alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Trotoar Menjadi Lapak PKL

Mobile_AP_Rectangle 1

 RADAR JEMBER.ID – Biang macet yang kerap terjadi bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah kondisi jalan yang kian menyempit karena kedua sisinya yang telah beralih fungsi tidak sebagaimana mestinya. Seperti trotoar yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Tegal Besar.

Lokasinya yang persis di depan Pasar Sabtuan menjadi kesempatan yang tidak ingin disia-siakan oleh sejumlah orang. Mereka menyulap trotoar tersebut menjadi lapak berjualan mereka. Padahal, kondisi jalanan di depan pasar tersebut tidak terlalu lebar. Hal itu kerap memicu kemacetan pada jam-jam tertentu.

Muhlis, salah seorang pedagang yang mangkal di trotoar itu mengatakan, berdagang di tempat tersebut menjadi satu-satunya mata pencahariannya. Pria asal Kelurahan Kranjingan itu mengaku sudah hampir dua tahun berjualan di sekitar trotoar.

- Advertisement -

 RADAR JEMBER.ID – Biang macet yang kerap terjadi bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah kondisi jalan yang kian menyempit karena kedua sisinya yang telah beralih fungsi tidak sebagaimana mestinya. Seperti trotoar yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Tegal Besar.

Lokasinya yang persis di depan Pasar Sabtuan menjadi kesempatan yang tidak ingin disia-siakan oleh sejumlah orang. Mereka menyulap trotoar tersebut menjadi lapak berjualan mereka. Padahal, kondisi jalanan di depan pasar tersebut tidak terlalu lebar. Hal itu kerap memicu kemacetan pada jam-jam tertentu.

Muhlis, salah seorang pedagang yang mangkal di trotoar itu mengatakan, berdagang di tempat tersebut menjadi satu-satunya mata pencahariannya. Pria asal Kelurahan Kranjingan itu mengaku sudah hampir dua tahun berjualan di sekitar trotoar.

 RADAR JEMBER.ID – Biang macet yang kerap terjadi bisa disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah kondisi jalan yang kian menyempit karena kedua sisinya yang telah beralih fungsi tidak sebagaimana mestinya. Seperti trotoar yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Tegal Besar.

Lokasinya yang persis di depan Pasar Sabtuan menjadi kesempatan yang tidak ingin disia-siakan oleh sejumlah orang. Mereka menyulap trotoar tersebut menjadi lapak berjualan mereka. Padahal, kondisi jalanan di depan pasar tersebut tidak terlalu lebar. Hal itu kerap memicu kemacetan pada jam-jam tertentu.

Muhlis, salah seorang pedagang yang mangkal di trotoar itu mengatakan, berdagang di tempat tersebut menjadi satu-satunya mata pencahariannya. Pria asal Kelurahan Kranjingan itu mengaku sudah hampir dua tahun berjualan di sekitar trotoar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/