alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Dikira Razia, Ternyata Bagikan Masker

PPKM Mikro Desa Kertosari Siapkan 3 Ribu Masker

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di jalan raya jurusan Jember-Silo, tepatnya di depan Kantor Induk Kebun Kertosari, mendadak menghentikan kendaraan. Pasalnya, dari kejauhan tampak sejumlah orang berseragam polisi bersiaga di pinggir jalan. Mereka mengira ada razia surat kelengkapan kendaraan sepeda motor. Beberapa bahkan tampak putar balik demi menghindari razia.

Namun, ternyata para anggota polisi ini merupakan bagian dari petugas gabungan. Mulai dari perangkat Desa Kertosari serta babinsa dan bhabinkamtibmas. Bukan untuk menindak pelanggaran lalu lintas, melainkan membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Langkah ini dilakukan karena masih banyak pengendara roda dua dan roda empat abai terhadap penggunaan masker. Sebagai bagian dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, sejumlah perangkat Desa Kertosari langsung bergerak dengan bagi-bagi masker secara gratis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Desa Kertosari Budi Wijayanto mengungkapkan, belakangan ini masyarakat mulai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Sejumlah pengendara sepeda motor sudah tidak menggunakan masker. Demikian juga dengan pengendara mobil. “Padahal menggunakan masker saat keluar rumah merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona,” kata Budi.

Sedikitnya, 3.000 masker disiapkan untuk kemudian dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. “Mudah-mudahan pengguna jalan mulai sadar kembali untuk menggunakan masker setiap keluar rumah,” tandasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di jalan raya jurusan Jember-Silo, tepatnya di depan Kantor Induk Kebun Kertosari, mendadak menghentikan kendaraan. Pasalnya, dari kejauhan tampak sejumlah orang berseragam polisi bersiaga di pinggir jalan. Mereka mengira ada razia surat kelengkapan kendaraan sepeda motor. Beberapa bahkan tampak putar balik demi menghindari razia.

Namun, ternyata para anggota polisi ini merupakan bagian dari petugas gabungan. Mulai dari perangkat Desa Kertosari serta babinsa dan bhabinkamtibmas. Bukan untuk menindak pelanggaran lalu lintas, melainkan membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Langkah ini dilakukan karena masih banyak pengendara roda dua dan roda empat abai terhadap penggunaan masker. Sebagai bagian dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, sejumlah perangkat Desa Kertosari langsung bergerak dengan bagi-bagi masker secara gratis.

Kepala Desa Kertosari Budi Wijayanto mengungkapkan, belakangan ini masyarakat mulai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Sejumlah pengendara sepeda motor sudah tidak menggunakan masker. Demikian juga dengan pengendara mobil. “Padahal menggunakan masker saat keluar rumah merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona,” kata Budi.

Sedikitnya, 3.000 masker disiapkan untuk kemudian dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. “Mudah-mudahan pengguna jalan mulai sadar kembali untuk menggunakan masker setiap keluar rumah,” tandasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di jalan raya jurusan Jember-Silo, tepatnya di depan Kantor Induk Kebun Kertosari, mendadak menghentikan kendaraan. Pasalnya, dari kejauhan tampak sejumlah orang berseragam polisi bersiaga di pinggir jalan. Mereka mengira ada razia surat kelengkapan kendaraan sepeda motor. Beberapa bahkan tampak putar balik demi menghindari razia.

Namun, ternyata para anggota polisi ini merupakan bagian dari petugas gabungan. Mulai dari perangkat Desa Kertosari serta babinsa dan bhabinkamtibmas. Bukan untuk menindak pelanggaran lalu lintas, melainkan membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Langkah ini dilakukan karena masih banyak pengendara roda dua dan roda empat abai terhadap penggunaan masker. Sebagai bagian dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, sejumlah perangkat Desa Kertosari langsung bergerak dengan bagi-bagi masker secara gratis.

Kepala Desa Kertosari Budi Wijayanto mengungkapkan, belakangan ini masyarakat mulai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan. Sejumlah pengendara sepeda motor sudah tidak menggunakan masker. Demikian juga dengan pengendara mobil. “Padahal menggunakan masker saat keluar rumah merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona,” kata Budi.

Sedikitnya, 3.000 masker disiapkan untuk kemudian dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. “Mudah-mudahan pengguna jalan mulai sadar kembali untuk menggunakan masker setiap keluar rumah,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/