30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Kecamatan Panti Awali Penegasan Batas Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

PANTI, Radar Jember – Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panti mengawali program penegasan batas desa dengan mempertemukan pihak Desa Pakis dengan Desa Suci di kantor kecamatan, kemarin (29/9). Kegiatan itu sekaligus menindaklanjuti program bupati tentang penegasan batas desa se-Jember.

BACA JUGA : Bukan Kanvas dan Kuas, Pria di Jember Ini Melukis di Kayu Gunakan Solder

Ketidakjelasan batas desa akan berpotensi memicu konflik antarwarga, bahkan dapat menghambat proses pembangunan di desa. Sebab, setiap desa memiliki batas yang telah diakui sah secara hukum. Namun, sering kali di lapangan batas tersebut mengalami pergeseran atau tidak adanya tanda pembatas. Untuk itu, Camat Panti mengawali penegasan batas desa se-Kecamatan Panti dimulai dari dua desa, yakni Desa Pakis dan Desa Suci.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Panti Fathullah menjelaskan, hari ini adalah pemanggilan pertama dua kepala desa untuk membahas batas desa. Keduanya membawa peta masing-masing. Kemudian, musyawarah mufakat terkait titik koordinat batas desa. “Nanti, kedua peta tersebut akan dipadukan, di mana letak batas desa masing-masing,” katanya.

- Advertisement -

PANTI, Radar Jember – Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panti mengawali program penegasan batas desa dengan mempertemukan pihak Desa Pakis dengan Desa Suci di kantor kecamatan, kemarin (29/9). Kegiatan itu sekaligus menindaklanjuti program bupati tentang penegasan batas desa se-Jember.

BACA JUGA : Bukan Kanvas dan Kuas, Pria di Jember Ini Melukis di Kayu Gunakan Solder

Ketidakjelasan batas desa akan berpotensi memicu konflik antarwarga, bahkan dapat menghambat proses pembangunan di desa. Sebab, setiap desa memiliki batas yang telah diakui sah secara hukum. Namun, sering kali di lapangan batas tersebut mengalami pergeseran atau tidak adanya tanda pembatas. Untuk itu, Camat Panti mengawali penegasan batas desa se-Kecamatan Panti dimulai dari dua desa, yakni Desa Pakis dan Desa Suci.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Panti Fathullah menjelaskan, hari ini adalah pemanggilan pertama dua kepala desa untuk membahas batas desa. Keduanya membawa peta masing-masing. Kemudian, musyawarah mufakat terkait titik koordinat batas desa. “Nanti, kedua peta tersebut akan dipadukan, di mana letak batas desa masing-masing,” katanya.

PANTI, Radar Jember – Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panti mengawali program penegasan batas desa dengan mempertemukan pihak Desa Pakis dengan Desa Suci di kantor kecamatan, kemarin (29/9). Kegiatan itu sekaligus menindaklanjuti program bupati tentang penegasan batas desa se-Jember.

BACA JUGA : Bukan Kanvas dan Kuas, Pria di Jember Ini Melukis di Kayu Gunakan Solder

Ketidakjelasan batas desa akan berpotensi memicu konflik antarwarga, bahkan dapat menghambat proses pembangunan di desa. Sebab, setiap desa memiliki batas yang telah diakui sah secara hukum. Namun, sering kali di lapangan batas tersebut mengalami pergeseran atau tidak adanya tanda pembatas. Untuk itu, Camat Panti mengawali penegasan batas desa se-Kecamatan Panti dimulai dari dua desa, yakni Desa Pakis dan Desa Suci.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Panti Fathullah menjelaskan, hari ini adalah pemanggilan pertama dua kepala desa untuk membahas batas desa. Keduanya membawa peta masing-masing. Kemudian, musyawarah mufakat terkait titik koordinat batas desa. “Nanti, kedua peta tersebut akan dipadukan, di mana letak batas desa masing-masing,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/