alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

TPS Blank Spot Jadi Tantangan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) hasil suara dalam Pilkada Jember sepertinya tak bisa ditawar. Jauh sebelum pemungutan suara dilangsungkan, persiapan pun harus dilakukan. Hadirnya aplikasi ini mulai disampaikan KPU Jember kepada PPK, sebelum diteruskan kepada PPS dan KPPS.

Dalam rapat koordinasi kemarin (28/10), KPU Jember mengurai secara detail penggunaan serta kegunaan Sirekap. Nah, pada kesempatan ini, muncul satu tantangan berat. Yakni adanya lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) blank spot alias tidak ada sinyal.

“Penggunaan Sirekap ini tentu harus dengan ponsel Android. Jadi, satu dari tujuh petugas KPPS nanti wajib menggunakan ponsel Android. Harus mengunduh aplikasinya sebelum pelaksanaan dilakukan. Yang pasti, nanti akan ada bimbingan teknis lebih lanjut,” papar Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Khusus teruntuk TPS-TPS yang blank spot, menurut Santo, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, ada mekanisme yang sedikit berbeda dengan TPS yang sinyalnya sudah kuat. Mekanisme sementara dari KPU RI yaitu upload hasil penghitungan suara di lokasi lain.

“Di mekanisme sementara ini, TPS yang tidak ada sinyalnya tetap melakukan penghitungan. Setelah semuanya selesai, datanya difoto, selanjutnya diperkenankan mencari tempat untuk mengunduh hasil penghitungan suara,” paparnya.

Disinggung apakah hal itu tidak rawan, Susanto menyebut, mekanisme pengunggahan hasil suara ke dalam Sirekap bisa diawasi Bawaslu serta saksi dari masing-masing cabup-cawabup. “Pindah lokasi mencari tempat yang ada sinyal, itu dilakukan setelah penghitungan suara semuanya beres,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) hasil suara dalam Pilkada Jember sepertinya tak bisa ditawar. Jauh sebelum pemungutan suara dilangsungkan, persiapan pun harus dilakukan. Hadirnya aplikasi ini mulai disampaikan KPU Jember kepada PPK, sebelum diteruskan kepada PPS dan KPPS.

Dalam rapat koordinasi kemarin (28/10), KPU Jember mengurai secara detail penggunaan serta kegunaan Sirekap. Nah, pada kesempatan ini, muncul satu tantangan berat. Yakni adanya lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) blank spot alias tidak ada sinyal.

“Penggunaan Sirekap ini tentu harus dengan ponsel Android. Jadi, satu dari tujuh petugas KPPS nanti wajib menggunakan ponsel Android. Harus mengunduh aplikasinya sebelum pelaksanaan dilakukan. Yang pasti, nanti akan ada bimbingan teknis lebih lanjut,” papar Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto.

Khusus teruntuk TPS-TPS yang blank spot, menurut Santo, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, ada mekanisme yang sedikit berbeda dengan TPS yang sinyalnya sudah kuat. Mekanisme sementara dari KPU RI yaitu upload hasil penghitungan suara di lokasi lain.

“Di mekanisme sementara ini, TPS yang tidak ada sinyalnya tetap melakukan penghitungan. Setelah semuanya selesai, datanya difoto, selanjutnya diperkenankan mencari tempat untuk mengunduh hasil penghitungan suara,” paparnya.

Disinggung apakah hal itu tidak rawan, Susanto menyebut, mekanisme pengunggahan hasil suara ke dalam Sirekap bisa diawasi Bawaslu serta saksi dari masing-masing cabup-cawabup. “Pindah lokasi mencari tempat yang ada sinyal, itu dilakukan setelah penghitungan suara semuanya beres,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) hasil suara dalam Pilkada Jember sepertinya tak bisa ditawar. Jauh sebelum pemungutan suara dilangsungkan, persiapan pun harus dilakukan. Hadirnya aplikasi ini mulai disampaikan KPU Jember kepada PPK, sebelum diteruskan kepada PPS dan KPPS.

Dalam rapat koordinasi kemarin (28/10), KPU Jember mengurai secara detail penggunaan serta kegunaan Sirekap. Nah, pada kesempatan ini, muncul satu tantangan berat. Yakni adanya lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) blank spot alias tidak ada sinyal.

“Penggunaan Sirekap ini tentu harus dengan ponsel Android. Jadi, satu dari tujuh petugas KPPS nanti wajib menggunakan ponsel Android. Harus mengunduh aplikasinya sebelum pelaksanaan dilakukan. Yang pasti, nanti akan ada bimbingan teknis lebih lanjut,” papar Komisioner KPU Jember Ahmad Susanto.

Khusus teruntuk TPS-TPS yang blank spot, menurut Santo, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, ada mekanisme yang sedikit berbeda dengan TPS yang sinyalnya sudah kuat. Mekanisme sementara dari KPU RI yaitu upload hasil penghitungan suara di lokasi lain.

“Di mekanisme sementara ini, TPS yang tidak ada sinyalnya tetap melakukan penghitungan. Setelah semuanya selesai, datanya difoto, selanjutnya diperkenankan mencari tempat untuk mengunduh hasil penghitungan suara,” paparnya.

Disinggung apakah hal itu tidak rawan, Susanto menyebut, mekanisme pengunggahan hasil suara ke dalam Sirekap bisa diawasi Bawaslu serta saksi dari masing-masing cabup-cawabup. “Pindah lokasi mencari tempat yang ada sinyal, itu dilakukan setelah penghitungan suara semuanya beres,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/