alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Yuk, Nge-vlog bersama Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

NGEVLOG DENGAN KAPOLRES : Kapolres AKBP Kusworo Wibowo (tengah) bersama Febrian Ananta Kahar (dua dari kiri) dan komunitas Vlogger Jember saat launching lomba vlog yang digelar Polres Jember, di Lippo Mall, Jumat (27/4) malam.

Tak ada sekat, dan tak berjarak. Pada Jumat (27/4) malam, para pehobi video blogger (vlogger) di Jember bisa berinteraksi akrab dengan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan jajaran kepolisian, di Lippo Mall Jember.

Malam itu, Polres Jember launching (luncurkan, Red) lomba vlog dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72. Dengan menggandeng Jember Creators (komunitas anak-anak muda pembuat vlog), polres mengajak masyarakat nge-vlog bersama polisi dengan tema: Polisiku Sahabatku. “Lomba vlog di tingkat polres ini adalah kegiatan pertama di Indonesia,” kata Kusworo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, generasi milenial tidak pernah lepas dari gawai. Di antara mereka banyak yang hobi membuat video pribadi. Lalu, diunggah di media sosial atau Youtube. “Kali ini, kami memberi wadah kepada mereka untuk membuat video bertema Polisiku Sahabatku. Silakan membuat video yang mengangkat sisi-sisi humanis polisi dan ikutkan lomba ini,” ajaknya.

Sebab, kata dia, sebenarnya banyak tugas polisi yang selama ini telah dikerjakan di luar tugas penegakan hukum. Masyarakat selama ini lebih mengenal polisi menilang pelanggar lalu lintas atau menangkap pelaku kejahatan. Padahal, ada banyak kegiatan humanis polisi di tengah masyarakat.

Kusworo mencontohkan, polisi yang menyeberangkan anak sekolah, membedah rumah warga miskin, memberi penyuluhan antinarkoba di sekolah, ceramah di masjid, dan sebagainya.

“Bila sudah mendaftar di panitia, nanti dimasukkan di grup WA khusus peserta. Di situ panitia akan share kegiatan apa saja yang bisa di-vlog oleh peserta,” terang Kusworo.

Agar para peserta bisa leluasa nge-vlog dengan polisi, dia mengatakan, panitia bersama humas Polres Jember akan menerbitkan ID card khusus untuk peserta. Berbekal ID card itu, peserta akan lebih mudah mengambil objek-objek vlog yang akan dilombakan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengaku gembira bahwa lomba vlog ini juga didukung pengusaha muda. “Terima kasih Mas Febrian (Febrian Ananta Kahar, owner TTN, BIN Cigar, dan Taman Botani Sukorambi, Red) yang telah mendukung acara ini. Juga ke Mas Fajar dari Jember Creators yang membantu mengorganisasi lomba ini,” sambungnya.

Saat memberi sambutan, Febrian mengatakan, dirinya wajib mendukung kegiatan kreatif Polres Jember. Selama ini, banyak sisi humanis polisi yang tidak diketahui masyarakat. Dengan dipublikasikan para peserta melalui vlog yang diunggah di Youtube, kegiatan positif Polres Jember lebih mudah dilihat masyarakat.

- Advertisement -

NGEVLOG DENGAN KAPOLRES : Kapolres AKBP Kusworo Wibowo (tengah) bersama Febrian Ananta Kahar (dua dari kiri) dan komunitas Vlogger Jember saat launching lomba vlog yang digelar Polres Jember, di Lippo Mall, Jumat (27/4) malam.

Tak ada sekat, dan tak berjarak. Pada Jumat (27/4) malam, para pehobi video blogger (vlogger) di Jember bisa berinteraksi akrab dengan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan jajaran kepolisian, di Lippo Mall Jember.

Malam itu, Polres Jember launching (luncurkan, Red) lomba vlog dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72. Dengan menggandeng Jember Creators (komunitas anak-anak muda pembuat vlog), polres mengajak masyarakat nge-vlog bersama polisi dengan tema: Polisiku Sahabatku. “Lomba vlog di tingkat polres ini adalah kegiatan pertama di Indonesia,” kata Kusworo.

Menurut dia, generasi milenial tidak pernah lepas dari gawai. Di antara mereka banyak yang hobi membuat video pribadi. Lalu, diunggah di media sosial atau Youtube. “Kali ini, kami memberi wadah kepada mereka untuk membuat video bertema Polisiku Sahabatku. Silakan membuat video yang mengangkat sisi-sisi humanis polisi dan ikutkan lomba ini,” ajaknya.

Sebab, kata dia, sebenarnya banyak tugas polisi yang selama ini telah dikerjakan di luar tugas penegakan hukum. Masyarakat selama ini lebih mengenal polisi menilang pelanggar lalu lintas atau menangkap pelaku kejahatan. Padahal, ada banyak kegiatan humanis polisi di tengah masyarakat.

Kusworo mencontohkan, polisi yang menyeberangkan anak sekolah, membedah rumah warga miskin, memberi penyuluhan antinarkoba di sekolah, ceramah di masjid, dan sebagainya.

“Bila sudah mendaftar di panitia, nanti dimasukkan di grup WA khusus peserta. Di situ panitia akan share kegiatan apa saja yang bisa di-vlog oleh peserta,” terang Kusworo.

Agar para peserta bisa leluasa nge-vlog dengan polisi, dia mengatakan, panitia bersama humas Polres Jember akan menerbitkan ID card khusus untuk peserta. Berbekal ID card itu, peserta akan lebih mudah mengambil objek-objek vlog yang akan dilombakan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengaku gembira bahwa lomba vlog ini juga didukung pengusaha muda. “Terima kasih Mas Febrian (Febrian Ananta Kahar, owner TTN, BIN Cigar, dan Taman Botani Sukorambi, Red) yang telah mendukung acara ini. Juga ke Mas Fajar dari Jember Creators yang membantu mengorganisasi lomba ini,” sambungnya.

Saat memberi sambutan, Febrian mengatakan, dirinya wajib mendukung kegiatan kreatif Polres Jember. Selama ini, banyak sisi humanis polisi yang tidak diketahui masyarakat. Dengan dipublikasikan para peserta melalui vlog yang diunggah di Youtube, kegiatan positif Polres Jember lebih mudah dilihat masyarakat.

NGEVLOG DENGAN KAPOLRES : Kapolres AKBP Kusworo Wibowo (tengah) bersama Febrian Ananta Kahar (dua dari kiri) dan komunitas Vlogger Jember saat launching lomba vlog yang digelar Polres Jember, di Lippo Mall, Jumat (27/4) malam.

Tak ada sekat, dan tak berjarak. Pada Jumat (27/4) malam, para pehobi video blogger (vlogger) di Jember bisa berinteraksi akrab dengan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan jajaran kepolisian, di Lippo Mall Jember.

Malam itu, Polres Jember launching (luncurkan, Red) lomba vlog dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72. Dengan menggandeng Jember Creators (komunitas anak-anak muda pembuat vlog), polres mengajak masyarakat nge-vlog bersama polisi dengan tema: Polisiku Sahabatku. “Lomba vlog di tingkat polres ini adalah kegiatan pertama di Indonesia,” kata Kusworo.

Menurut dia, generasi milenial tidak pernah lepas dari gawai. Di antara mereka banyak yang hobi membuat video pribadi. Lalu, diunggah di media sosial atau Youtube. “Kali ini, kami memberi wadah kepada mereka untuk membuat video bertema Polisiku Sahabatku. Silakan membuat video yang mengangkat sisi-sisi humanis polisi dan ikutkan lomba ini,” ajaknya.

Sebab, kata dia, sebenarnya banyak tugas polisi yang selama ini telah dikerjakan di luar tugas penegakan hukum. Masyarakat selama ini lebih mengenal polisi menilang pelanggar lalu lintas atau menangkap pelaku kejahatan. Padahal, ada banyak kegiatan humanis polisi di tengah masyarakat.

Kusworo mencontohkan, polisi yang menyeberangkan anak sekolah, membedah rumah warga miskin, memberi penyuluhan antinarkoba di sekolah, ceramah di masjid, dan sebagainya.

“Bila sudah mendaftar di panitia, nanti dimasukkan di grup WA khusus peserta. Di situ panitia akan share kegiatan apa saja yang bisa di-vlog oleh peserta,” terang Kusworo.

Agar para peserta bisa leluasa nge-vlog dengan polisi, dia mengatakan, panitia bersama humas Polres Jember akan menerbitkan ID card khusus untuk peserta. Berbekal ID card itu, peserta akan lebih mudah mengambil objek-objek vlog yang akan dilombakan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengaku gembira bahwa lomba vlog ini juga didukung pengusaha muda. “Terima kasih Mas Febrian (Febrian Ananta Kahar, owner TTN, BIN Cigar, dan Taman Botani Sukorambi, Red) yang telah mendukung acara ini. Juga ke Mas Fajar dari Jember Creators yang membantu mengorganisasi lomba ini,” sambungnya.

Saat memberi sambutan, Febrian mengatakan, dirinya wajib mendukung kegiatan kreatif Polres Jember. Selama ini, banyak sisi humanis polisi yang tidak diketahui masyarakat. Dengan dipublikasikan para peserta melalui vlog yang diunggah di Youtube, kegiatan positif Polres Jember lebih mudah dilihat masyarakat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/