23.3 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Punya Bukti Kepemilikan Tanah, Izin Bisa Diproses

Soal Tambak dan Tanah Pesisir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi tanah pesisir di wilayah Jember selatan memang patut diacungi jempol. Hal itu membuktikan banyak investor yang tertarik untuk kepentingan bisnis budi daya tambak, utamanya tambak udang modern. Wilayah Jember memang terkenal akan wisata pesisir yang membuat semua mata tertuju pada keindahan alam pesisir tersebut.

BACA JUGA : Pelajar Bunuh Pelajar Ditangkap Polisi

Namun, keindahan tanah pesisir di wilayah Jember selatan menjadi tombak para mafia tanah negara. Bahkan menjadi kesempatan oknum bermain di bawah meja, sehingga masih ada saja tambak yang belum berizin. Hal itu diketahui di beberapa titik tanah pesisir yang sejatinya menjadi aset negara, justru sudah penuh kaplingan atas nama kepemilikan perorangan dengan dikelola sebagai usaha tambak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Arief Tyahyono belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai perizinan tambak di pesisir pantai Jember. Kendati telah didatangi di kantornya dan dihubungi melalui telepon, ia juga tidak memberikan keterangan.

Sementara itu, pegawai DPMPTSP Jember yang enggan disebut namanya menyebutkan Arief sedang menjalankan tugas tambahan menjadi Pj Sekretaris Daerah. Menurutnya, bidang perizinan di Jember telah masuk pada sistem online single submission (OSS) atau terintegrasi secara elektronik.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi tanah pesisir di wilayah Jember selatan memang patut diacungi jempol. Hal itu membuktikan banyak investor yang tertarik untuk kepentingan bisnis budi daya tambak, utamanya tambak udang modern. Wilayah Jember memang terkenal akan wisata pesisir yang membuat semua mata tertuju pada keindahan alam pesisir tersebut.

BACA JUGA : Pelajar Bunuh Pelajar Ditangkap Polisi

Namun, keindahan tanah pesisir di wilayah Jember selatan menjadi tombak para mafia tanah negara. Bahkan menjadi kesempatan oknum bermain di bawah meja, sehingga masih ada saja tambak yang belum berizin. Hal itu diketahui di beberapa titik tanah pesisir yang sejatinya menjadi aset negara, justru sudah penuh kaplingan atas nama kepemilikan perorangan dengan dikelola sebagai usaha tambak.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Arief Tyahyono belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai perizinan tambak di pesisir pantai Jember. Kendati telah didatangi di kantornya dan dihubungi melalui telepon, ia juga tidak memberikan keterangan.

Sementara itu, pegawai DPMPTSP Jember yang enggan disebut namanya menyebutkan Arief sedang menjalankan tugas tambahan menjadi Pj Sekretaris Daerah. Menurutnya, bidang perizinan di Jember telah masuk pada sistem online single submission (OSS) atau terintegrasi secara elektronik.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi tanah pesisir di wilayah Jember selatan memang patut diacungi jempol. Hal itu membuktikan banyak investor yang tertarik untuk kepentingan bisnis budi daya tambak, utamanya tambak udang modern. Wilayah Jember memang terkenal akan wisata pesisir yang membuat semua mata tertuju pada keindahan alam pesisir tersebut.

BACA JUGA : Pelajar Bunuh Pelajar Ditangkap Polisi

Namun, keindahan tanah pesisir di wilayah Jember selatan menjadi tombak para mafia tanah negara. Bahkan menjadi kesempatan oknum bermain di bawah meja, sehingga masih ada saja tambak yang belum berizin. Hal itu diketahui di beberapa titik tanah pesisir yang sejatinya menjadi aset negara, justru sudah penuh kaplingan atas nama kepemilikan perorangan dengan dikelola sebagai usaha tambak.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Arief Tyahyono belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi mengenai perizinan tambak di pesisir pantai Jember. Kendati telah didatangi di kantornya dan dihubungi melalui telepon, ia juga tidak memberikan keterangan.

Sementara itu, pegawai DPMPTSP Jember yang enggan disebut namanya menyebutkan Arief sedang menjalankan tugas tambahan menjadi Pj Sekretaris Daerah. Menurutnya, bidang perizinan di Jember telah masuk pada sistem online single submission (OSS) atau terintegrasi secara elektronik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca