alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Patuhi Aturan Presiden, Bupati Hendy Tiadakan Open House

Mobile_AP_Rectangle 1

GUMUKMAS, Radar Jember – Pada Hari Raya Idul Fitri mendatang Bupati Jember Hendy Siswanto meniadakan open house. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait larangan buka puasa bersama dan open house.

Bupati Hendy menjelaskan, larangan itu hanya untuk pejabat negara maupun pemerintah. “Kami memang tidak menggelar open house. Akan tetapi, kami tetap membuka biasa saja,” ujarnya. Artinya, tidak membuka untuk masyarakat umum. Hanya kerabat dekat dan keluarga.

Baginya, ditiadakannya open house tersebut untuk mematuhi aturan pemerintah pusat. Kendati demikian, melihat Pendapa Wahyawibawagraha juga merupakan rumah untuk masyarakat, pihaknya akan tetap membuka pintu pendapa selama Lebaran.  “Ya karena saya yang menjaga pendapa. Jadi, mau tidak mau tetap saya buka. Akan tetapi, saya tegaskan cuma membuka pintu biasa saja,” tegasnya.

- Advertisement -

GUMUKMAS, Radar Jember – Pada Hari Raya Idul Fitri mendatang Bupati Jember Hendy Siswanto meniadakan open house. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait larangan buka puasa bersama dan open house.

Bupati Hendy menjelaskan, larangan itu hanya untuk pejabat negara maupun pemerintah. “Kami memang tidak menggelar open house. Akan tetapi, kami tetap membuka biasa saja,” ujarnya. Artinya, tidak membuka untuk masyarakat umum. Hanya kerabat dekat dan keluarga.

Baginya, ditiadakannya open house tersebut untuk mematuhi aturan pemerintah pusat. Kendati demikian, melihat Pendapa Wahyawibawagraha juga merupakan rumah untuk masyarakat, pihaknya akan tetap membuka pintu pendapa selama Lebaran.  “Ya karena saya yang menjaga pendapa. Jadi, mau tidak mau tetap saya buka. Akan tetapi, saya tegaskan cuma membuka pintu biasa saja,” tegasnya.

GUMUKMAS, Radar Jember – Pada Hari Raya Idul Fitri mendatang Bupati Jember Hendy Siswanto meniadakan open house. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait larangan buka puasa bersama dan open house.

Bupati Hendy menjelaskan, larangan itu hanya untuk pejabat negara maupun pemerintah. “Kami memang tidak menggelar open house. Akan tetapi, kami tetap membuka biasa saja,” ujarnya. Artinya, tidak membuka untuk masyarakat umum. Hanya kerabat dekat dan keluarga.

Baginya, ditiadakannya open house tersebut untuk mematuhi aturan pemerintah pusat. Kendati demikian, melihat Pendapa Wahyawibawagraha juga merupakan rumah untuk masyarakat, pihaknya akan tetap membuka pintu pendapa selama Lebaran.  “Ya karena saya yang menjaga pendapa. Jadi, mau tidak mau tetap saya buka. Akan tetapi, saya tegaskan cuma membuka pintu biasa saja,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/