alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Belum Seumur Jagung, Aspal Ngelupas

Pemkab Perlu Turun Tangan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKOSARI, Radar Jember – Jalan penghubung Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, dengan Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, sudah mengelupas. Padahal jalan yang sering rusak itu baru saja dilakukan pengaspalan. Namun, sekarang sudah mengelupas lagi.

“Memang jalan penghubung dua kecamatan tersebut banyak yang mengelupas. Seperti kurang cairan saat dilakukan pengaspalan. Sehingga aspalnya bergeser seperti tidak lekat dengan lapisan aspal yang bawah,” ujar warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono.

Hal itu juga disampaikan Anderanus, warga Desa Sukowono. Dia mengaku setiap lewat di jalan tersebut aspalnya banyak yang bergerak. Aspal yang bergerak bukan hanya di satu atau dua titik. “Tetapi hampir sepanjang 1 kilometer jalan aspal yang bergeser. Aspal yang baru dengan lapisan bawah tidak lengket,” ujarnya.

- Advertisement -

SUKOSARI, Radar Jember – Jalan penghubung Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, dengan Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, sudah mengelupas. Padahal jalan yang sering rusak itu baru saja dilakukan pengaspalan. Namun, sekarang sudah mengelupas lagi.

“Memang jalan penghubung dua kecamatan tersebut banyak yang mengelupas. Seperti kurang cairan saat dilakukan pengaspalan. Sehingga aspalnya bergeser seperti tidak lekat dengan lapisan aspal yang bawah,” ujar warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono.

Hal itu juga disampaikan Anderanus, warga Desa Sukowono. Dia mengaku setiap lewat di jalan tersebut aspalnya banyak yang bergerak. Aspal yang bergerak bukan hanya di satu atau dua titik. “Tetapi hampir sepanjang 1 kilometer jalan aspal yang bergeser. Aspal yang baru dengan lapisan bawah tidak lengket,” ujarnya.

SUKOSARI, Radar Jember – Jalan penghubung Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, dengan Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, sudah mengelupas. Padahal jalan yang sering rusak itu baru saja dilakukan pengaspalan. Namun, sekarang sudah mengelupas lagi.

“Memang jalan penghubung dua kecamatan tersebut banyak yang mengelupas. Seperti kurang cairan saat dilakukan pengaspalan. Sehingga aspalnya bergeser seperti tidak lekat dengan lapisan aspal yang bawah,” ujar warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono.

Hal itu juga disampaikan Anderanus, warga Desa Sukowono. Dia mengaku setiap lewat di jalan tersebut aspalnya banyak yang bergerak. Aspal yang bergerak bukan hanya di satu atau dua titik. “Tetapi hampir sepanjang 1 kilometer jalan aspal yang bergeser. Aspal yang baru dengan lapisan bawah tidak lengket,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/