alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Lapas Batasi Tahanan Limpahan

Diisolasi 14 Hari Dahulu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, para tahanan tindak pidana umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember harus mendekam di sel tahanan polsek maupun Polres Jember. Pasalnya, Lapas Kelas II A Jember belum dapat menerima tahanan baru di tengah wabah Covid-19, guna menekan penyebaran serta pencegahan virus korona.

Kini, tahanan pidana umum dari Kejari Jember tersebut dapat dititipkan sementara waktu di Lapas Jember. Baru Senin (27/4) kemarin, sebanyak 23 tahanan pria yang sudah melalui proses perkara tahap dua pelimpahan dari kepolisian ke kejaksaan dititipkan di Lapas Jember.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejari Jember Aditya Okto Thohari. “Kalau seperti kemarin tidak bisa dititipkan di lapas, lama-kelamaan ada penumpukan tahanan di sel tahanan polres maupun polsek. Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, tahanan yang sudah proses tahap dua ini kami titipkan di lapas,” tutur Aditya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, lanjut dia, belum semua tahanan yang dapat dititipkan ke dalam lembaga pemasyarakatan tersebut. Sebab, ada sejumlah batasan tertentu. “Kalau dulu sebelum ada virus korona ini, begitu proses perkara tahap dua pelimpahan, langsung kami kirimkan ke lapas tahanannya,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, para tahanan tindak pidana umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember harus mendekam di sel tahanan polsek maupun Polres Jember. Pasalnya, Lapas Kelas II A Jember belum dapat menerima tahanan baru di tengah wabah Covid-19, guna menekan penyebaran serta pencegahan virus korona.

Kini, tahanan pidana umum dari Kejari Jember tersebut dapat dititipkan sementara waktu di Lapas Jember. Baru Senin (27/4) kemarin, sebanyak 23 tahanan pria yang sudah melalui proses perkara tahap dua pelimpahan dari kepolisian ke kejaksaan dititipkan di Lapas Jember.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejari Jember Aditya Okto Thohari. “Kalau seperti kemarin tidak bisa dititipkan di lapas, lama-kelamaan ada penumpukan tahanan di sel tahanan polres maupun polsek. Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, tahanan yang sudah proses tahap dua ini kami titipkan di lapas,” tutur Aditya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Meski begitu, lanjut dia, belum semua tahanan yang dapat dititipkan ke dalam lembaga pemasyarakatan tersebut. Sebab, ada sejumlah batasan tertentu. “Kalau dulu sebelum ada virus korona ini, begitu proses perkara tahap dua pelimpahan, langsung kami kirimkan ke lapas tahanannya,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, para tahanan tindak pidana umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember harus mendekam di sel tahanan polsek maupun Polres Jember. Pasalnya, Lapas Kelas II A Jember belum dapat menerima tahanan baru di tengah wabah Covid-19, guna menekan penyebaran serta pencegahan virus korona.

Kini, tahanan pidana umum dari Kejari Jember tersebut dapat dititipkan sementara waktu di Lapas Jember. Baru Senin (27/4) kemarin, sebanyak 23 tahanan pria yang sudah melalui proses perkara tahap dua pelimpahan dari kepolisian ke kejaksaan dititipkan di Lapas Jember.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejari Jember Aditya Okto Thohari. “Kalau seperti kemarin tidak bisa dititipkan di lapas, lama-kelamaan ada penumpukan tahanan di sel tahanan polres maupun polsek. Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, tahanan yang sudah proses tahap dua ini kami titipkan di lapas,” tutur Aditya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Meski begitu, lanjut dia, belum semua tahanan yang dapat dititipkan ke dalam lembaga pemasyarakatan tersebut. Sebab, ada sejumlah batasan tertentu. “Kalau dulu sebelum ada virus korona ini, begitu proses perkara tahap dua pelimpahan, langsung kami kirimkan ke lapas tahanannya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/