alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Menikmati Jember City Tour dengan Ngopi on The Bus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Menikmati Kota Jember tidak harus turun langsung, tapi cukup lewat kendaraan. Bahkan, juga bisa sekaligus nongkrong sembari ngopi. Inilah yang dirasakan jajaran Direksi Jawa Pos Radar (JPR) wilayah timur saat keliling Kota Jember dengan armada bus Scania K410iB dari Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ), kemarin (28/10) malam.

Bus tersebut lebih tinggi daripada biasanya. Para penumpang juga bisa menikmati pemandangan dari ketinggian bus. Bahkan, tempat duduk saling berhadapan sehingga bisa menikmati snack, kopi, dan teh yang telah tersedia bersama-sama. “Tempat duduknya nyaman. Busnya juga tenang. Terpenting bisa lihat Kota Jember sambil ngopi di dalam bus,” ucap Marsudi Nurwahid, Direktur JPR.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asal Jember ini mengaku, walau dirinya adalah orang Jember, tapi baru pertama kali merasakan naik bus sambil ngopi dan nongkrong. “Saya rasa ini terobosan yang bagus dan pertama kali naik bus seperti ini,” tuturnya.

Menurut dia, konsep bus seperti ini mungkin di Jawa Timur belum banyak, juga di Surabaya. Namun, di Jember ini disebutnya menjadi terobosan baru. “Jadi, bisa dipakai keliling wisata. Jadi, kami menikmati kota tanpa turun,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, model wisata semacam ini sangat cocok dengan situasi pandemi seperti sekarang. “Kembali bersenang-senang, tidak lagi berkerumun, dan kesehatan tetap terjaga,” paparnya.

Dia mengaku, pada situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini, untuk turun kendaraan menikmati wisata kota ada rasa ragu-ragu. Tapi, lewat ngopi on the bus, tidak perlu khawatir lagi menikmati wisata kota.

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jawa Pos Radar Jember, mengaku kaget dengan adanya bus berkonsep wisata dan ngopi. “Ternyata ada fasilitas jalan-jalan naik bus sambil menikmati suguhan. Sangat asyik,” ucapnya.

Kesan asyik, kata dia, karena armada bus dari UMJ ini didesain khusus dengan setting tempat duduk yang nyaman dan saling berhadapan. “Jadi, bisa mengenal Jember dari bus,” imbuhnya.

Seusai city tour, rombongan berlanjut menikmati suasana malam di Kafe Tebing Taman Botani Sukorambi. Di tempat yang juga sangat asyik ini, mereka disuguhkan dengan proses pembuatan cerutu. “Kalau cerutu yang ada di kemasan, bisa lihat di toko. Tapi, di sini langsung tahu bagaimana cara membuat cerutu,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Menikmati Kota Jember tidak harus turun langsung, tapi cukup lewat kendaraan. Bahkan, juga bisa sekaligus nongkrong sembari ngopi. Inilah yang dirasakan jajaran Direksi Jawa Pos Radar (JPR) wilayah timur saat keliling Kota Jember dengan armada bus Scania K410iB dari Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ), kemarin (28/10) malam.

Bus tersebut lebih tinggi daripada biasanya. Para penumpang juga bisa menikmati pemandangan dari ketinggian bus. Bahkan, tempat duduk saling berhadapan sehingga bisa menikmati snack, kopi, dan teh yang telah tersedia bersama-sama. “Tempat duduknya nyaman. Busnya juga tenang. Terpenting bisa lihat Kota Jember sambil ngopi di dalam bus,” ucap Marsudi Nurwahid, Direktur JPR.

Pria asal Jember ini mengaku, walau dirinya adalah orang Jember, tapi baru pertama kali merasakan naik bus sambil ngopi dan nongkrong. “Saya rasa ini terobosan yang bagus dan pertama kali naik bus seperti ini,” tuturnya.

Menurut dia, konsep bus seperti ini mungkin di Jawa Timur belum banyak, juga di Surabaya. Namun, di Jember ini disebutnya menjadi terobosan baru. “Jadi, bisa dipakai keliling wisata. Jadi, kami menikmati kota tanpa turun,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, model wisata semacam ini sangat cocok dengan situasi pandemi seperti sekarang. “Kembali bersenang-senang, tidak lagi berkerumun, dan kesehatan tetap terjaga,” paparnya.

Dia mengaku, pada situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini, untuk turun kendaraan menikmati wisata kota ada rasa ragu-ragu. Tapi, lewat ngopi on the bus, tidak perlu khawatir lagi menikmati wisata kota.

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jawa Pos Radar Jember, mengaku kaget dengan adanya bus berkonsep wisata dan ngopi. “Ternyata ada fasilitas jalan-jalan naik bus sambil menikmati suguhan. Sangat asyik,” ucapnya.

Kesan asyik, kata dia, karena armada bus dari UMJ ini didesain khusus dengan setting tempat duduk yang nyaman dan saling berhadapan. “Jadi, bisa mengenal Jember dari bus,” imbuhnya.

Seusai city tour, rombongan berlanjut menikmati suasana malam di Kafe Tebing Taman Botani Sukorambi. Di tempat yang juga sangat asyik ini, mereka disuguhkan dengan proses pembuatan cerutu. “Kalau cerutu yang ada di kemasan, bisa lihat di toko. Tapi, di sini langsung tahu bagaimana cara membuat cerutu,” ucapnya.

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Menikmati Kota Jember tidak harus turun langsung, tapi cukup lewat kendaraan. Bahkan, juga bisa sekaligus nongkrong sembari ngopi. Inilah yang dirasakan jajaran Direksi Jawa Pos Radar (JPR) wilayah timur saat keliling Kota Jember dengan armada bus Scania K410iB dari Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ), kemarin (28/10) malam.

Bus tersebut lebih tinggi daripada biasanya. Para penumpang juga bisa menikmati pemandangan dari ketinggian bus. Bahkan, tempat duduk saling berhadapan sehingga bisa menikmati snack, kopi, dan teh yang telah tersedia bersama-sama. “Tempat duduknya nyaman. Busnya juga tenang. Terpenting bisa lihat Kota Jember sambil ngopi di dalam bus,” ucap Marsudi Nurwahid, Direktur JPR.

Pria asal Jember ini mengaku, walau dirinya adalah orang Jember, tapi baru pertama kali merasakan naik bus sambil ngopi dan nongkrong. “Saya rasa ini terobosan yang bagus dan pertama kali naik bus seperti ini,” tuturnya.

Menurut dia, konsep bus seperti ini mungkin di Jawa Timur belum banyak, juga di Surabaya. Namun, di Jember ini disebutnya menjadi terobosan baru. “Jadi, bisa dipakai keliling wisata. Jadi, kami menikmati kota tanpa turun,” tuturnya.

Bahkan, kata dia, model wisata semacam ini sangat cocok dengan situasi pandemi seperti sekarang. “Kembali bersenang-senang, tidak lagi berkerumun, dan kesehatan tetap terjaga,” paparnya.

Dia mengaku, pada situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini, untuk turun kendaraan menikmati wisata kota ada rasa ragu-ragu. Tapi, lewat ngopi on the bus, tidak perlu khawatir lagi menikmati wisata kota.

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jawa Pos Radar Jember, mengaku kaget dengan adanya bus berkonsep wisata dan ngopi. “Ternyata ada fasilitas jalan-jalan naik bus sambil menikmati suguhan. Sangat asyik,” ucapnya.

Kesan asyik, kata dia, karena armada bus dari UMJ ini didesain khusus dengan setting tempat duduk yang nyaman dan saling berhadapan. “Jadi, bisa mengenal Jember dari bus,” imbuhnya.

Seusai city tour, rombongan berlanjut menikmati suasana malam di Kafe Tebing Taman Botani Sukorambi. Di tempat yang juga sangat asyik ini, mereka disuguhkan dengan proses pembuatan cerutu. “Kalau cerutu yang ada di kemasan, bisa lihat di toko. Tapi, di sini langsung tahu bagaimana cara membuat cerutu,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/