alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Mayat Penuh Luka, Keluarga Tolak Otopsi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi mayat yang ditemukan di aliran Suanvai Afur Mbesini, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas ditemukan dengan kondisi penuh dengan luka. Beberapa luka yang ada di sekujur tubuh Kastori berupa luka sayatan senjata tajam.

“Luka telinga kanan, luka di pelipis kiri dan juga luka sayatan di tangan kanan,” kata Kanitreskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Shahril, Selasa (29/9).

Dari temuan uni Amin mengindakasikan kematian korban disebabkan karena adanya tindak kekerasan. Hingga saat ini polisi tengah menyelidiki tindak kekerasan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terpisah, keluarga korban mengatakan bahwa sebelumnya korban tidak pulang ke rumah sejak Senin (28/9). “Sejak sore bapak tidak kunjung pulang. Kami pun keluarga ya khwatir dan kami mencari beliau. Tapi, nggak ketemu,” tutur putra korban, Muhamad Zakky (23).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi mayat yang ditemukan di aliran Suanvai Afur Mbesini, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas ditemukan dengan kondisi penuh dengan luka. Beberapa luka yang ada di sekujur tubuh Kastori berupa luka sayatan senjata tajam.

“Luka telinga kanan, luka di pelipis kiri dan juga luka sayatan di tangan kanan,” kata Kanitreskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Shahril, Selasa (29/9).

Dari temuan uni Amin mengindakasikan kematian korban disebabkan karena adanya tindak kekerasan. Hingga saat ini polisi tengah menyelidiki tindak kekerasan tersebut.

Terpisah, keluarga korban mengatakan bahwa sebelumnya korban tidak pulang ke rumah sejak Senin (28/9). “Sejak sore bapak tidak kunjung pulang. Kami pun keluarga ya khwatir dan kami mencari beliau. Tapi, nggak ketemu,” tutur putra korban, Muhamad Zakky (23).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi mayat yang ditemukan di aliran Suanvai Afur Mbesini, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas ditemukan dengan kondisi penuh dengan luka. Beberapa luka yang ada di sekujur tubuh Kastori berupa luka sayatan senjata tajam.

“Luka telinga kanan, luka di pelipis kiri dan juga luka sayatan di tangan kanan,” kata Kanitreskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Shahril, Selasa (29/9).

Dari temuan uni Amin mengindakasikan kematian korban disebabkan karena adanya tindak kekerasan. Hingga saat ini polisi tengah menyelidiki tindak kekerasan tersebut.

Terpisah, keluarga korban mengatakan bahwa sebelumnya korban tidak pulang ke rumah sejak Senin (28/9). “Sejak sore bapak tidak kunjung pulang. Kami pun keluarga ya khwatir dan kami mencari beliau. Tapi, nggak ketemu,” tutur putra korban, Muhamad Zakky (23).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/