alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Wacana Papuma Gratis Sampai Sebulan, Ternyata Hanya Seminggu

- Kebijakan Khusus untuk Warga Jember

- Watu Ulo, Patemon, dan Rembangan juga Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

AMBULU, Radar Jember – Rencana Pemkab Jember mau menggratiskan tiket masuk wisata Pantai Papuma sempat terjadi tarik ulur. Pada mulanya diwacanakan gratis sebulan. Selanjutnya, mencuat kabar penggratisan batal karena MoU belum deal. Terakhir, diputuskan gratis selama sepakan atau spesial selama libur Lebaran.

Baca Juga : Selama Lebaran Pantai Papuma Gratis

Kepastian Pantai Papuma gratis selama sepekan disampaikan Sekda Pemkab Jember Mirfano, Kamis (28/4) malam, kepada Jawa Pos Radar Jember. Menurutnya, kepastian itu telah dibahas dan disepakati. “Jadi, gratis selama Lebaran. Gratisnya hanya satu minggu saja,” papar Mirfano. Papuma gratis, menurutnya, terhitung sejak tanggal 4 Mei.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain wisata Papuma, Pemkab Jember juga menggratiskan berapa wisata lain. Seperti Pantai Watu Ulo, Pemandian Patemon, serta tempat wisata di Rembangan. “Ini khusus warga Jember saja,” katanya.

Seperti diketahui, wacana wisata gratis menggelinding begitu Bupati Jember Hendy Siswanto menyampikan uji coba. Meski tidak seperti diwacanakan akan diuji coba selama sebulan, namun Papuma tetap gratis khusus bagi warga Jember selama liburan Lebaran. Sementara itu, wisata lain yang disebut sebelumnya direncanakan gratis selama dua pekan. Bupati saat itu ingin meningkatkan geliat pariwisata di Jember, karena dua Lebaran sebelumnya tidak boleh ada yang berwisata lantaran pandemi.

Mirfano menyebut, Papuma tidak bisa gratis dengan jangka waktu lama, karena milik Perhutani. Sebelumnya, Pemkab Jember akan mengambil langkah tegas jika Papuma tidak gratis. Yaitu, akan menutup pos penarikan tiket pintu masuk karena masuk pada wisata yang menjadi milik Pemkab Jember, yaitu di Watu Ulo.

Sekadar informasi, latar belakang konsep menghapus tarif tiket masuk ini awalnya karena setoran PAD dari Papuma terus menurun selama 7 tahun terakhir. Pada 2016, Papuma menyetor Rp 443 juta. Tapi, selanjutnya malah turun ke angka Rp 399 juta pada 2017, Rp 380 juta pada 2018, Rp 273 juta pada 2019, Rp 107 juta pada 2020, Rp 163 juta pada 2021, dan Rp 11 juta menjelang memasuki pertengahan tahun 2022.

- Advertisement -

AMBULU, Radar Jember – Rencana Pemkab Jember mau menggratiskan tiket masuk wisata Pantai Papuma sempat terjadi tarik ulur. Pada mulanya diwacanakan gratis sebulan. Selanjutnya, mencuat kabar penggratisan batal karena MoU belum deal. Terakhir, diputuskan gratis selama sepakan atau spesial selama libur Lebaran.

Baca Juga : Selama Lebaran Pantai Papuma Gratis

Kepastian Pantai Papuma gratis selama sepekan disampaikan Sekda Pemkab Jember Mirfano, Kamis (28/4) malam, kepada Jawa Pos Radar Jember. Menurutnya, kepastian itu telah dibahas dan disepakati. “Jadi, gratis selama Lebaran. Gratisnya hanya satu minggu saja,” papar Mirfano. Papuma gratis, menurutnya, terhitung sejak tanggal 4 Mei.

Selain wisata Papuma, Pemkab Jember juga menggratiskan berapa wisata lain. Seperti Pantai Watu Ulo, Pemandian Patemon, serta tempat wisata di Rembangan. “Ini khusus warga Jember saja,” katanya.

Seperti diketahui, wacana wisata gratis menggelinding begitu Bupati Jember Hendy Siswanto menyampikan uji coba. Meski tidak seperti diwacanakan akan diuji coba selama sebulan, namun Papuma tetap gratis khusus bagi warga Jember selama liburan Lebaran. Sementara itu, wisata lain yang disebut sebelumnya direncanakan gratis selama dua pekan. Bupati saat itu ingin meningkatkan geliat pariwisata di Jember, karena dua Lebaran sebelumnya tidak boleh ada yang berwisata lantaran pandemi.

Mirfano menyebut, Papuma tidak bisa gratis dengan jangka waktu lama, karena milik Perhutani. Sebelumnya, Pemkab Jember akan mengambil langkah tegas jika Papuma tidak gratis. Yaitu, akan menutup pos penarikan tiket pintu masuk karena masuk pada wisata yang menjadi milik Pemkab Jember, yaitu di Watu Ulo.

Sekadar informasi, latar belakang konsep menghapus tarif tiket masuk ini awalnya karena setoran PAD dari Papuma terus menurun selama 7 tahun terakhir. Pada 2016, Papuma menyetor Rp 443 juta. Tapi, selanjutnya malah turun ke angka Rp 399 juta pada 2017, Rp 380 juta pada 2018, Rp 273 juta pada 2019, Rp 107 juta pada 2020, Rp 163 juta pada 2021, dan Rp 11 juta menjelang memasuki pertengahan tahun 2022.

AMBULU, Radar Jember – Rencana Pemkab Jember mau menggratiskan tiket masuk wisata Pantai Papuma sempat terjadi tarik ulur. Pada mulanya diwacanakan gratis sebulan. Selanjutnya, mencuat kabar penggratisan batal karena MoU belum deal. Terakhir, diputuskan gratis selama sepakan atau spesial selama libur Lebaran.

Baca Juga : Selama Lebaran Pantai Papuma Gratis

Kepastian Pantai Papuma gratis selama sepekan disampaikan Sekda Pemkab Jember Mirfano, Kamis (28/4) malam, kepada Jawa Pos Radar Jember. Menurutnya, kepastian itu telah dibahas dan disepakati. “Jadi, gratis selama Lebaran. Gratisnya hanya satu minggu saja,” papar Mirfano. Papuma gratis, menurutnya, terhitung sejak tanggal 4 Mei.

Selain wisata Papuma, Pemkab Jember juga menggratiskan berapa wisata lain. Seperti Pantai Watu Ulo, Pemandian Patemon, serta tempat wisata di Rembangan. “Ini khusus warga Jember saja,” katanya.

Seperti diketahui, wacana wisata gratis menggelinding begitu Bupati Jember Hendy Siswanto menyampikan uji coba. Meski tidak seperti diwacanakan akan diuji coba selama sebulan, namun Papuma tetap gratis khusus bagi warga Jember selama liburan Lebaran. Sementara itu, wisata lain yang disebut sebelumnya direncanakan gratis selama dua pekan. Bupati saat itu ingin meningkatkan geliat pariwisata di Jember, karena dua Lebaran sebelumnya tidak boleh ada yang berwisata lantaran pandemi.

Mirfano menyebut, Papuma tidak bisa gratis dengan jangka waktu lama, karena milik Perhutani. Sebelumnya, Pemkab Jember akan mengambil langkah tegas jika Papuma tidak gratis. Yaitu, akan menutup pos penarikan tiket pintu masuk karena masuk pada wisata yang menjadi milik Pemkab Jember, yaitu di Watu Ulo.

Sekadar informasi, latar belakang konsep menghapus tarif tiket masuk ini awalnya karena setoran PAD dari Papuma terus menurun selama 7 tahun terakhir. Pada 2016, Papuma menyetor Rp 443 juta. Tapi, selanjutnya malah turun ke angka Rp 399 juta pada 2017, Rp 380 juta pada 2018, Rp 273 juta pada 2019, Rp 107 juta pada 2020, Rp 163 juta pada 2021, dan Rp 11 juta menjelang memasuki pertengahan tahun 2022.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/