alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Arus Satu Arah ke Alun-Alun Jember akan Mulai Dicoba

Mobile_AP_Rectangle 1

SLAWU, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pedagang yang berada di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, mengeluh, kemarin (27/9) siang. Sebab, sekitar pukul 14.00 ke atas, jalanan tersebut mulai sepi. Akibatnya, pendapatan mereka kalah jika dibandingkan dengan pedagang-pedagang yang mangkal di daerah lain.

Hal serupa juga kerap ditemui di sejumlah titik. Bagaimana tidak, kepadatan lalu lintas yang terpusat di kota mengakibatkan laju perekonomian tidak merata. Karena itu, masyarakat Jember membutuhkan jalan keluar agar mendapatkan hak yang sama.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya bakal segera merealisasikan pelaksanaan traffic management pada sejumlah jalan di Jember. “Rencananya, mengubah akses jalan mulai Argopuro menuju Alun-Alun Jember menjadi jalan satu arah,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, untuk jangka panjangnya, pihaknya juga bakal mengubah akses mulai perempatan Mangli hingga Alun-Alun Jember menjadi satu jalur. Dengan begitu, jalanan di wilayah selatan dan utara bisa digunakan untuk para pengendara kembali ke barat. “Jadi, kalau kembali ke barat harus muter seperti sistem air mancur,” ujarnya.

Rencana ini bertujuan agar jalan-jalan kecil bisa menjadi ramai. Harapannya, hal tersebut bisa membuat pergerakan ekonomi di sejumlah titik yang awalnya sepi menjadi lebih berkembang. Namun, hal tersebut masih bakal diuji coba lebih dulu. “Satu–dua bulan lagi lah,” imbuhnya.

- Advertisement -

SLAWU, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pedagang yang berada di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, mengeluh, kemarin (27/9) siang. Sebab, sekitar pukul 14.00 ke atas, jalanan tersebut mulai sepi. Akibatnya, pendapatan mereka kalah jika dibandingkan dengan pedagang-pedagang yang mangkal di daerah lain.

Hal serupa juga kerap ditemui di sejumlah titik. Bagaimana tidak, kepadatan lalu lintas yang terpusat di kota mengakibatkan laju perekonomian tidak merata. Karena itu, masyarakat Jember membutuhkan jalan keluar agar mendapatkan hak yang sama.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya bakal segera merealisasikan pelaksanaan traffic management pada sejumlah jalan di Jember. “Rencananya, mengubah akses jalan mulai Argopuro menuju Alun-Alun Jember menjadi jalan satu arah,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk jangka panjangnya, pihaknya juga bakal mengubah akses mulai perempatan Mangli hingga Alun-Alun Jember menjadi satu jalur. Dengan begitu, jalanan di wilayah selatan dan utara bisa digunakan untuk para pengendara kembali ke barat. “Jadi, kalau kembali ke barat harus muter seperti sistem air mancur,” ujarnya.

Rencana ini bertujuan agar jalan-jalan kecil bisa menjadi ramai. Harapannya, hal tersebut bisa membuat pergerakan ekonomi di sejumlah titik yang awalnya sepi menjadi lebih berkembang. Namun, hal tersebut masih bakal diuji coba lebih dulu. “Satu–dua bulan lagi lah,” imbuhnya.

SLAWU, RADARJEMBER.ID – Sejumlah pedagang yang berada di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, mengeluh, kemarin (27/9) siang. Sebab, sekitar pukul 14.00 ke atas, jalanan tersebut mulai sepi. Akibatnya, pendapatan mereka kalah jika dibandingkan dengan pedagang-pedagang yang mangkal di daerah lain.

Hal serupa juga kerap ditemui di sejumlah titik. Bagaimana tidak, kepadatan lalu lintas yang terpusat di kota mengakibatkan laju perekonomian tidak merata. Karena itu, masyarakat Jember membutuhkan jalan keluar agar mendapatkan hak yang sama.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya bakal segera merealisasikan pelaksanaan traffic management pada sejumlah jalan di Jember. “Rencananya, mengubah akses jalan mulai Argopuro menuju Alun-Alun Jember menjadi jalan satu arah,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk jangka panjangnya, pihaknya juga bakal mengubah akses mulai perempatan Mangli hingga Alun-Alun Jember menjadi satu jalur. Dengan begitu, jalanan di wilayah selatan dan utara bisa digunakan untuk para pengendara kembali ke barat. “Jadi, kalau kembali ke barat harus muter seperti sistem air mancur,” ujarnya.

Rencana ini bertujuan agar jalan-jalan kecil bisa menjadi ramai. Harapannya, hal tersebut bisa membuat pergerakan ekonomi di sejumlah titik yang awalnya sepi menjadi lebih berkembang. Namun, hal tersebut masih bakal diuji coba lebih dulu. “Satu–dua bulan lagi lah,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/