dengan model pelangi ini, dinilai warga menghambur-hamburkan uang APBD. Nilai anggarannya yang mencapai Rp 4,4 miliar lebih dianggap terlalu besar. Beberapa orang ada yang sempat turun aksi karena memandang revitalisasi itu tak memberi manfaat. Bahkan, ada warga ada menyoroti uang Rp 4,4 miliar tersebut bisa dibuat membangun jembatan baru di lokasi lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/