alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Bacabup Tak Hadir, Nggak Penting!

PDIP Minta Komitmen Tokoh untuk Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belasan tokoh yang menjadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) diundang ke kantor PDIP kemarin (28/12). Dari sebanyak 12 orang yang tercatat telah mendaftar, hanya sepuluh orang yang hadir. Sementara dua orang lain yang tidak hadir dinilai oleh partai mocong putih itu sebagai hal yang tidak penting.

Undangan terhadap belasan tokoh ke kantor PDIP yang berlokasi di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang disampaikan Ketua PDIP Jember, Arif Wibowo. Menurutnya, PDIP memanggil semua bacabup-bacawabup yang sudah daftar melalui partai moncong putih tersebut. Hal itu dilakukan untuk menjalani tahapan penjaringan yakni berupa penyampaian komitmen  bakal calon terhadap masyarakat dan partai.

“Dari belasan bakal calon yang kami panggil, yang hadir hanya sepuluh orang. Sedangkan yang tidak hadir, nggak penting,” kata Arif Wibowo yang kemudian menjelaskan, mereka yang tidak hadir menganggap PDIP tidak penting, sehingga tokoh yang tak hadir itu pun dianggap tidak penting pula oleh PDIP.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terlepas dari mereka yang hadir dan yang tidak, Arif menjelaskan, pemanggilan terhadap belasan bacabup-bacawabup dilakukan untuk mengetahui komitmen mereka pada warga Jember, termasuk kepada partai. “Agar semua kader tahu, termasuk masyarakat apa komitmen para bakal calon,” jelasnya.

Menurutnya, komitmen mereka penting diketahui bersama agar nama yang direkomendasikan nanti benar-benar bisa meyakinkan kader dan masyarakat. “Bahwa komitmen mereka akan mensejahterakan rakyat Jember,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belasan tokoh yang menjadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) diundang ke kantor PDIP kemarin (28/12). Dari sebanyak 12 orang yang tercatat telah mendaftar, hanya sepuluh orang yang hadir. Sementara dua orang lain yang tidak hadir dinilai oleh partai mocong putih itu sebagai hal yang tidak penting.

Undangan terhadap belasan tokoh ke kantor PDIP yang berlokasi di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang disampaikan Ketua PDIP Jember, Arif Wibowo. Menurutnya, PDIP memanggil semua bacabup-bacawabup yang sudah daftar melalui partai moncong putih tersebut. Hal itu dilakukan untuk menjalani tahapan penjaringan yakni berupa penyampaian komitmen  bakal calon terhadap masyarakat dan partai.

“Dari belasan bakal calon yang kami panggil, yang hadir hanya sepuluh orang. Sedangkan yang tidak hadir, nggak penting,” kata Arif Wibowo yang kemudian menjelaskan, mereka yang tidak hadir menganggap PDIP tidak penting, sehingga tokoh yang tak hadir itu pun dianggap tidak penting pula oleh PDIP.

Terlepas dari mereka yang hadir dan yang tidak, Arif menjelaskan, pemanggilan terhadap belasan bacabup-bacawabup dilakukan untuk mengetahui komitmen mereka pada warga Jember, termasuk kepada partai. “Agar semua kader tahu, termasuk masyarakat apa komitmen para bakal calon,” jelasnya.

Menurutnya, komitmen mereka penting diketahui bersama agar nama yang direkomendasikan nanti benar-benar bisa meyakinkan kader dan masyarakat. “Bahwa komitmen mereka akan mensejahterakan rakyat Jember,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belasan tokoh yang menjadi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) diundang ke kantor PDIP kemarin (28/12). Dari sebanyak 12 orang yang tercatat telah mendaftar, hanya sepuluh orang yang hadir. Sementara dua orang lain yang tidak hadir dinilai oleh partai mocong putih itu sebagai hal yang tidak penting.

Undangan terhadap belasan tokoh ke kantor PDIP yang berlokasi di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang disampaikan Ketua PDIP Jember, Arif Wibowo. Menurutnya, PDIP memanggil semua bacabup-bacawabup yang sudah daftar melalui partai moncong putih tersebut. Hal itu dilakukan untuk menjalani tahapan penjaringan yakni berupa penyampaian komitmen  bakal calon terhadap masyarakat dan partai.

“Dari belasan bakal calon yang kami panggil, yang hadir hanya sepuluh orang. Sedangkan yang tidak hadir, nggak penting,” kata Arif Wibowo yang kemudian menjelaskan, mereka yang tidak hadir menganggap PDIP tidak penting, sehingga tokoh yang tak hadir itu pun dianggap tidak penting pula oleh PDIP.

Terlepas dari mereka yang hadir dan yang tidak, Arif menjelaskan, pemanggilan terhadap belasan bacabup-bacawabup dilakukan untuk mengetahui komitmen mereka pada warga Jember, termasuk kepada partai. “Agar semua kader tahu, termasuk masyarakat apa komitmen para bakal calon,” jelasnya.

Menurutnya, komitmen mereka penting diketahui bersama agar nama yang direkomendasikan nanti benar-benar bisa meyakinkan kader dan masyarakat. “Bahwa komitmen mereka akan mensejahterakan rakyat Jember,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/