JEMBER, RADARJEMEBR.ID – PANDEMI tidak menjadi penghalang untuk membuka usaha baru. Meski banyak pengusaha bisnis yang gulung tikar karena pagebluk, namun bagi tiga mahasiswa Jember ini pandemi justru menjadi peluang untuk mendapatkan pundi-pundi penghasilan.

Ketiganya adalah Ilma, Shofa, dan Natasya. Usaha atau bisnis olahan kudapan pisang ini baru dirintis pada 6 Juli lalu. Usianya pun belum genap satu bulan. Motivasi ketiganya adalah mengisi waktu luang di tengah pembelajaran daring, juga sebagai ikhtiar untuk bisa mandiri secara finansial. Minimal, mereka tidak lagi minta uang jajan kepada orang tuanya.

Ilma dan dua temannya sempat ragu dengan usaha produksi kudapan berbahan pisang ini. Terlebih, usaha itu baru dimulai sejak aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diterapkan. Namun, mereka optimistis bahwa dengan kekuatan relasi yang telah dimiliki, usaha atau bisnis kudapan pisang ini tidak sampai gulung tikar.

“Kami bertiga memiliki beberapa relasi yang cukup luas. Ini menjadi peluang besar untuk market kami,” kata dara bernama Dwi Ilma Damayanti tersebut.

Kudapan pisang milik Ilma ini cukup unik. Sebab, kudapan tersebut menghadirkan perpaduan cita rasa pisang yang dibalut dengan adonan tepung yang crispy. Begitu pun dengan olahan kejunya. Kemudian, ditaburi dengan saus matcha, cokelat, dan lainnya. Mereka menamai produk kudapannya dengan nama “pisang aroma” dan “keju aroma”.