23.7 C
Jember
Saturday, 4 February 2023

Kecamatan Panti Awali Penegasan Batas Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

Menurutnya, sejauh ini masih banyak kepala desa di Kecamatan Panti yang belum mengerti secara detail di mana letak perbatasan desanya. Hal ini dinilai akan menjadi benih konflik antarwarga desa. Oleh karenanya, Kecamatan Panti mulai mempertegas perbatasan tersebut, serta akan dibangun pembatas nantinya. “Banyak kades yang belum tahu mana batas desanya, makanya kami tekankan untuk musyawarah, sehingga nanti akan dibangun batas desa,” imbuhnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Panti.

Fathullah mengatakan, batas-batas desa di Kecamatan Panti dapat dilihat dari sungai, gang kecil, jalan, serta tanda pembatas. Hal itu akan dipadukan dengan peta desa masing-masing. Kesesuaian tersebut akan menjadi kesepakatan bersama antara kedua belah pihak. “Nanti tinggal mengikuti sungai itu batasnya,” terangnya.

Selanjutnya, jajaran Muspika Kecamatan Panti juga akan memanggil dua desa berikutnya, yakni Desa Suci dan Desa Panti. Dengan target tahun 2023 nanti semua batas desa se-Kecamatan Panti telah jelas. “Setiap hari kami panggil dua desa untuk musyawarah batas desa,” pungkasnya. (kr/mun/c2/bud)

- Advertisement -

Menurutnya, sejauh ini masih banyak kepala desa di Kecamatan Panti yang belum mengerti secara detail di mana letak perbatasan desanya. Hal ini dinilai akan menjadi benih konflik antarwarga desa. Oleh karenanya, Kecamatan Panti mulai mempertegas perbatasan tersebut, serta akan dibangun pembatas nantinya. “Banyak kades yang belum tahu mana batas desanya, makanya kami tekankan untuk musyawarah, sehingga nanti akan dibangun batas desa,” imbuhnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Panti.

Fathullah mengatakan, batas-batas desa di Kecamatan Panti dapat dilihat dari sungai, gang kecil, jalan, serta tanda pembatas. Hal itu akan dipadukan dengan peta desa masing-masing. Kesesuaian tersebut akan menjadi kesepakatan bersama antara kedua belah pihak. “Nanti tinggal mengikuti sungai itu batasnya,” terangnya.

Selanjutnya, jajaran Muspika Kecamatan Panti juga akan memanggil dua desa berikutnya, yakni Desa Suci dan Desa Panti. Dengan target tahun 2023 nanti semua batas desa se-Kecamatan Panti telah jelas. “Setiap hari kami panggil dua desa untuk musyawarah batas desa,” pungkasnya. (kr/mun/c2/bud)

Menurutnya, sejauh ini masih banyak kepala desa di Kecamatan Panti yang belum mengerti secara detail di mana letak perbatasan desanya. Hal ini dinilai akan menjadi benih konflik antarwarga desa. Oleh karenanya, Kecamatan Panti mulai mempertegas perbatasan tersebut, serta akan dibangun pembatas nantinya. “Banyak kades yang belum tahu mana batas desanya, makanya kami tekankan untuk musyawarah, sehingga nanti akan dibangun batas desa,” imbuhnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Panti.

Fathullah mengatakan, batas-batas desa di Kecamatan Panti dapat dilihat dari sungai, gang kecil, jalan, serta tanda pembatas. Hal itu akan dipadukan dengan peta desa masing-masing. Kesesuaian tersebut akan menjadi kesepakatan bersama antara kedua belah pihak. “Nanti tinggal mengikuti sungai itu batasnya,” terangnya.

Selanjutnya, jajaran Muspika Kecamatan Panti juga akan memanggil dua desa berikutnya, yakni Desa Suci dan Desa Panti. Dengan target tahun 2023 nanti semua batas desa se-Kecamatan Panti telah jelas. “Setiap hari kami panggil dua desa untuk musyawarah batas desa,” pungkasnya. (kr/mun/c2/bud)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca