alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

RSGM Unej Siapkan Ruang Isolasi Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah antisipasi jika virus korona terus meluas di Jember masih dilakukan. Setelah Jember Sport Garden (JSG) Ajung, yang disiapkan sebagai karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Dalam Resiko (ODR) covid-19, kini, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej) siap sebagai ruang isolasi korona.

Walau aktivitas kuliah di Unej, harus off dan belajar di rumah, tapi Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih ada aktivitas di RSGM. Pintu masuk RSGM FKG Unej pun juga ada petugas memakai masker, sarung tangan latex seperti rumah sakit pada umumnya. Bed dorong yang sering dijumpai ruang gawat darurat juga ada.

Ketua Tim Penanggulangan Corona Unej dr Cholis Abrori mengatakan, cara Unej untuk penanggulangan korona tidak hanya membuka posko covid-19 ataupun merubah sistem pembelajaran dengan belajar di rumah atau online. Tapi ada juga tim tentang memberikan edukasi ke masyarakat, yang terbagi lewat tim medsos, tim pembuatan flayer atau spanduk sebagai ilustrasi tentang korona, surveillance, hingga mengoptimalkan UMC yang juga turut memantau Orang Dalam Pemantauan (OPD).

Mobile_AP_Rectangle 2

Baru-baru ini, kata dr Cholis, juga menyiapkan RSGM untuk pasien korona, jika nanti dampak virus yang diawali dari Wuhan, Tiongkok semakin meluas di Jember. Bahkan, kata dia, RSGM yang selama ini adalah rumah sakit pendidikan khusus para calon dokter gigi itu telah dicek oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember. “Dinkes juga ke RSGM, pada dasarnya kami siap,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah antisipasi jika virus korona terus meluas di Jember masih dilakukan. Setelah Jember Sport Garden (JSG) Ajung, yang disiapkan sebagai karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Dalam Resiko (ODR) covid-19, kini, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej) siap sebagai ruang isolasi korona.

Walau aktivitas kuliah di Unej, harus off dan belajar di rumah, tapi Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih ada aktivitas di RSGM. Pintu masuk RSGM FKG Unej pun juga ada petugas memakai masker, sarung tangan latex seperti rumah sakit pada umumnya. Bed dorong yang sering dijumpai ruang gawat darurat juga ada.

Ketua Tim Penanggulangan Corona Unej dr Cholis Abrori mengatakan, cara Unej untuk penanggulangan korona tidak hanya membuka posko covid-19 ataupun merubah sistem pembelajaran dengan belajar di rumah atau online. Tapi ada juga tim tentang memberikan edukasi ke masyarakat, yang terbagi lewat tim medsos, tim pembuatan flayer atau spanduk sebagai ilustrasi tentang korona, surveillance, hingga mengoptimalkan UMC yang juga turut memantau Orang Dalam Pemantauan (OPD).

Baru-baru ini, kata dr Cholis, juga menyiapkan RSGM untuk pasien korona, jika nanti dampak virus yang diawali dari Wuhan, Tiongkok semakin meluas di Jember. Bahkan, kata dia, RSGM yang selama ini adalah rumah sakit pendidikan khusus para calon dokter gigi itu telah dicek oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember. “Dinkes juga ke RSGM, pada dasarnya kami siap,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Langkah antisipasi jika virus korona terus meluas di Jember masih dilakukan. Setelah Jember Sport Garden (JSG) Ajung, yang disiapkan sebagai karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Dalam Resiko (ODR) covid-19, kini, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej) siap sebagai ruang isolasi korona.

Walau aktivitas kuliah di Unej, harus off dan belajar di rumah, tapi Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih ada aktivitas di RSGM. Pintu masuk RSGM FKG Unej pun juga ada petugas memakai masker, sarung tangan latex seperti rumah sakit pada umumnya. Bed dorong yang sering dijumpai ruang gawat darurat juga ada.

Ketua Tim Penanggulangan Corona Unej dr Cholis Abrori mengatakan, cara Unej untuk penanggulangan korona tidak hanya membuka posko covid-19 ataupun merubah sistem pembelajaran dengan belajar di rumah atau online. Tapi ada juga tim tentang memberikan edukasi ke masyarakat, yang terbagi lewat tim medsos, tim pembuatan flayer atau spanduk sebagai ilustrasi tentang korona, surveillance, hingga mengoptimalkan UMC yang juga turut memantau Orang Dalam Pemantauan (OPD).

Baru-baru ini, kata dr Cholis, juga menyiapkan RSGM untuk pasien korona, jika nanti dampak virus yang diawali dari Wuhan, Tiongkok semakin meluas di Jember. Bahkan, kata dia, RSGM yang selama ini adalah rumah sakit pendidikan khusus para calon dokter gigi itu telah dicek oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember. “Dinkes juga ke RSGM, pada dasarnya kami siap,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/