alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Jangan Jadikan Seks Menyimpang Sebagai Tren

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Melihat penyimpangan seksual di masyarakat jangan diam, hal itu malah membuat perlakuan tidak wajar akan berkembang luas dan menjadi tren. Ulasan tersebut dikemukakan Dewi Rokhmah, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember, saat berlangsung diskusi publik, Selasa (30/4).

Diskusi bertema Media Sosial dan Pengaruh Kampanye Komunitas LGBT ini, bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. “Semua agama menolak penyimpangan seksual, karena itu masyarakat harus berani menolak agar tidak merambah kemana-mana,” jelas Dewi.

Ia juga berpendapat, di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh besar membentuk pribadi anak. “Alangkah bijaksana bila orangtua membangun komunikasi harmonis dengan anak, orangtua dianggap gagal manakala anak tidak bisa menyampaikan unek-uneknya,” imbuhnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Melihat penyimpangan seksual di masyarakat jangan diam, hal itu malah membuat perlakuan tidak wajar akan berkembang luas dan menjadi tren. Ulasan tersebut dikemukakan Dewi Rokhmah, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember, saat berlangsung diskusi publik, Selasa (30/4).

Diskusi bertema Media Sosial dan Pengaruh Kampanye Komunitas LGBT ini, bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. “Semua agama menolak penyimpangan seksual, karena itu masyarakat harus berani menolak agar tidak merambah kemana-mana,” jelas Dewi.

Ia juga berpendapat, di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh besar membentuk pribadi anak. “Alangkah bijaksana bila orangtua membangun komunikasi harmonis dengan anak, orangtua dianggap gagal manakala anak tidak bisa menyampaikan unek-uneknya,” imbuhnya.

RADARJEMBER.ID – Melihat penyimpangan seksual di masyarakat jangan diam, hal itu malah membuat perlakuan tidak wajar akan berkembang luas dan menjadi tren. Ulasan tersebut dikemukakan Dewi Rokhmah, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember, saat berlangsung diskusi publik, Selasa (30/4).

Diskusi bertema Media Sosial dan Pengaruh Kampanye Komunitas LGBT ini, bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. “Semua agama menolak penyimpangan seksual, karena itu masyarakat harus berani menolak agar tidak merambah kemana-mana,” jelas Dewi.

Ia juga berpendapat, di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh besar membentuk pribadi anak. “Alangkah bijaksana bila orangtua membangun komunikasi harmonis dengan anak, orangtua dianggap gagal manakala anak tidak bisa menyampaikan unek-uneknya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/