alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

APBD Tinggal Selangkah Lagi

Bupati Serahkan KUA PPAS, Nilai Total Rp 4,4 Triliun

Mobile_AP_Rectangle 1

Berbicara mengapa KUA PPAS diselesaikan setidaknya satu bulan, Menurut Hendy, itu bukan waktu yang lama. Sebab, dirinya dalam bekerja pertama menata birokrasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru mengebut KUA PPAS setidaknya dalam sepekan. Apalagi, pembuatan KUA PPAS tanpa modal acuan lantaran APBD Jember sebelumnya tidak ada. “Buat format sendiri bersama tim yang dibentuk dengan pejabat Plt. Kami bentuk Plt hampir seribu orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menambahkan, KUA PPAS tersebut akan segera dirapatkan terlebih dahulu oleh pimpinan. Setelah itu, akan dibahas juga oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember. Dia mengaku, APDB Jember itu juga sudah ditunggu dan terus ditanya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Lalu, kapan prediksi APBD itu selesai dibahas? Itqon menerangkan, setidaknya April sudah selesai. “Targetnya selesai sebelum puasa,” urainya.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menambahkan, total KUA PPAS yang diserahkan itu mencapai Rp 4,405 triliun. Sementara, untuk pendapatannya mencapai Rp 3,698 triliun. “Sehingga defisit setidaknya Rp 707 miliar,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantas, bagaimana dengan defisit itu? Mirnafo menjelaskan, bisa ditutupi dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya. Namun, jumlah Silpa itu belum diketahui pasti, karena masih dalam perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Diperkirakan lebih dari Rp 800 miliar. Sehingga defisit Rp 707 miliar itu masih masuk akal dan bisa terbayarkan dari Silpa,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Berbicara mengapa KUA PPAS diselesaikan setidaknya satu bulan, Menurut Hendy, itu bukan waktu yang lama. Sebab, dirinya dalam bekerja pertama menata birokrasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru mengebut KUA PPAS setidaknya dalam sepekan. Apalagi, pembuatan KUA PPAS tanpa modal acuan lantaran APBD Jember sebelumnya tidak ada. “Buat format sendiri bersama tim yang dibentuk dengan pejabat Plt. Kami bentuk Plt hampir seribu orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menambahkan, KUA PPAS tersebut akan segera dirapatkan terlebih dahulu oleh pimpinan. Setelah itu, akan dibahas juga oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember. Dia mengaku, APDB Jember itu juga sudah ditunggu dan terus ditanya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Lalu, kapan prediksi APBD itu selesai dibahas? Itqon menerangkan, setidaknya April sudah selesai. “Targetnya selesai sebelum puasa,” urainya.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menambahkan, total KUA PPAS yang diserahkan itu mencapai Rp 4,405 triliun. Sementara, untuk pendapatannya mencapai Rp 3,698 triliun. “Sehingga defisit setidaknya Rp 707 miliar,” jelasnya.

Lantas, bagaimana dengan defisit itu? Mirnafo menjelaskan, bisa ditutupi dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya. Namun, jumlah Silpa itu belum diketahui pasti, karena masih dalam perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Diperkirakan lebih dari Rp 800 miliar. Sehingga defisit Rp 707 miliar itu masih masuk akal dan bisa terbayarkan dari Silpa,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

Berbicara mengapa KUA PPAS diselesaikan setidaknya satu bulan, Menurut Hendy, itu bukan waktu yang lama. Sebab, dirinya dalam bekerja pertama menata birokrasi terlebih dahulu. Setelah itu, baru mengebut KUA PPAS setidaknya dalam sepekan. Apalagi, pembuatan KUA PPAS tanpa modal acuan lantaran APBD Jember sebelumnya tidak ada. “Buat format sendiri bersama tim yang dibentuk dengan pejabat Plt. Kami bentuk Plt hampir seribu orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menambahkan, KUA PPAS tersebut akan segera dirapatkan terlebih dahulu oleh pimpinan. Setelah itu, akan dibahas juga oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember. Dia mengaku, APDB Jember itu juga sudah ditunggu dan terus ditanya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Lalu, kapan prediksi APBD itu selesai dibahas? Itqon menerangkan, setidaknya April sudah selesai. “Targetnya selesai sebelum puasa,” urainya.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menambahkan, total KUA PPAS yang diserahkan itu mencapai Rp 4,405 triliun. Sementara, untuk pendapatannya mencapai Rp 3,698 triliun. “Sehingga defisit setidaknya Rp 707 miliar,” jelasnya.

Lantas, bagaimana dengan defisit itu? Mirnafo menjelaskan, bisa ditutupi dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya. Namun, jumlah Silpa itu belum diketahui pasti, karena masih dalam perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Diperkirakan lebih dari Rp 800 miliar. Sehingga defisit Rp 707 miliar itu masih masuk akal dan bisa terbayarkan dari Silpa,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Maulana
Fotografer : Maulana
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/