alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Jember Raih Prestasi Enam Besar Nasional Pemanfaatan PDN

Minta ASN Jadi Marketing Produk Lokal

Mobile_AP_Rectangle 1

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, perdagangan harus meningkatkan TKDN (tingkat komponen dalam negeri), dengan target belanja PDN dan UMKM tahun 2022 sebanyak Rp 400 triliun.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta agar pemda melihat keunggulan produk UMKM dan koperasi untuk mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang ataupun jasa.

Wabup Jember MB Firjaun Barlaman menambahkan, prestasi tersebut akan menjadi pintu dan langkah strategis bagi produk lokal Jember untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi. “Karena sesuai dengan instruksi Presiden RI, untuk lebih mengenalkan produk-produk lokal,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Gus Firjaun menambahkan bahwa barang-barang buatan Indonesia juga harus memiliki strategi dan program. “Awalnya, digunakan sendiri oleh masyarakat untuk pasar dalam negeri, kemudian siap menghadapi pasar bebas,” ujarnya. Dirinya juga menambahkan, diharapkan produk-produk lokal ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Jember. Dengan begitu, perekonomian bisa kembali normal bahkan meningkat.

Gus Firjaun memaparkan bahwa untuk produk makanan dan minuman, Jember mendapatkan penilaian 75 persen dalam hal pemanfaatan produk lokal. Sedangkan untuk sipil, arsitektur, dan konstruksi mencapai 70 persen pemanfaatannya. Menurut Gus Firjaun, dibutuhkan proses dan peningkatan untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Namun demikian, untuk mengenalkan produk lokal Jember, Gus Firjaun berkata bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) merupakan bagian dari marketing produk lokal Jember. “Tidak hanya kepala daerah saja. Jadi, harus kolaborasi. Pertanian, Perindustrian, perdagangan, bahkan semuanya,” pungkasnya. (mg1/c2/)

- Advertisement -

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, perdagangan harus meningkatkan TKDN (tingkat komponen dalam negeri), dengan target belanja PDN dan UMKM tahun 2022 sebanyak Rp 400 triliun.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta agar pemda melihat keunggulan produk UMKM dan koperasi untuk mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang ataupun jasa.

Wabup Jember MB Firjaun Barlaman menambahkan, prestasi tersebut akan menjadi pintu dan langkah strategis bagi produk lokal Jember untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi. “Karena sesuai dengan instruksi Presiden RI, untuk lebih mengenalkan produk-produk lokal,” jelasnya.

Gus Firjaun menambahkan bahwa barang-barang buatan Indonesia juga harus memiliki strategi dan program. “Awalnya, digunakan sendiri oleh masyarakat untuk pasar dalam negeri, kemudian siap menghadapi pasar bebas,” ujarnya. Dirinya juga menambahkan, diharapkan produk-produk lokal ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Jember. Dengan begitu, perekonomian bisa kembali normal bahkan meningkat.

Gus Firjaun memaparkan bahwa untuk produk makanan dan minuman, Jember mendapatkan penilaian 75 persen dalam hal pemanfaatan produk lokal. Sedangkan untuk sipil, arsitektur, dan konstruksi mencapai 70 persen pemanfaatannya. Menurut Gus Firjaun, dibutuhkan proses dan peningkatan untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Namun demikian, untuk mengenalkan produk lokal Jember, Gus Firjaun berkata bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) merupakan bagian dari marketing produk lokal Jember. “Tidak hanya kepala daerah saja. Jadi, harus kolaborasi. Pertanian, Perindustrian, perdagangan, bahkan semuanya,” pungkasnya. (mg1/c2/)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, perdagangan harus meningkatkan TKDN (tingkat komponen dalam negeri), dengan target belanja PDN dan UMKM tahun 2022 sebanyak Rp 400 triliun.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta agar pemda melihat keunggulan produk UMKM dan koperasi untuk mempercepat peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang ataupun jasa.

Wabup Jember MB Firjaun Barlaman menambahkan, prestasi tersebut akan menjadi pintu dan langkah strategis bagi produk lokal Jember untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi. “Karena sesuai dengan instruksi Presiden RI, untuk lebih mengenalkan produk-produk lokal,” jelasnya.

Gus Firjaun menambahkan bahwa barang-barang buatan Indonesia juga harus memiliki strategi dan program. “Awalnya, digunakan sendiri oleh masyarakat untuk pasar dalam negeri, kemudian siap menghadapi pasar bebas,” ujarnya. Dirinya juga menambahkan, diharapkan produk-produk lokal ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Jember. Dengan begitu, perekonomian bisa kembali normal bahkan meningkat.

Gus Firjaun memaparkan bahwa untuk produk makanan dan minuman, Jember mendapatkan penilaian 75 persen dalam hal pemanfaatan produk lokal. Sedangkan untuk sipil, arsitektur, dan konstruksi mencapai 70 persen pemanfaatannya. Menurut Gus Firjaun, dibutuhkan proses dan peningkatan untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Namun demikian, untuk mengenalkan produk lokal Jember, Gus Firjaun berkata bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) merupakan bagian dari marketing produk lokal Jember. “Tidak hanya kepala daerah saja. Jadi, harus kolaborasi. Pertanian, Perindustrian, perdagangan, bahkan semuanya,” pungkasnya. (mg1/c2/)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/