alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Semua Lolos, kok Muncul Banding?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komite Pemilihan Kongres Luar Biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember akhirnya menetapkan sebelas nama yang masuk bursa calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif atau exco. Dengan lolosnya sebelas nama tersebut, berarti tidak ada yang gugur dalam fase verifikasi. Walau semua lolos, dalam sesi ini muncul keinginan untuk banding.

Dari hasil verifikasi, muncul sebelas nama yang menjadi bakal calon pengurus Askab PSSI Jember. Terbagi menjadi tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan enam nama calon exco.

Di sela-sela pengumuman sekaligus konferensi pers, kemarin (29/4), di Sekretariat Askab PSSI Jember, tiba-tiba muncul interupsi dari Joni Budi Utomo, yang diketahui merupakan Ketua Klub Macan Putih. Joni melakukan interupsi tersebut karena bertanya-tanya apakah komite pemilihan berjalan baik dan benar. Sebab, kata dia, dalam Statuta PSSI Pasal 34 ayat 4 diterangkan bahwa calon usianya di atas 30 tahun dan sekurang-kurangnya aktif dunia sepak bola selama lima tahun. Pernyataan yang sama juga dilayangkan secara tertulis oleh Persatuan Sepak Putra Sukorejo (PSPS).

Setelah ditelusuri, kehadiran Joni merupakan perwakilan dari salah satu bakal calon ketua, yakni Ardi Pujo Prabowo. Dalam penetapan hasil verifikasi tersebut, dari tiga calon ketua Askab PSSI, yakni Moch Iksan, Ardi Pujo Prabowo, dan Try Sandi Apriana, hanya Ardi yang tidak hadir.

“Saya tidak bisa hadir, karena ada keperluan perihal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) di Surabaya,” tuturnya ketika dikonfirmasi secara terpisah. Kehadiran Ardi diwakili oleh Syaiful dan Joni dalam pengumuman hasil verifikasi.

Namun, Ketua Komite Pemilihan Kongres Askab PSSI Jember Bambang Siswanto menegaskan tidak ada sesi tanya jawab. Sebab, acara tersebut adalah pengumuman hasil verifikasi dan penetapan. “Agenda ini adalah hasil verifikasi,” jelas Bambang.

Bambang menerangkan, jika ada yang keberatan dengan keputusan dari hasil verifikasi tersebut, akan disediakan wadah aspirasi ke komisi banding. Bahkan, kata dia, dari semua yang mendaftar, semuanya lolos. “Artinya, tidak ada yang tidak lolos dalam verifikasi tersebut,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/